Polisi Tangkap Dukun Pengganda Uang di Depok, Ribuan Dolar Palsu Disita

Jumat, 13 Maret 2026 - 03:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Aksi penipuan berkedok ritual penggandaan uang di kawasan Mampang, Depok, akhirnya terbongkar.

Polisi menangkap seorang pria berinisial LE yang mengaku sebagai dukun sakti yang mampu melipatgandakan uang milik para korbannya.

Penangkapan tersebut dilakukan oleh jajaran Polsek Pancoran Mas setelah sejumlah korban melaporkan praktik penipuan tersebut ke polisi.

Kapolsek Pancoran Mas Hartono membenarkan pihaknya telah mengamankan pelaku yang selama ini mengaku memiliki kemampuan menggandakan uang.

“Pelaku berinisial LE mengaku sebagai dukun pengganda uang, namun setelah kami dalami, praktik tersebut ternyata hanya modus penipuan,” kata Hartono, Kamis (12/3/2026).

Terbongkar Usai Korban Ramai-Ramai Melapor

Kasus ini mencuat setelah sejumlah korban mendatangi kantor polisi dan melaporkan dugaan penipuan yang mereka alami.

Baca Juga :  Korban Bencana Sumatra Tembus 1.138 Jiwa, Polri Kebut Buka Akses Jalan untuk Pemulihan

Petugas kemudian meminta para korban membuat laporan resmi agar penyelidikan dapat segera dilakukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah mengumpulkan keterangan korban dan bukti awal, polisi bergerak cepat untuk melacak keberadaan pelaku.

Ditangkap di Kawasan Mampang

Tim kepolisian akhirnya berhasil menemukan pelaku di wilayah Kelurahan Mampang, Depok.

Petugas langsung mengamankan pelaku tanpa perlawanan dan membawanya ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan.

“Kami mengamankan pelaku di wilayah Mampang. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan,” ujar Hartono.

Polisi Sita Ribuan Dolar Palsu

Dalam penangkapan tersebut, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk meyakinkan para korban.

Barang bukti tersebut berupa 1.500 lembar kertas pecahan 100 dolar Amerika dan 100 lembar kertas pecahan 50 dolar Amerika yang diduga merupakan uang palsu.

Baca Juga :  Kejahatan Jalanan Mengganas, HP Turis Jerman Dirampas di Pasar Baru

Diduga kuat, pelaku menggunakan lembaran kertas tersebut dalam ritual palsu untuk meyakinkan korban bahwa uang mereka bisa digandakan.

Polisi Dalami Jumlah Korban

Saat ini pelaku telah ditahan di kantor Polsek Pancoran Mas bersama seluruh barang bukti yang disita.

Penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap jumlah korban serta jaringan penipuan yang mungkin terlibat.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap praktik dukun pengganda uang yang kerap menjadi modus penipuan.

“Kasus ini masih kami dalami untuk mengetahui jumlah korban dan rangkaian kejahatan yang dilakukan pelaku,” tutup Hartono. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertemuan dengan JK, Ormas Katolik Tegaskan Tak Ada Penistaan Agama
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Komnas HAM Soroti Unsur Penyiksaan
Bocoran KSPSI, Outsourcing Dibatasi 5 Sektor – Satgas PHK Segera Dibentuk
Kasus PRT Tewas di Benhil Diusut, Dugaan Penyekapan dan Perdagangan Orang Mencuat
400 Ribu Buruh dan Ojol Turun ke Monas, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir
Kasus Kematian WNA di Depok Diusut, Polisi Periksa Petugas Imigrasi
Remaja 17 Tahun Disekap di Ancol, Polisi Fokus Pemulihan Psikologis Korban
Narkoba Menggurita di Tanah Abang, Polisi Sikat 5 Pelaku di Jati Bunder

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 20:32 WIB

Pertemuan dengan JK, Ormas Katolik Tegaskan Tak Ada Penistaan Agama

Senin, 27 April 2026 - 20:11 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Komnas HAM Soroti Unsur Penyiksaan

Senin, 27 April 2026 - 19:51 WIB

Bocoran KSPSI, Outsourcing Dibatasi 5 Sektor – Satgas PHK Segera Dibentuk

Senin, 27 April 2026 - 19:34 WIB

Kasus PRT Tewas di Benhil Diusut, Dugaan Penyekapan dan Perdagangan Orang Mencuat

Senin, 27 April 2026 - 18:05 WIB

400 Ribu Buruh dan Ojol Turun ke Monas, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir

Berita Terbaru