Progres MRT Jakarta Fase 2A Tembus 59 Persen, Ditarget Operasi Akhir 2027

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A rute Bundaran HI–Kota khususnya segmen Stasiun Sawah Besar hingga Stasiun Harmoni telah mencapai sekitar 59 persen.

Pramono menyampaikan, capaian tersebut diperoleh setelah dirinya meninjau langsung sejumlah titik proyek di lapangan.

“Kami meninjau lokasi mulai dari Sawah Besar hingga Harmoni. Secara keseluruhan, progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 59 persen,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (12/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Target Operasional Akhir 2027

Lebih lanjut, Pramono menjelaskan berdasarkan laporan MRT Jakarta, proses commissioning atau pengujian dan verifikasi akhir proyek akan dimulai pada pertengahan 2027.

Baca Juga :  Catat Tanggalnya! Jakarta Gratiskan Transportasi dan Tempat Wisata Selama 3 Hari

Dengan demikian, jalur MRT Fase 2A ditargetkan sudah dapat beroperasi penuh pada akhir 2027.

“Target operasional hingga Harmoni paling lambat akhir 2027,” tegasnya.

Lanjutan ke Kota Tua Ditarget Rampung 2029

Sementara itu, pembangunan jalur lanjutan menuju Kawasan Kota Tua juga terus dikebut dan ditargetkan rampung pada akhir 2029. Jika terealisasi, total panjang lintasan utama MRT Jakarta fase ini mencapai 22,2 kilometer.

Selain Fase 2A, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga melanjutkan pengembangan MRT rute Timur–Barat. Saat ini proyek tersebut telah memasuki tahap pembebasan lahan, penetapan trase, dan penentuan titik stasiun.

Baca Juga :  Pramono Anung Gratiskan TransJakarta, MRT, dan LRT Jelang Tahun Baru 2026

Pramono menegaskan, jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, segmen pertama MRT Timur–Barat ditargetkan mulai beroperasi pada 2030.

Pramono juga mengungkapkan bahwa pembangunan Stasiun Sawah Besar dan Mangga Besar menjadi yang terdalam dalam proyek ini, yakni mencapai 28 meter di bawah permukaan tanah.

Selain itu, proyek strategis ini melibatkan sekitar 3.800 pekerja, yang seluruhnya merupakan tenaga kerja Indonesia, sebagai bentuk dukungan terhadap SDM nasional dalam pembangunan transportasi modern ibu kota. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jakarta 12 Agustus 2026: Cerah, Jaksel dan Timur Terpanas
BMKG: Cuaca Jabodetabek Cerah Hari Ini, Bogor Berpotensi Hujan Ringan
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berawan, Suhu Capai 33 Derajat
Penemuan 996 Senjata di Sekolah Pondok Pinang, Yayasan Berlakukan PJJ
HUT RI ke-81, Tarif MRT, LRT, dan Transjakarta di Jakarta Cuma Rp1
JPO Viral Rasuna Said Dibongkar, Pemprov DKI Tingkatkan Fasilitas Baru
Jakarta Berawan Sepanjang Hari, Jakarta Selatan Terpanas
TransJakarta Perpanjang Operasional Rute Blok M–Ancol hingga 02.00 WIB

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Cuaca Jakarta 12 Agustus 2026: Cerah, Jaksel dan Timur Terpanas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:55 WIB

BMKG: Cuaca Jabodetabek Cerah Hari Ini, Bogor Berpotensi Hujan Ringan

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:22 WIB

BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berawan, Suhu Capai 33 Derajat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:46 WIB

Penemuan 996 Senjata di Sekolah Pondok Pinang, Yayasan Berlakukan PJJ

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:57 WIB

HUT RI ke-81, Tarif MRT, LRT, dan Transjakarta di Jakarta Cuma Rp1

Berita Terbaru