KPK Buru Mastermind Pengondisian Saksi di Kasus Korupsi Bupati Pati Sudewo

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Posnews/Ist)

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengendus keberadaan sosok kuat di balik layar yang diduga mengatur dan mengondisikan keterangan saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menjerat Bupati Pati nonaktif, Sudewo.

Kini, penyidik KPK memburu otak utama atau mastermind yang diduga mengendalikan skenario pengondisian saksi tersebut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa tim penyidik tengah memperdalam penyelidikan untuk mengungkap sosok yang diduga berada di balik upaya pengaturan keterangan saksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyidik akan mendalami siapa mastermind-nya,” ujar Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

KPK Curigai Ada Pengaturan Keterangan Saksi

Selain itu, KPK juga mencurigai adanya upaya konsolidasi terhadap sejumlah saksi agar tidak kooperatif saat menjalani pemeriksaan penyidik.

Penyidik menduga pihak tertentu menjalankan praktik tersebut secara sistematis untuk mengaburkan fakta dalam perkara korupsi yang sedang diusut.

Menurut Budi, temuan tersebut menjadi bahan pertimbangan penting bagi penyidik untuk mengambil langkah hukum lanjutan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.

Baca Juga :  Dugaan Gratifikasi Mengguncang Pemda Subang, GPI Minta KPK Turun Tangan

“Informasi dugaan pengaturan saksi ini menjadi bahan bagi penyidik untuk menentukan langkah berikutnya terhadap pihak-pihak terkait,” tegasnya.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa penyidik memperoleh informasi awal mengenai praktik pengondisian saksi dari berbagai pihak yang telah diperiksa dalam proses penyidikan.

Dari keterangan tersebut, penyidik menemukan indikasi adanya pihak tertentu yang berupaya memengaruhi jalannya pemeriksaan.

“Penyidik menerima keterangan dari sejumlah pihak terkait dugaan pengondisian saksi. Selain itu, kami juga mengumpulkan bukti awal lain dalam proses penyidikan perkara ini,” jelasnya.

Kasus Bermula dari OTT di Pati

Kasus ini bermula ketika KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada 19 Januari 2026 di Kabupaten Pati.

Dalam operasi tersebut, penyidik menangkap Sudewo bersama sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam praktik pemerasan terkait pengisian jabatan perangkat desa.

Sehari kemudian, pada 20 Januari 2026, penyidik membawa Sudewo bersama tujuh orang lainnya ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Baca Juga :  Timnas Indonesia vs Irak, Laga Hidup-Mati Penentu Tiket Piala Dunia 2026

Pada hari yang sama, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa di Pati, yakni:

  • Sudewo
  • Abdul Suyono
  • Sumarjiono
  • Karjan

Para tersangka diduga meminta sejumlah uang dari calon perangkat desa agar dapat diloloskan dalam proses pengisian jabatan.

Sudewo Juga Terseret Kasus Suap Proyek Kereta

Selain kasus pemerasan, penyidik KPK juga menjerat Sudewo dalam perkara lain.

Penyidik menetapkan Sudewo sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian pada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Kasus tersebut diduga berkaitan dengan pengaturan proyek infrastruktur perkeretaapian yang melibatkan sejumlah pihak, termasuk pejabat daerah dan pihak swasta.

Saat ini, KPK memastikan proses penyidikan terus berjalan. Penyidik juga membuka peluang memanggil dan memeriksa pihak lain yang diduga mengetahui atau terlibat dalam pengondisian saksi maupun skema korupsi yang menjerat Sudewo. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi
Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang
Polisi Bongkar 3 Klaster Kerusuhan Pejompongan, Alur Dana Mulai Terungkap
Tawuran di Duren Sawit Digagalkan, 6 Pemuda dan 4 Sajam Disita Polisi
3 Tersangka Pengeroyokan Bambang Setiawan Ditangkap di Bogor
Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:06 WIB

Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki

Minggu, 13 September 2026 - 15:53 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang

Minggu, 13 September 2026 - 15:40 WIB

Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi

Minggu, 13 September 2026 - 13:12 WIB

Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Sabtu, 12 September 2026 - 16:01 WIB

Polisi Bongkar 3 Klaster Kerusuhan Pejompongan, Alur Dana Mulai Terungkap

Berita Terbaru

 Xbox resmi menerbitkan game action espionage PHYSINT karya Hideo Kojima setelah PlayStation membatalkan kerja sama. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT

Minggu, 13 Sep 2026 - 15:43 WIB

 Kelangkaan komponen optical drive mengancam ketersediaan disc drive eksternal pada konsol masa depan Sony dan Microsoft. Simak dampak krisis pasokan media fisik ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:30 WIB