Polisi Sita 14 Ton Daging Domba Kedaluwarsa Impor Australia yang Siap Dijual Saat Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Bareskrim Polri menunjukkan ratusan kardus daging domba impor kedaluwarsa yang disita dari gudang di Tangerang menjelang Lebaran 2026. (Posnews/ist)

Petugas Bareskrim Polri menunjukkan ratusan kardus daging domba impor kedaluwarsa yang disita dari gudang di Tangerang menjelang Lebaran 2026. (Posnews/ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Penyidik Bareskrim Polri membongkar peredaran 14 ton daging domba beku impor kedaluwarsa asal Australia yang hendak dijual di pasar tradisional Jakarta dan Tangerang menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Polisi bergerak cepat menggagalkan peredaran daging tidak layak konsumsi tersebut.

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat tentang dugaan penyimpanan daging domba impor kedaluwarsa di sejumlah gudang di Tangerang. Menindaklanjuti laporan itu, aparat langsung melakukan penyelidikan.

Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Pol Teuku Arsya Khadafi mengatakan para pelaku menyiapkan daging tersebut untuk dijual menjelang Lebaran karena permintaan meningkat.

“Para pelaku akan mengedarkan daging ini ke pasar tradisional di Jakarta dan Tangerang karena permintaan menjelang hari raya cukup tinggi,” ujar Teuku Arsya Khadafi, Senin (16/3/2026).

Penyidik kemudian menetapkan empat tersangka, yakni IY sebagai pemilik dan penjual, T dan AR sebagai perantara, serta SS sebagai pembeli sekaligus produsen.

Baca Juga :  PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR RI Imbas Gejolak Unjuk Rasa

Tim Satresmob Bareskrim Polri menyita tiga truk bermuatan sekitar 9 ton daging domba impor diduga kedaluwarsa di kawasan pergudangan Kosambi, Tangerang, dalam operasi penindakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi Sita Belasan Ton Daging

Penyidik lalu menggeledah dua gudang lain di Poris, Batuceper, Kota Tangerang, dan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Dari pengembangan tersebut, polisi mengamankan 10 saksi serta menemukan 12,9 ton daging domba kedaluwarsa dalam tiga kendaraan boks berisi ratusan kardus.

“Berkat informasi masyarakat, kami berhasil mencegah peredaran daging tersebut sehingga tidak sempat beredar luas,” ujar Arsya.

Sisa Impor Sejak 2022

Kasubdit I Dittipidter Bareskrim Polri Kombes Pol Setyo K Heriyanto menyebut daging tersebut berasal dari sisa impor lama sejak 2022. Dari total 24 ton daging impor asal Australia, sekitar 14 ton tidak terjual hingga kedaluwarsa.

Baca Juga :  Bos Narkoba Klub Malam Bali Diburu! Bareskrim Tetapkan DPO I Dewa Ketut Wiranida

Tersangka IY kemudian menjual kembali sebagian daging itu pada Februari–Maret 2026 dengan bantuan AR dan T. Mereka menjual sekitar 1,6 ton kepada SS dengan nilai transaksi Rp80.658.000 atau sekitar Rp50.000 per kilogram.

Para perantara meraup keuntungan sekitar Rp40 juta dari transaksi tersebut. Para pelaku bahkan menjual sebagian daging tersebut di pasaran dengan harga Rp81.000–Rp85.000 per kilogram.

Terancam 5 Tahun Penjara

Penyidik menjerat para tersangka dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

“Para tersangka terancam pidana penjara maksimal 5 tahun atau denda hingga Rp2 miliar,” tegas Setyo. (red).

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB