Peringatan Jumat Agung di Colosseum: Paus Leo Ingatkan Pemimpin Dunia soal Pertanggungjawaban Kekuasaan

Sabtu, 4 April 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

ROMA, POSNEWS.CO.ID – Cahaya ribuan lilin menerangi bagian dalam Colosseum yang bersejarah. Di sana, Paus Leo menyampaikan pesan moral mendalam bagi dunia yang terpecah oleh peperangan. Ia menggunakan momentum Jumat Agung untuk menegur para pemegang kekuasaan. Paus mengingatkan mereka akan beban tanggung jawab besar di hadapan Tuhan.

Dalam konteks ini, Paus Leo muncul sebagai kritikus vokal terhadap eskalasi perang Iran. Prosesi tersebut menyajikan meditasi spiritual yang menggugah jiwa. Teks tersebut menekankan bahwa kuasa memulai atau mengakhiri perang adalah ujian moral. Ini menjadi tantangan terbesar bagi setiap pemimpin di tahun 2026.

Meditasi Sosial: Doa bagi Mereka yang Terpinggirkan

Prosesi Via Crucis (Jalan Salib) tahun ini menandai 14 momen terakhir kehidupan Yesus. Fokus utamanya beralih pada isu-isu keadilan sosial. Ribuan jemaat memadati jalanan berbatu di sekitar amfiteater kuno tersebut. Mereka berdoa bagi pengungsi, tahanan politik, dan korban yang tewas akibat konflik global.

Bahkan, jemaat memanjatkan doa khusus bagi anak-anak yang mendekam di penjara. Mereka juga mendoakan para korban kebijakan deportasi yang tidak memiliki belas kasihan. Meskipun teks tersebut tidak menyebut nama negara, jemaat memahaminya sebagai refleksi krisis kemanusiaan dunia. Hal ini mencakup dampak dari kebijakan perbatasan yang semakin ketat saat ini.

Kritik terhadap Donald Trump dan Isu Imigrasi

Paus Leo merupakan paus pertama yang berasal dari Amerika Serikat. Ia kembali menunjukkan keberaniannya dalam mengkritik kebijakan domestik negaranya sendiri. Secara khusus, ia mempertanyakan kebijakan imigrasi garis keras milik Presiden Donald Trump. Ia menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan nilai pro-life atau penghormatan nyawa milik Gereja.

Oleh karena itu, seruan Paus di Colosseum menjadi tekanan moral bagi Washington. Saat ini militer AS sedang melakukan operasi besar di Timur Tengah. Paus Leo menegaskan bahwa kepentingan politik tidak boleh mengorbankan martabat manusia dan anak-anak migran. Langkah ini mempertegas posisi Vatikan sebagai kekuatan moral yang menuntut belas kasih.

Baca Juga :  Trump: AS Janjikan Serangan Baru Lawan ISIS di Nigeria

Menanti Pesan Paskah dan Seruan Internasional

Jumat Agung merupakan bagian dari rangkaian hari suci menuju Minggu Paskah. Masyarakat internasional kini menantikan pesan Urbi et Orbi dari balkon Basilika Santo Petrus. Paus Leo akan menyampaikan pidato tersebut secara langsung. Sebagai hasilnya, pidato Paskah ini akan menjadi seruan diplomatik besar untuk menghentikan permusuhan di Iran.

Pada akhirnya, peringatan di Colosseum membuktikan peran gereja sebagai penyambung lidah kaum tertindas. Gereja menyuarakan nasib mereka yang terabaikan di tengah anarki perang. Dengan demikian, dunia kini menanti apakah peringatan dari Roma mampu melunakkan hati para pemimpin negara. Harapannya, mereka memilih jalur perdamaian daripada kekerasan pada tahun 2026 ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih
Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China
El Nino Kuat dan Mandat B50 Indonesia Dorong Penguatan Pasar
Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit
Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15
Puncak 15 Pekan: Harga Minyak Sawit Malaysia Melandai
Lonjakan Harga Global Tekan Impor Minyak Nabati India
Polisi Tembak Mati Pelaku Penabrakan Minivan Pride

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:12 WIB

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09 WIB

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:00 WIB

El Nino Kuat dan Mandat B50 Indonesia Dorong Penguatan Pasar

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:17 WIB

Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:13 WIB

Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15

Berita Terbaru

Bocoran unik gawai Microsoft. Seorang pengguna internet mengaku menemukan dan menguji prototipe Surface Laptop Ultra bertenaga APU NVIDIA RTX Spark N1X. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Netizen Temukan Prototipe Surface Laptop Ultra di Pinggir Jalan

Jumat, 31 Jul 2026 - 09:16 WIB

Solusi komputasi harian yang ringkas. COLORFUL merilis laptop Rimbook L1 Plus berlayar 16 inci 2.5K dan prosesor AMD Ryzen 7 7735HS. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

COLORFUL Resmi Meluncurkan Rimbook L1 Plus Ryzen 7

Jumat, 31 Jul 2026 - 07:10 WIB