Banjir Kampung Melayu Surut, Ditpolairud dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lumpur

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, BPBD DKI: Kampung Melayu Terparah, 26 RT Jakarta Timur Terendam Banjir.
(Posnews/ist)

Ilustrasi, BPBD DKI: Kampung Melayu Terparah, 26 RT Jakarta Timur Terendam Banjir. (Posnews/ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Banjir yang sempat merendam permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, kini telah surut.

Namun demikian, sisa lumpur masih menutupi rumah-rumah warga. Menyikapi kondisi tersebut, personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya langsung turun tangan membantu proses pembersihan.

Aksi bersih-bersih ini menjadi bagian dari Satgas ASRI Bang Jasri (Bhayangkara Jakarta ASRI) dalam rangka Operasi Ketupat 2026 yang digelar pada Minggu (22/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan peralatan sederhana, petugas bersama warga bahu-membahu mengangkat lumpur dan membersihkan lingkungan.

Polisi dan Warga Kompak Pulihkan Lingkungan

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin oleh Hamdannallah sebagai Koordinator Siaga SAR, didampingi Gede Mahardika. Sebanyak 24 personel Pleton I Siaga Bencana diterjunkan untuk mempercepat proses pemulihan pascabanjir.

Baca Juga :  SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya Turun Tangan Bantu Warga Terdampak Banjir Jakarta

Selain itu, kehadiran aparat kepolisian memberikan semangat tambahan bagi warga untuk segera membersihkan rumah masing-masing.

Dirpolairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mustofa, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana.

“Kami tidak hanya hadir untuk pengamanan, tetapi juga membantu warga memulihkan lingkungan tempat tinggalnya. Ini komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Banjir Rendam 4 RT di Kampung Melayu

Sebelumnya, banjir melanda kawasan tersebut pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 17.00 hingga 22.00 WIB.

Akibatnya, sedikitnya empat RT terdampak, yakni RT 11 dan RT 12 RW 04 serta RT 13 dan RT 14 RW 05 di Kelurahan Kampung Melayu.

Meski air telah surut, lumpur tebal dan sisa material banjir masih menjadi tantangan utama bagi warga.

Baca Juga :  Kemnaker Usir 94 WNA Ilegal di Sei Mangkei, Tak Punya Izin Kerja Resmi

Di sisi lain, personel Ditpolairud tetap bersiaga di lokasi untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.

Langkah ini juga penting untuk mengantisipasi potensi gangguan pascabanjir.

Polri turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, terutama jika curah hujan kembali tinggi.

Selain itu, warga diminta segera menghubungi layanan darurat 110 jika membutuhkan bantuan. Layanan ini tersedia gratis selama 24 jam.

Di tengah kondisi pascabanjir, semangat gotong royong antara warga dan aparat menjadi kunci utama percepatan pemulihan lingkungan.

Dengan kolaborasi ini, diharapkan kawasan Kampung Melayu bisa segera kembali bersih, aman, dan nyaman untuk dihuni kembali. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak
Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan
Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar
Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi
Lulusan S2 Rampok Toko Emas di Depok, Gasak Rp20 Juta demi Bayar Utang Pinjol
Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat
Polri Tetapkan 32 Tersangka Haji Ilegal 2026, Kerugian Korban Rp116,7 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:41 WIB

Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:02 WIB

Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:42 WIB

Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:27 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi

Berita Terbaru

Fenomena baru industri game independen. Dua pemuda asal Jepang mencetak rekor penjualan fantastis lewat game petak umpet unik Meccha Chameleon. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Meccha Chameleon Raup Rp 877 Miliar Hanya dalam Sebulan

Kamis, 9 Jul 2026 - 08:29 WIB