Jakarta Dilanda Cuaca Panas, Dinkes Ungkap Risiko Kesehatan yang Mengintai

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Panas Terik. Dok; NET

Ilustrasi, Panas Terik. Dok; NET

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta meminta warga Ibu Kota meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah DKI Jakarta.

Suhu udara tinggi berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan serius, mulai dari Dehidrasi hingga Heatstroke yang dapat mengancam nyawa jika tidak segera ditangani.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan paparan panas berlebih dapat memicu sejumlah gangguan kesehatan seperti dehidrasi, Heat Exhaustion, hingga heatstroke.

Kondisi tersebut terjadi ketika tubuh kehilangan cairan secara cepat akibat suhu lingkungan yang tinggi.

Selain itu, Ani menegaskan cuaca panas juga dapat menimbulkan berbagai keluhan kesehatan lain, seperti pusing, kram otot, hingga gangguan pada sistem kardiovaskular dan pernapasan.

Bahkan, suhu yang terlalu tinggi juga berpotensi menyebabkan iritasi kulit serta menurunkan daya tahan tubuh.

Baca Juga :  UNEA-7 Nairobi: Dunia Sepakati 11 Resolusi Penyelamatan Planet, Dari AI Hijau hingga Gletser

Pekerja Lapangan hingga Lansia Jadi Kelompok Rentan

Dinkes DKI Jakarta juga mengingatkan bahwa beberapa kelompok masyarakat memiliki risiko lebih tinggi terdampak panas ekstrem.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelompok tersebut meliputi pekerja lapangan, anak-anak, ibu hamil, serta lansia yang kondisi tubuhnya lebih sensitif terhadap perubahan suhu.

Karena itu, pemerintah daerah meminta warga Jakarta segera melakukan langkah pencegahan sejak dini.

Salah satu langkah utama adalah memperbanyak konsumsi air putih agar tubuh tetap terhidrasi dan tidak menunggu rasa haus untuk minum.

Selain menjaga asupan cairan, warga juga disarankan mengenakan pakaian ringan dan longgar saat beraktivitas di luar ruangan.

Penggunaan topi atau payung juga penting untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung.

Baca Juga :  Aksi Kemanusiaan Polisi Pesisir, Evakuasi Warga Muara Gembong untuk Operasi Medis

Di sisi lain, masyarakat diminta membatasi aktivitas fisik berat di luar ruangan, terutama saat siang hari ketika suhu udara mencapai titik tertinggi.

Langkah ini penting untuk mencegah kelelahan akibat panas.

Jaga Suhu Ruangan Tetap Sejuk

Dinkes DKI Jakarta meminta warga menjaga suhu ruangan tetap sejuk dengan menggunakan AC atau kipas angin agar tubuh tetap nyaman.

Dinkes juga mengimbau masyarakat mengurangi makanan tinggi garam serta minuman berkafein seperti kopi dan teh karena dapat mempercepat dehidrasi.

Khusus kelompok rentan, aktivitas luar ruangan sebaiknya diminimalkan atau dilakukan dengan perlindungan tambahan.

Pemprov DKI Jakarta berharap warga lebih waspada terhadap dampak cuaca panas dan memahami langkah pencegahan demi menjaga kesehatan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diplomasi Telepon Trump-Putin: Usulan Gencatan Senjata
Bareskrim Bongkar Modus Haji Instan, Jamaah Dikirim Pakai Visa Tenaga Kerja
Menhan Pete Hegseth Bela Biaya Perang Iran Senilai $25 Miliar
May Day 2026: 200 Ribu Buruh Kepung Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Trump Bersiap untuk Blokade Panjang Iran: Temui Eksekutif Minyak Saat Harga Melambung
Raja Charles III Beri Penghormatan di Ground Zero dan Kunjungi Harlem
WNI Ditangkap di Mekkah! Sindikat Penipuan Haji Ilegal Terbongkar, Pakai Atribut Petugas
Kepingan Logam di Gunung Takachiho yang Menyatukan Keluarga Korban PD II

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:35 WIB

Diplomasi Telepon Trump-Putin: Usulan Gencatan Senjata

Kamis, 30 April 2026 - 16:34 WIB

Bareskrim Bongkar Modus Haji Instan, Jamaah Dikirim Pakai Visa Tenaga Kerja

Kamis, 30 April 2026 - 16:29 WIB

Menhan Pete Hegseth Bela Biaya Perang Iran Senilai $25 Miliar

Kamis, 30 April 2026 - 16:19 WIB

May Day 2026: 200 Ribu Buruh Kepung Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Kamis, 30 April 2026 - 15:24 WIB

Trump Bersiap untuk Blokade Panjang Iran: Temui Eksekutif Minyak Saat Harga Melambung

Berita Terbaru

Sinyal perdamaian dari Ruang Oval. Presiden Donald Trump mengusulkan gencatan senjata sementara di Ukraina saat memperingati berakhirnya Perang Dunia II, sembari menolak tawaran bantuan nuklir Iran dari Vladimir Putin sebelum perang di Eropa berakhir. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Diplomasi Telepon Trump-Putin: Usulan Gencatan Senjata

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:35 WIB

Konfrontasi di Kongres. Menteri Pertahanan Pete Hegseth menghadapi tekanan dari anggota Partai Demokrat terkait biaya perang yang membengkak dan pembersihan kepemimpinan di Pentagon tanpa persetujuan Kongres. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menhan Pete Hegseth Bela Biaya Perang Iran Senilai $25 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:29 WIB