Hakim AS Pertanyakan Larangan Penggunaan Dana Venezuela untuk Pengacara Maduro

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Konfrontasi di pengadilan New York. Seorang hakim federal mempertanyakan kedaulatan sanksi AS yang menghalangi Nicolás Maduro menggunakan dana negara. Dok: Istimewa.

Konfrontasi di pengadilan New York. Seorang hakim federal mempertanyakan kedaulatan sanksi AS yang menghalangi Nicolás Maduro menggunakan dana negara. Dok: Istimewa.

NEW YORK, POSNEWS.CO.ID – Persidangan mantan Presiden Venezuela Nicolás Maduro di pengadilan federal Manhattan memasuki babak perdebatan konstitusional yang sengit. Seorang hakim Amerika Serikat mempertanyakan apakah pemerintah dapat secara sah menghalangi Venezuela untuk mendanai pembelaan hukum Maduro.

Dalam konteks ini, Hakim Alvin Hellerstein menyoroti potensi pelanggaran hak-hak konstitusional terdakwa pada hari Kamis. Maduro (63) dan istrinya, Cilia Flores (69), hadir di persidangan mengenakan pakaian penjara berwarna krem setelah dua bulan mendekam di tahanan Brooklyn.

Amendemen Keenam vs Kepentingan Luar Negeri

Pasangan tersebut meminta pengadilan untuk membatalkan dakwaan narkoterorisme terhadap mereka. Oleh karena itu, pengacara pembela berargumen bahwa sanksi AS menghalangi klien mereka untuk mendapatkan pendampingan hukum yang layak. Amendemen Keenam Konstitusi AS menjamin hak setiap terdakwa pidana untuk memilih pengacara, tanpa memandang status kewarganegaraan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, jaksa penuntut Kyle Wirshba menegaskan bahwa blokade pembayaran tersebut berbasis pada kepentingan kebijakan luar negeri yang sah. Administrasi Trump sebelumnya memperketat sanksi karena menganggap pemerintahan Maduro korup dan merusak demokrasi. Jaksa menyarankan agar Maduro menggunakan pengacara publik jika tidak mampu membiayai pembelaannya sendiri.

Baca Juga :  Kematian Dunia Menurun, Namun Nigeria dan Kongo Catat Rekor Kelam

Skeptisisme Hakim: “Tidak Ada Ancaman Keamanan”

Hakim Hellerstein tampak skeptis terhadap argumen jaksa penuntut. Bahkan, ia mencatat bahwa Amerika Serikat sendiri telah melonggarkan sanksi terhadap Venezuela sejak Maduro digulingkan dari kekuasaan. “Terdakwa ada di sini, Flores ada di sini. Mereka tidak lagi menghadirkan ancaman keamanan nasional,” tegas Hellerstein.

Lebih lanjut, hakim menekankan bahwa hak atas bantuan hukum yang konstitusional memiliki kedudukan yang sangat tinggi. Pengacara Maduro, Pollack—yang pernah mewakili Julian Assange—mengancam akan mundur dari kasus ini jika honorariumnya tidak dapat dibayar oleh pemerintah Venezuela. Akibatnya, ketidakpastian ini dapat menghambat jalannya proses peradilan yang adil bagi mantan pemimpin OPEC tersebut.

Konteks Penangkapan dan Isu Cadangan Minyak

Pasukan khusus Amerika Serikat menangkap Maduro dan Flores dalam serangan mendadak di kediaman mereka di Caracas pada 3 Januari 2026. Setelah itu, mereka segera diterbangkan ke New York guna menghadapi empat tuduhan kejahatan berat. Kasus ini merupakan operasi rahasia yang memiliki dampak geopolitik yang luas bagi kawasan Amerika Latin.

Baca Juga :  Awas Malware! Polisi Singapura Peringatkan Bahaya Android TV Box Ilegal

Maduro membantah seluruh tuduhan partisipasi dalam perdagangan narkoba. Sebaliknya, ia menyebut dakwaan tersebut hanyalah dalih bagi Amerika Serikat untuk menguasai cadangan minyak raksasa milik Venezuela. Meskipun demikian, hubungan antara Caracas dan Washington mulai membaik di bawah kepemimpinan presiden interim Delcy Rodriguez sejak penangkapan tersebut.

Menanti Keputusan Departemen Keuangan

Hellerstein sempat mempertanyakan apakah ia memiliki wewenang untuk memerintahkan Departemen Keuangan memodifikasi sanksi tersebut. Namun, pihak jaksa berpendapat bahwa urusan kebijakan luar negeri sepenuhnya berada di tangan cabang eksekutif, bukan yudikatif.

Pada akhirnya, kasus ini menjadi ujian besar bagi integritas sistem hukum Amerika Serikat di mata internasional. Dunia kini menanti apakah pengadilan akan memprioritaskan prosedur keamanan nasional atau supremasi hak konstitusional individu. Keputusan akhir mengenai sanksi dana pembelaan ini diprediksi akan menentukan kecepatan jalannya trial narkoterorisme paling fenomenal di tahun 2026 ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bassirou Diomaye Faye Meluncurkan Partai Baru Kiiraay
Brasil Tolak Visa Pejabat AS yang Ingin Awasi Pemilu
Pasangan Afrika Selatan Saksikan Kumpulan 299 Paus
Dua Pria Terjun Bebas dari Space Needle Seattle
Unggahan Medsos Soroti Budaya Kerja Ekstrem Jepang
Vietnam Siapkan Aturan Ketat Larang Anak di Bawah 16 Tahun
Warga al-Obeid Hadapi Serangan Drone dan Pemerkosaan
Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:30 WIB

Bassirou Diomaye Faye Meluncurkan Partai Baru Kiiraay

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:00 WIB

Brasil Tolak Visa Pejabat AS yang Ingin Awasi Pemilu

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:30 WIB

Pasangan Afrika Selatan Saksikan Kumpulan 299 Paus

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:00 WIB

Dua Pria Terjun Bebas dari Space Needle Seattle

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:51 WIB

Unggahan Medsos Soroti Budaya Kerja Ekstrem Jepang

Berita Terbaru

Langkah baru pasar monitor OLED. Philips merilis Evnia 32M2N6901A yang memadukan panel 4K QD-OLED 165Hz dengan harga kompetitif. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Philips Resmi Meluncurkan Monitor Evnia 32M2N6901A

Minggu, 26 Jul 2026 - 22:30 WIB

Lompatan industri semikonduktor China. Produsen memori CXMT mematok harga modul DDR5 server melampaui tarif Samsung akibat lonjakan permintaan pusat data AI. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Produsen Chip China CXMT Patok Harga Memori Lebih Mahal

Minggu, 26 Jul 2026 - 22:00 WIB

Lompatan teknologi videografi profesional. Sony meluncurkan kamera Cinema Line FX5 yang membawa sensor full-frame 18,2 MP dan perekaman open gate 5K. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Sony Resmi Meluncurkan Kamera Cinema Line FX5

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:36 WIB

Solusi komputasi serbabisa. TECNO merilis laptop MEGABOOK K14S di Indonesia yang menawarkan performa hingga Intel Core i9 serta sembilan port fisik lengkap. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

TECNO Resmi Meluncurkan MEGABOOK K14S Bertenaga Core i9

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:31 WIB