Wanita Tewas di Cipayung, Pelaku Dibekuk di Tol Tangerang–Merak Saat Kabur ke Sumatera

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian melakukan olah TKP di rumah kontrakan korban cucu Mpok Nori di Bambu Apus Cipayung Jakarta Timur setelah ditemukan tewas pada 22 Maret 2026. (Posnews/Ist)

Petugas kepolisian melakukan olah TKP di rumah kontrakan korban cucu Mpok Nori di Bambu Apus Cipayung Jakarta Timur setelah ditemukan tewas pada 22 Maret 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus pembunuhan wanita di Cipayung, Jakarta Timur, akhirnya terungkap.

Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat dan berhasil menangkap tersangka berinisial RFTJ (49) saat mencoba melarikan diri ke Pulau Sumatera.

Penangkapan dilakukan pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 12.49 WIB di Jalan Tol Tangerang–Merak KM 68, wilayah Banjaragung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu, pelaku diketahui tengah menumpang bus untuk kabur keluar daerah.

Korban Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Sebelumnya, peristiwa tragis ini terungkap pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Kejadian pertama kali diketahui oleh ibu korban berinisial B yang mendatangi kontrakan anaknya.

Namun, pintu rumah dalam kondisi terkunci dari dalam. Karena curiga, kakak korban berinisial A kemudian datang dan berusaha membuka pintu.

Setelah berhasil masuk, mereka dikejutkan dengan kondisi korban DA (37) yang sudah tidak bernyawa di lantai.

Selain itu, bercak darah terlihat jelas di lantai dan kasur, menandakan adanya kekerasan sebelum korban meninggal.

Baca Juga :  Gasak Uang Rp4,3 Juta dari Brankas Restoran, Polisi Cokok Eks Supervisor di Pademangan

Menindaklanjuti laporan warga melalui layanan darurat Polri 110, petugas dari Polres Metro Jakarta Timur langsung turun ke lokasi.

Tim yang terdiri dari KA SPK, Unit Identifikasi, dan piket Satreskrim segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selanjutnya, polisi mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta mengevakuasi jenazah korban ke RS Polri untuk dilakukan visum sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Pelaku Ternyata Mantan Suami Siri

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku diketahui merupakan mantan suami siri korban. Setelah identitasnya terungkap, tim Subdit Resmob langsung melakukan pengejaran intensif.

Hasilnya, pelaku berhasil dilacak dan diamankan saat berada di dalam bus yang melintas di Tol Tangerang–Merak. Kini, tersangka telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil kerja cepat tim di lapangan.

Baca Juga :  Sindikat Judi Online Internasional Beroperasi di Jakarta Barat, 321 WNA Diamankan

“Tim bergerak cepat sejak menerima laporan hingga akhirnya berhasil mengamankan tersangka. Ini bentuk komitmen kami dalam menegakkan hukum secara tegas dan profesional,” ujarnya.

Polisi Dalami Motif Pembunuhan

Sementara itu, penyidik masih terus mendalami motif di balik pembunuhan tersebut. Selain itu, rangkaian kejadian juga terus diurai untuk melengkapi alat bukti.

Di sisi lain, Kabidhumas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengimbau masyarakat agar aktif melapor jika menemukan tindak kriminal.

“Kami minta masyarakat segera melaporkan setiap kejadian melalui layanan Polri 110. Kami pastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan cepat dan profesional,” tegasnya.

Polda Metro Jaya memastikan penanganan kasus ini dilakukan secara terukur dan sesuai prosedur hukum.

Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada pihak kepolisian.

Dengan langkah tegas ini, polisi berharap situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminal serupa di kemudian hari. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak
Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan
Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar
Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi
Lulusan S2 Rampok Toko Emas di Depok, Gasak Rp20 Juta demi Bayar Utang Pinjol
Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat
Polri Tetapkan 32 Tersangka Haji Ilegal 2026, Kerugian Korban Rp116,7 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:41 WIB

Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:42 WIB

Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:27 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:21 WIB

Lulusan S2 Rampok Toko Emas di Depok, Gasak Rp20 Juta demi Bayar Utang Pinjol

Berita Terbaru

Lompatan besar klon tempur EVE. Fenris Creations mematangkan aspek pergerakan karakter dan menguji sistem ekonomi orbit pada fase Operation Avalon. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

EVE Vanguard Hadirkan Formula Shooter Ekstraksi

Kamis, 9 Jul 2026 - 05:10 WIB

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB