Rusia Peringatkan Tindakan Balasan Atas Rencana Finlandia Izinkan Senjata Nuklir

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Teror di tanah pengasingan. Otoritas intelijen Barat membongkar peningkatan kampanye pembunuhan tertarget oleh Rusia yang menggunakan tenaga bayaran untuk membungkam lawan politik dan pendukung Ukraina di seluruh Eropa. Dok: Istimewa.

Teror di tanah pengasingan. Otoritas intelijen Barat membongkar peningkatan kampanye pembunuhan tertarget oleh Rusia yang menggunakan tenaga bayaran untuk membungkam lawan politik dan pendukung Ukraina di seluruh Eropa. Dok: Istimewa.

MOSKOW, POSNEWS.CO.ID – Hubungan antara Moskow dan Helsinki kini berada pada titik terendah sejak berakhirnya Perang Dingin. Kremlin menyatakan bahwa niat Finlandia untuk menjadi tuan rumah bagi senjata nuklir merupakan ancaman potensial bagi keamanan nasional Rusia.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyampaikan kecaman tersebut kepada wartawan di Moskow. Ia menilai pernyataan Finlandia sebagai langkah yang memicu eskalasi ketegangan secara masif di seluruh benua Eropa. Oleh karena itu, Moskow kini menempatkan perbatasan panjangnya dengan Finlandia di bawah pengawasan militer yang lebih ketat.

Finlandia Tinggalkan Tradisi Larangan Nuklir

Finlandia, yang berbagi perbatasan sepanjang 1.340 kilometer dengan Rusia, secara historis mempertahankan status bebas nuklir guna menjaga stabilitas kawasan. Namun demikian, kebijakan tersebut kini mengalami perubahan radikal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Kamis malam, pemerintah Finlandia mengumumkan rencana untuk mencabut larangan hukum penempatan senjata nuklir di wilayah kedaulatannya. Langkah ini secara teknis membuka jalan bagi sekutu NATO untuk memindahkan hulu ledak nuklir ke Finlandia pada saat terjadi konflik bersenjata. “Tindakan ini menambah kerentanan Finlandia sendiri,” tegas Peskov. Ia menambahkan bahwa Finlandia mulai mengancam Rusia secara aktif, sehingga Moskow berhak mengambil langkah-langkah perlindungan diri yang sepadan.

Baca Juga :  Kesenjangan Digital: Siapa yang Tertinggal di Era 5G?

Efek Domino Kebijakan Donald Trump

Para analis politik di Eropa melihat pergeseran kebijakan Finlandia sebagai respon terhadap tatanan dunia yang kian tidak stabil. Selain invasi Rusia ke Ukraina, tindakan Presiden AS Donald Trump turut menjadi variabel pemicu utama.

Pasalnya, ambisi Trump yang secara terbuka menyatakan niat untuk mengambil alih kedaulatan Greenland telah mengguncang kepercayaan negara-negara Nordik. Ketidakpastian mengenai komitmen perlindungan AS memaksa pemerintah-pemerintah Eropa untuk memikirkan kembali strategi pertahanan mereka secara mandiri. Bahkan, banyak negara anggota NATO kini mulai mempertimbangkan peningkatan peran senjata nuklir sebagai instrumen penggetar (deterrence) guna menghadapi agresi di masa depan.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek 14–15 November 2025, BMKG: Hujan Sedang–Lebat, Jaksel dan Depok Paling Rawan

Implikasi Keamanan Regional

Eskalasi di perbatasan Rusia-Finlandia ini berpotensi memicu perlombaan senjata baru di kawasan Baltik dan Arktik. Rusia telah memperkuat kehadiran militernya di Distrik Militer Leningrad sebagai respon atas masuknya Finlandia ke NATO pada 2023 lalu.

Selanjutnya, komunitas internasional mengkhawatirkan bahwa penempatan hulu ledak nuklir di Finlandia akan menghapus sisa-sisa arsitektur kontrol senjata di Eropa. Dengan demikian, perbatasan Finlandia kini resmi bertransformasi menjadi garis depan konfrontasi nuklir antara Timur dan Barat di tahun 2026. Dunia kini menanti apakah jalur diplomasi di PBB masih mampu meredam ketegangan ini sebelum situasi di wilayah Nordik meledak menjadi konflik terbuka yang tidak terkendali.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Pelajar Dibacok di Palmerah Jakarta Barat, Korban Alami 7 Jahitan
Takaichi dan Anwar Ibrahim Sepakati Kemitraan Energi Baru
Tabung Oksigen Terpental Saat Pengisian di Cilincing, Hantam Rumah dan Warung Warga
Cuaca Jabodetabek Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Udara Capai 34 Derajat Celsius
Tim Penyelamat Terus Cari Korban Tertimbun di General Santos
Isu Demo Besar Juni-Juli 2026, Kapolri Pastikan Polri Kawal Aksi Secara Humanis
Kapolri Siapkan Nobar Piala Dunia 2026 Gratis di Mabes, Polda hingga Polsek
Roberto Sánchez Unggul Tipis Atas Keiko Fujimori

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:30 WIB

Viral Pelajar Dibacok di Palmerah Jakarta Barat, Korban Alami 7 Jahitan

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:12 WIB

Takaichi dan Anwar Ibrahim Sepakati Kemitraan Energi Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:07 WIB

Tabung Oksigen Terpental Saat Pengisian di Cilincing, Hantam Rumah dan Warung Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:35 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Udara Capai 34 Derajat Celsius

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:43 WIB

Tim Penyelamat Terus Cari Korban Tertimbun di General Santos

Berita Terbaru

Mengamankan jalur energi regional. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan PM Malaysia Anwar Ibrahim memperkuat kemitraan maritim serta jaminan pasokan LNG di tengah krisis Timur Tengah. (David Mareuil/Pool Photo via AP)

INTERNASIONAL

Takaichi dan Anwar Ibrahim Sepakati Kemitraan Energi Baru

Kamis, 11 Jun 2026 - 06:12 WIB

Duka di Mindanao. Tim penyelamat menyisir puing-puing bangunan komersial di General Santos pasca-gempa bumi dahsyat magnitudo 7,8 yang menewaskan puluhan warga. Dok: REUTERS/Noel Celis

INTERNASIONAL

Tim Penyelamat Terus Cari Korban Tertimbun di General Santos

Rabu, 10 Jun 2026 - 18:43 WIB