Mahfud MD Ungkap Praktik Napi ‘VIP’, Bebas Keluar Penjara Diam-Diam Ketemu di Hotel

Senin, 30 Maret 2026 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mahfud MD menyampaikan keterangan terkait rekomendasi reformasi Polri yang masih menunggu jadwal pembahasan oleh Presiden Prabowo Subianto.
(Posnews/Ist)

Mahfud MD menyampaikan keterangan terkait rekomendasi reformasi Polri yang masih menunggu jadwal pembahasan oleh Presiden Prabowo Subianto. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Fakta mengejutkan kembali mencuat dari balik jeruji besi.

Mantan Menko Polhukam Mahfud MD membongkar praktik “gelap” yang membuat narapidana korupsi keluar masuk penjara secara diam-diam dan bebas nongkrong di hotel mewah.

Dalam rapat di kompleks Gedung DPR RI, Senin (30/3/2026), Mahfud mengungkap pengalaman pribadinya saat mengetahui seorang napi korupsi justru mengatur pertemuan di Hotel Mulia—bukan di dalam lapas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada napi yang bisa keluar diam-diam. Janjian ketemu bukan di penjara, tapi di hotel,” ungkap Mahfud.

Napi Korupsi ‘Jalan-Jalan’, Pakai Penyamaran

Mahfud juga membeberkan modus para napi “VIP” tersebut. Mereka menggunakan penyamaran, seperti memakai jenggot palsu, agar tidak dikenali publik saat berada di luar penjara.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Hadir di KPK, Siap Bongkar Semua Informasi Kasus Pengadaan Iklan BJB

Bahkan, mereka sengaja menghindari interaksi. Mereka pura-pura tidak mengenal siapa pun, termasuk keluarga sendiri, demi menyamarkan identitas.

“Kalau ada yang menyapa, mereka pura-pura tidak kenal. Itu sudah diatur,” tegasnya.

Fasilitas ‘Mewah’: Napi Gunakan HP dari Dalam Lapas

Selain itu, Mahfud mengungkap praktik lain yang tak kalah mencengangkan. Ia pernah berkomunikasi langsung dengan seorang mantan pejabat yang sedang menjalani hukuman, namun tetap bisa menelepon dari dalam penjara.

Oknum sipir diduga memfasilitasi penggunaan ponsel tersebut.

Ia mengatakan bahwa seorang temannya yang sedang dipenjara pernah meneleponnya, dan saat itu ia belum menyadari bahwa narapidana tidak boleh memegang ponsel.

Baca Juga :  Cucu Mahfud MD Keracunan MBG di Yogyakarta, Satu Dirawat di RS

Sorotan Tajam untuk Sistem Lapas

Pengakuan Mahfud langsung memicu sorotan keras terhadap sistem pengawasan lembaga pemasyarakatan. Banyak pihak menilai dugaan fasilitas istimewa bagi napi korupsi mencederai rasa keadilan publik.

Praktik keluar-masuk penjara secara ilegal dan penggunaan ponsel jelas melanggar aturan yang berlaku.

Desakan Reformasi Total

Kasus ini menambah daftar dugaan pelanggaran di dalam lapas. Publik kini mendesak pemerintah untuk segera melakukan reformasi total sistem pemasyarakatan, termasuk menindak tegas oknum yang terlibat.

Jika aparat terus membiarkan praktik ini, kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum akan runtuh.

Kini, aparat penegak hukum memegang kendali. Mereka harus membongkar tuntas praktik “napi bebas berkeliaran” ini demi mengembalikan kepercayaan publik. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berawal dari Cekcok, Pria 56 Tahun Tewas Usai Bakuhantam di Parkiran Minimarket Jakbar
18 Tersangka Kasus ABK KM Maulana 23, Polisi Juga Usut Dugaan Perdagangan Orang
Hendak Bermain Futsal, 2 Pelajar Tewas saat Hindari Kelompok Bersenjata di Tangsel
CCTV Rekam Aksi di Lapangan Padel Coach Justin, Laptop hingga Tablet Raib
Orang Tua Wajib Waspada, Sirup Apialys Diduga Dipalsukan dan Dijual Online
Lapas Penuh Dua Kali Kapasitas, Pemerintah Siapkan Rehabilitasi Korban Narkotika
Berawal dari Pesanan Ciledug–Pamulang, Sopir Taksi Online Diserang Penumpang
32 Komputer Ditemukan di Rumah Dinas TNI Cijantung, Seorang Letkol Ditahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Berawal dari Cekcok, Pria 56 Tahun Tewas Usai Bakuhantam di Parkiran Minimarket Jakbar

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:16 WIB

18 Tersangka Kasus ABK KM Maulana 23, Polisi Juga Usut Dugaan Perdagangan Orang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Hendak Bermain Futsal, 2 Pelajar Tewas saat Hindari Kelompok Bersenjata di Tangsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:05 WIB

CCTV Rekam Aksi di Lapangan Padel Coach Justin, Laptop hingga Tablet Raib

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Orang Tua Wajib Waspada, Sirup Apialys Diduga Dipalsukan dan Dijual Online

Berita Terbaru

Garmin meluncurkan Enduro 4 dengan layar Power Sapphire, pengisian tenaga surya, baterai tanpa batas, dan siap hadir di Indonesia. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Garmin Merilis Smartwatch Enduro 4 Berbekal Baterai Surya

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:45 WIB