Kasus TPKS Ricuh di Polda Metro Jaya, Baku Hantam Pecah – 3 Pelaku Ditangkap

Rabu, 1 April 2026 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pengeroyokan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Pengeroyokan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Konfrontasi kasus tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) di Polda Metro Jaya pecah jadi baku hantam.

Tiga orang langsung diciduk polisi usai terlibat penganiayaan dalam insiden panas tersebut.

Peristiwa ini terjadi saat penyidik mempertemukan korban karyawati RIS dengan tersangka F dalam agenda konfrontasi, Kamis (26/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, situasi cepat memanas karena kedua pihak datang dengan pendukung masing-masing.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan penyidik sebenarnya sudah mengantisipasi potensi gesekan. Meski begitu, emosi meledak saat saksi dan tersangka bertatap muka langsung.

“Perdebatan memicu keributan hingga terjadi dugaan penganiayaan,” tegasnya, Rabu (1/4/2026).

Baca Juga :  Modus Pura-pura Ditabrak, Komplotan Pencuri Sadis Gasak Rp20 Juta di Jakpus

Situasi Memanas, Polisi Bertindak Cepat

Melihat kondisi tak terkendali, penyidik langsung bergerak. Mereka menyekat dan memisahkan dua kubu untuk mencegah bentrokan meluas.

Langkah cepat itu terbukti efektif. Situasi yang sempat chaos akhirnya bisa diredam.

Tak berhenti di situ, Subdit Jatanras Ditreskrimum langsung memburu pelaku. Hasilnya, tiga orang ditangkap dan kini diproses hukum.

Dipicu Masalah Lama, Emosi Meledak

Polisi mengungkap, kericuhan bukan semata karena kasus TPKS. Ada konflik lama antara salah satu pihak dengan tersangka F yang ikut menyulut emosi.

Akibatnya, konfrontasi berubah brutal dan tak terkendali.

Selanjutnya, penyidik mengubah strategi. Korban menolak bertemu langsung dengan tersangka.

Baca Juga :  Evakuasi Lokomotif KA Argo Bromo di Bekasi Berhasil, 10 Jenazah Belum Teridentifikasi

Sebagai solusi, polisi menerapkan pemeriksaan terpisah. Tujuannya jelas: menjaga keamanan dan kenyamanan semua pihak.

Kasus Lama, Baru Memanas Sekarang

Kasus ini sendiri sudah bergulir lama. Tersangka F ditetapkan sejak Juli 2025 dan sempat masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kasus dugaan kekerasan seksual itu terjadi pada 30 Oktober 2022 di gedung DPP Bapera, Jakarta Pusat.

Hingga kini, penyidik terus menguatkan bukti. Sejumlah saksi dan ahli—mulai dari forensik hingga psikologi klinis—sudah diperiksa.

Polisi memastikan penanganan kasus berjalan profesional dan tanpa kompromi.

“Semua tahapan kami lakukan secara terukur, sekaligus menjaga situasi tetap kondusif,” tegas Budi. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Motor Warga Dibidik Saat Lengah, 5 Kasus Curanmor Penjaringan Akhirnya Terbongkar
Jangan Terkecoh Langit Cerah, Hujan Lebat Mengintai 7 Wilayah Jabodetabek
Motor Coba Salip Trailer, Pelajar 15 Tahun Tewas Tabrak Truk Tangki
Mengenaskan! Dua Pemuda Terjebak Api di Lantai 2, Pintu Rumah Terkunci
Malam Mencekam di Tebet, Koordinator BEM UI Hafidz Diduga Diserang OTK
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor Berpotensi Hujan, Suhu Capai 34 Derajat
Demi Sabu, Pria di Tamansari Curi Motor Istri Siri Saat Terlelap
Kebakaran Rumah di Pulogadung Tewaskan 2 Lansia, 25 Warga Selamat

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Motor Warga Dibidik Saat Lengah, 5 Kasus Curanmor Penjaringan Akhirnya Terbongkar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Jangan Terkecoh Langit Cerah, Hujan Lebat Mengintai 7 Wilayah Jabodetabek

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Motor Coba Salip Trailer, Pelajar 15 Tahun Tewas Tabrak Truk Tangki

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Mengenaskan! Dua Pemuda Terjebak Api di Lantai 2, Pintu Rumah Terkunci

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Malam Mencekam di Tebet, Koordinator BEM UI Hafidz Diduga Diserang OTK

Berita Terbaru

Serangan drone menenggelamkan kapal kargo ALFA WATAN di perairan ZEE Bulgaria. Zelenskyy menuding Rusia di tengah ancaman eskalasi konflik maritim. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Drone Menenggelamkan Kapal Dagang di Laut Hitam

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:30 WIB

Pernyataan Donald Trump tentang serangan Iran ke kota Los Angeles dan San Diego memicu kecaman politisi California menjelang pemilu sela. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Memicu Gelombang Kecaman

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:56 WIB

Bentrokan unjuk rasa pelajar di Prancis memanas setelah ledakan granat polisi melukai tangan remaja 15 tahun menjelang aksi nasional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Memanas Usai Ledakan

Rabu, 7 Okt 2026 - 07:53 WIB