JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kabar baik bagi pemudik Lebaran 2026. Jasa Marga resmi memberikan diskon tarif tol sebesar 30 persen selama empat hari di sembilan ruas tol yang berada dalam jaringan Jasa Marga Group.
Program ini menyasar pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus di ruas tol terintegrasi.
Melalui kebijakan tersebut, operator jalan tol berharap arus kendaraan saat mudik dan arus balik Lebaran dapat tersebar lebih merata.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan kebijakan potongan tarif tol ini dirancang untuk mendorong masyarakat melakukan perjalanan lebih awal.
“Diskon tarif tol pada periode Lebaran 2026 kami harapkan dapat mendorong pengguna jalan berangkat lebih cepat sehingga distribusi lalu lintas tetap terkendali dan tidak menumpuk pada hari tertentu,” ujar Rivan di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Syarat Penting Agar Dapat Diskon Tol
Namun demikian, pengguna jalan harus memperhatikan beberapa ketentuan agar dapat menikmati potongan tarif tersebut.
Pertama, pengendara wajib menggunakan satu kartu uang elektronik yang sama saat melakukan transaksi tap in dan tap out di gerbang tol. Selain itu, saldo kartu juga harus mencukupi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Rivan, sistem transaksi tol harus mampu membaca asal perjalanan dan golongan kendaraan secara jelas.
Jika saldo tidak mencukupi atau data kendaraan tidak terbaca sistem, maka potongan tarif tidak akan diberikan.
“Potongan tarif tidak berlaku apabila saldo uang elektronik tidak mencukupi atau sistem tidak dapat membaca asal perjalanan serta golongan kendaraan,” tegasnya.
Program diskon ini juga berlaku untuk perjalanan lintas ruas tol yang saling terintegrasi dalam satu sistem transaksi, sehingga pengguna jalan yang melakukan perjalanan jarak jauh dapat merasakan manfaat potongan tarif secara maksimal.
Daftar Ruas Tol yang Mendapat Diskon 30 Persen
Potongan tarif 30 persen berlaku untuk perjalanan menerus dari GT Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung dan sebaliknya.
Ruas tol ini merupakan jalur utama mudik yang menghubungkan wilayah Jawa Barat hingga Jawa Tengah.
Pada periode arus mudik, tarif kendaraan Golongan I dari GT Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung turun dari Rp446.500 menjadi Rp312.550, sehingga pengguna jalan mendapatkan potongan sebesar Rp133.950.
Sementara pada arus balik, tarif perjalanan dari GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama dipangkas dari Rp467.500 menjadi Rp327.250, atau hemat sekitar Rp140.250.
Selain di Pulau Jawa, diskon tarif tol juga berlaku di ruas tol Sumatera yang menghubungkan GT Pangkalan Brandan menuju GT Sinaksak/Simpang Panei dan GT Kisaran.
Untuk arus mudik, tarif kendaraan Golongan I dari Pangkalan Brandan ke Sinaksak atau Simpang Panei turun dari Rp221.000 menjadi Rp187.600.
Sedangkan perjalanan Pangkalan Brandan menuju Kisaran turun dari Rp263.500 menjadi Rp224.200.
Pada periode arus balik, tarif perjalanan dari Sinaksak atau Simpang Panei menuju Pangkalan Brandan juga turun menjadi Rp187.600. Sementara perjalanan Kisaran menuju Pangkalan Brandan menjadi Rp224.200.
Diskon Juga Berlaku di Tol Cisumdawu
Potongan tarif 30 persen juga berlaku pada perjalanan menerus dari GT Kalihurip Utama menuju GT Cisumdawu Utama.
Pada arus mudik, tarif kendaraan Golongan I dari Kalihurip Utama menuju Cisumdawu Utama turun dari Rp134.000 menjadi Rp93.800.
Sedangkan pada arus balik, tarif dari Cisumdawu Utama menuju Kalihurip Utama turun dari Rp161.000 menjadi Rp120.800.
Selain itu, pengguna jalan yang melintas dari Cisumdawu Utama menuju Sadang juga mendapatkan potongan tarif dari Rp126.000 menjadi Rp111.750.
Melalui kebijakan diskon tarif ini, Jasa Marga berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanan mudik lebih baik, menghindari puncak kepadatan, serta menikmati perjalanan yang lebih aman, lancar, dan hemat selama musim Idul Fitri 2026. (red)
Editor : Hadwan





















