Roberto Sánchez Unggul Tipis Atas Keiko Fujimori

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Persaingan ketat di Andes. Roberto Sánchez memimpin sangat tipis atas Keiko Fujimori dalam penghitungan suara pemilihan presiden Peru yang berjalan lambat. Dok: Istimewa.

Persaingan ketat di Andes. Roberto Sánchez memimpin sangat tipis atas Keiko Fujimori dalam penghitungan suara pemilihan presiden Peru yang berjalan lambat. Dok: Istimewa.

LIMA, POSNEWS.CO.ID – Otoritas pemilu Peru melaporkan persaingan yang sangat sengit dalam pemilihan presiden putaran kedua.

Sebab, selisih perolehan suara antara kedua calon presiden kini menyusut hingga di bawah 20.000 suara pada hari Selasa. Komisi Pemilihan Nasional telah merampungkan penghitungan terhadap 96 persen dari total surat suara yang masuk.

Angka resmi menunjukkan legislator nasionalis Roberto Sánchez memimpin tipis dengan mengantongi 50,055 persen suara. Sementara itu, politisi konservatif Keiko Fujimori membayangi ketat di posisi kedua dengan perolehan 49,945 persen suara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lembaga penyelenggara pemilu sejauh ini telah memproses lebih dari 17,8 juta suara pemilih secara nasional. Dengan demikian, presiden terpilih nantinya akan menjadi pemimpin negara Peru yang kesembilan dalam kurun waktu sepuluh tahun.

Prosedur Lambat dan Aturan Wajib Pilih

Sánchez dan Fujimori sebelumnya berhasil menyingkirkan 33 kandidat lain pada pemilihan tahap pertama bulan April lalu. Namun, tidak ada satu pun calon yang berhasil mengamankan dukungan pemilih di atas 20 persen saat itu.

Baca Juga :  Diplomasi Rel dan Jembatan: Korea Utara Buka Kembali Jalur Logistik dengan China dan Rusia

Ketua Dewan Pemilu Peru, Roberto Burneo, memproyeksikan hasil akhir pemilu akan rilis dalam waktu 30 hari ke depan. Oleh sebab itu, ia meminta para pendukung dan organisasi politik untuk menjaga ketertiban secara demokratis dan bertanggung jawab.

Prosedur penghitungan suara berjalan sangat lambat karena undang-undang mewajibkan verifikasi fisik lembar tabulasi di setiap kantor wilayah. Selain itu, petugas juga harus mengirimkan dokumen suara pemilih luar negeri dari 63 negara menuju ibu kota Lima.

Pemerintah Peru sendiri mewajibkan partisipasi pemilu bagi seluruh warga negara yang berumur 18 hingga 70 tahun. Akibatnya, warga yang mengabaikan kewajiban tersebut harus membayar denda administratif hingga sebesar 32 dolar AS.

Baca Juga :  Imigrasi Soekarno-Hatta Gagalkan 137 CPMI Ilegal Jelang Libur Nataru 2025

Kekhawatiran Pemilih dan Bayang-Bayang Masa Lalu

Sebagian besar pemilih menitipkan kekhawatiran yang mendalam mengenai masalah keamanan dan maraknya kasus pemerasan yang meresahkan. Para pengamat menilai kelompok kejahatan terorganisir mendapatkan dana melimpah dari aktivitas penambangan emas ilegal di Amazon.

Di sisi lain, publik juga terus mengaitkan kedua calon pemimpin ini dengan rekam jejak buruk para mantan presiden. Keiko Fujimori kerap menghadapi kritik akibat hubungannya dengan masa pemerintahan otoriter mendiang ayahnya, Alberto Fujimori.

Sebaliknya, Roberto Sánchez merupakan salah satu sekutu terdekat dari mantan Presiden Pedro Castillo yang kini mendekam di penjara. Pada akhirnya, pemenang pemilu ini akan segera menjalani upacara pelantikan masa jabatan lima tahun pada 28 Juli mendatang.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Penyelamat Terus Cari Korban Tertimbun di General Santos
Isu Demo Besar Juni-Juli 2026, Kapolri Pastikan Polri Kawal Aksi Secara Humanis
Kapolri Siapkan Nobar Piala Dunia 2026 Gratis di Mabes, Polda hingga Polsek
Tak Mau Bayar Makan, 2 Pria Keroyok Pedagang Sate di Rawasari Diciduk Polisi
Laporan GAO Ungkap Borok Pangkalan Imigrasi Texas
Wabah Ebola: AS Desak Eropa Perketat Aturan Imigrasi
Kasus Air Keras Aktivis KontraS, Dua Prajurit BAIS TNI Dipecat dari Dinas Militer
Kuba Tuding Dakwaan Raúl Castro Jadi Alat Trump

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:43 WIB

Tim Penyelamat Terus Cari Korban Tertimbun di General Santos

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:00 WIB

Isu Demo Besar Juni-Juli 2026, Kapolri Pastikan Polri Kawal Aksi Secara Humanis

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:38 WIB

Kapolri Siapkan Nobar Piala Dunia 2026 Gratis di Mabes, Polda hingga Polsek

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:35 WIB

Roberto Sánchez Unggul Tipis Atas Keiko Fujimori

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:21 WIB

Tak Mau Bayar Makan, 2 Pria Keroyok Pedagang Sate di Rawasari Diciduk Polisi

Berita Terbaru

Duka di Mindanao. Tim penyelamat menyisir puing-puing bangunan komersial di General Santos pasca-gempa bumi dahsyat magnitudo 7,8 yang menewaskan puluhan warga. Dok: REUTERS/Noel Celis

INTERNASIONAL

Tim Penyelamat Terus Cari Korban Tertimbun di General Santos

Rabu, 10 Jun 2026 - 18:43 WIB

Persaingan ketat di Andes. Roberto Sánchez memimpin sangat tipis atas Keiko Fujimori dalam penghitungan suara pemilihan presiden Peru yang berjalan lambat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Roberto Sánchez Unggul Tipis Atas Keiko Fujimori

Rabu, 10 Jun 2026 - 17:35 WIB