CCTV Gedung Wajib Terkoneksi Pemprov DKI, Jakarta Menuju Kota Terintegrasi

Sabtu, 4 April 2026 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Ist)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi mengambil langkah tegas.

Seluruh gedung bertingkat lebih dari empat lantai diwajibkan menghubungkan CCTV mereka ke sistem milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi besar membangun sistem keamanan terintegrasi di Ibu Kota.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pramono menegaskan, aturan tersebut akan dituangkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengikat.

“Kita sudah memutuskan gedung lebih dari empat lantai akan dikoneksikan dengan CCTV yang dikelola Pemprov DKI,” ujarnya usai menghadiri acara di Gedung Dakwah Muhammadiyah DKI Jakarta, Sabtu (4/4/2026).

Baca Juga :  KSP Dudung Beberkan Faktor Pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala BGN

Dengan integrasi ini, pemantauan keamanan di Jakarta diharapkan menjadi lebih efektif dan real-time.

Tak Hanya Gedung, Fasilitas Umum Ikut Dipasang

Tak berhenti di gedung bertingkat, Pemprov juga akan memperluas pemasangan CCTV ke berbagai fasilitas publik.

Mulai dari kantor kelurahan hingga titik-titik strategis lainnya akan dipasangi kamera pengawas.

“Kantor kelurahan dan fasilitas umum tetap akan kita pasang,” tegas Pramono.

Langkah ini sekaligus memperkuat konsep smart city di Jakarta. Dengan sistem CCTV terintegrasi, aparat dapat lebih cepat merespons kejadian kriminal, kecelakaan, hingga gangguan ketertiban.

Selain itu, data visual dari CCTV juga bisa dimanfaatkan untuk pengaturan lalu lintas dan pengawasan wilayah rawan.

Baca Juga :  Beasiswa Kemenag 2026: Ustaz dan Ustazah Bisa Kuliah Gratis Secara Online

Masalah Sampah Mulai Terurai

Di sisi lain, Pramono juga mengungkapkan perkembangan penanganan sampah di Jakarta.

Ia menyebut penumpukan sampah di sejumlah TPS mulai teratasi, terutama setelah pengoperasian zona 4A.

Beberapa titik yang sebelumnya menjadi sorotan, seperti kawasan Kramat Jati dan Pulogadung, kini berangsur normal.

Pemprov berharap pemilik gedung dan masyarakat mendukung kebijakan ini demi keamanan bersama.

Dengan sistem yang terintegrasi, Jakarta ditargetkan menjadi kota yang lebih aman, tertib, dan modern. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat
Pramono Siapkan Jalur Bawah Tanah Senayan, UMKM dan Pejalan Kaki Diuntungkan
PWI Jakut Gelar Sharing Session Jurnalistik, Perkuat Literasi Digital dan Tangkal Hoaks
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Senin 6 Juli 2026, Mayoritas Wilayah Cerah
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:21 WIB

Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:44 WIB

Pramono Siapkan Jalur Bawah Tanah Senayan, UMKM dan Pejalan Kaki Diuntungkan

Senin, 6 Juli 2026 - 13:21 WIB

PWI Jakut Gelar Sharing Session Jurnalistik, Perkuat Literasi Digital dan Tangkal Hoaks

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Senin, 6 Juli 2026 - 05:11 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Senin 6 Juli 2026, Mayoritas Wilayah Cerah

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB