Banjir Jakarta Meluas, 48 RT dan 16 Jalan Tergenang Air hingga 170 Cm

Minggu, 8 Maret 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, banjir merendam permukiman warga di Jakarta setelah hujan deras Maret 2026. (Posnews)

Ilustrasi, banjir merendam permukiman warga di Jakarta setelah hujan deras Maret 2026. (Posnews)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Sabtu malam (7/3/2026) hingga Minggu pagi (8/3/2026) memicu banjir di sejumlah wilayah Jakarta.

Akibatnya, 48 rukun tetangga (RT) dan 16 ruas jalan di DKI Jakarta terendam air, sehingga aktivitas warga dan lalu lintas terganggu.

Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta (BPBD) menunjukkan genangan muncul di beberapa wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur dengan ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 170 sentimeter.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan pihaknya terus memantau perkembangan banjir di lapangan.

“BPBD mencatat saat ini terdapat 48 RT dan 16 ruas jalan di Jakarta yang tergenang akibat hujan deras sejak malam hingga pagi hari,” ujar Yohan dalam keterangan tertulis, Minggu (8/3/2026).

BPBD Kerahkan Personel dan Pompa Air

Merespons kondisi tersebut, BPBD DKI Jakarta langsung mengerahkan personel untuk memantau titik banjir serta mempercepat penanganan genangan. Selain itu, BPBD juga berkoordinasi dengan sejumlah dinas terkait.

Petugas dari Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta (Gulkarmat) turut dikerahkan untuk melakukan penyedotan air dan memastikan saluran drainase berfungsi optimal.

Baca Juga :  Guru PPPK Ditemukan Tewas Tangan-Kaki Terikat, Polisi Ringkus Tetangga Sendiri

Di sisi lain, BPBD juga bekerja sama dengan para lurah dan camat setempat untuk menyiapkan kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan genangan air dapat surut secepat mungkin seiring beroperasinya pompa air dan membaiknya kondisi cuaca.

Warga Diminta Waspada, Hubungi 112 Saat Darurat

BPBD DKI Jakarta mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir dan genangan air, terutama di wilayah yang rawan tergenang saat hujan lebat.

“Jika terjadi keadaan darurat, warga dapat segera menghubungi layanan 112. Nomor ini gratis dan aktif 24 jam non-stop,” kata Yohan.

Sebaran Banjir di Jakarta

Berdasarkan data BPBD, berikut wilayah yang terdampak banjir di beberapa kawasan ibu kota:

  • Jakarta Barat – 22 RT: Kelurahan Kedaung Kali Angke: 4 RT (60–70 cm), Kelurahan Kedoya Selatan: 4 RT (30 cm), Kelurahan Kedoya Utara: 4 RT (20 cm), Kelurahan Sukabumi Selatan: 2 RT (100 cm), Kelurahan Joglo: 1 RT (65 cm), Kelurahan Kembangan Selatan: 5 RT (40–50 cm), Kelurahan Kembangan Utara: 2 RT (60 cm)
  • Jakarta Selatan – 22 RT: Kelurahan Cilandak Barat: 1 RT (120 cm), Kelurahan Cipete Utara: 3 RT (170 cm), Kelurahan Petogogan: 12 RT (20 cm), Kelurahan Pela Mampang: 1 RT (170 cm), Kelurahan Duren Tiga: 3 RT (60–100 cm), Kelurahan Cilandak Timur: 2 RT (120 cm)
  • Jakarta Timur – 4 RT: Kelurahan Halim Perdana Kusuma: 4 RT (40–70 cm)
Baca Juga :  Jakarta Masuk Zona Tak Sehat Pagi Ini, Udara Kotor Meski Diguyur Hujan

16 Ruas Jalan di Jakarta Ikut Tergenang

Selain permukiman, 16 ruas jalan utama di Jakarta juga dilaporkan tergenang air dengan ketinggian 10 hingga 120 cm, antara lain:

  • Jl. Srengseng Raya, Kelurahan Srengseng
  • Jl. Daan Mogot KM 13, Kelurahan Rawa Buaya
  • Jl. Green Garden (depan McD), Kedoya Utara
  • Jl. Meruya Selatan
  • Jl. Daan Mogot (depan Victoria), Cengkareng Timur
  • Jl. Daan Mogot Halte Taman Kota, Kedaung Kali Angke
  • Jl. Kapten Pierre Tendean, Kuningan Barat
  • Jl. Cileduk Raya (Seskoal), Cipulir
  • Jl. Cileduk Raya (Kolong ITC), Cipulir
  • Jl. Cileduk Raya (Pom Bensin Shell), Ulujami
  • Jl. Bintaro Permai Raya (H. Gari), Pesanggrahan
  • Jl. Beo, Pesanggrahan
  • Jl. Swadarma Raya, Ulujami
  • Jl. Puri Kembangan (depan SMK Budi Murni), Kedoya Selatan
  • Jl. Kramat Raya, Tugu Utara
  • Jl. Rawa Indah, Pegangsaan Dua

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi banjir di lapangan. Warga pun diminta menghindari ruas jalan yang tergenang serta selalu mengikuti informasi resmi dari BPBD agar tetap aman saat beraktivitas di tengah cuaca ekstrem. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang
Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos
Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September
Video Diduga Hina Nabi Viral, Majelis Dzikir Abah Setu di Bekasi Digeruduk Warga
Jabodetabek Kamis Diprediksi Panas, Bogor dan Depok Waspada Hujan
Jakarta hingga Bogor Berpotensi Hujan, Ini Prakiraan Cuaca 9 September 2026
Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Cerah, Hujan Ringan Mengintai

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin

Sabtu, 12 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang

Jumat, 11 September 2026 - 15:35 WIB

Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September

Kamis, 10 September 2026 - 08:19 WIB

Video Diduga Hina Nabi Viral, Majelis Dzikir Abah Setu di Bekasi Digeruduk Warga

Berita Terbaru

 Xbox resmi menerbitkan game action espionage PHYSINT karya Hideo Kojima setelah PlayStation membatalkan kerja sama. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT

Minggu, 13 Sep 2026 - 15:43 WIB

 Kelangkaan komponen optical drive mengancam ketersediaan disc drive eksternal pada konsol masa depan Sony dan Microsoft. Simak dampak krisis pasokan media fisik ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:30 WIB