TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Penemuan jasad pelajar di ujung muara Kaliadem, Kabupaten Tangerang, Banten, terus menguak fakta baru.
Polisi kini bergerak cepat dengan memeriksa sedikitnya delapan saksi guna membongkar penyebab kematian korban.
Kapolres Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, memastikan proses penyelidikan masih terus berjalan secara intensif.
Sejauh ini, tim Satreskrim Polresta Tangerang telah mengumpulkan keterangan dari delapan orang saksi yang diduga mengetahui peristiwa tersebut.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk menyusun kronologi kejadian secara utuh, termasuk menelusuri aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan tewas.
Dugaan Kuat Korban Tewas Akibat Kekerasan
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menemukan indikasi kuat adanya tindak kekerasan terhadap korban.
Hal ini diperkuat dengan luka serius di bagian dada kanan serta luka pada tangan korban yang diduga akibat benda tajam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Temuan tersebut mengarah pada dugaan bahwa korban tidak meninggal secara alami, melainkan menjadi korban aksi brutal.
Kaitan dengan Tawuran Masih Ditelusuri
Di sisi lain, polisi juga mendalami kemungkinan keterkaitan kasus ini dengan aksi tawuran yang sempat terjadi di wilayah tersebut.
Sejumlah barang bukti telah diamankan dan kini sedang dianalisis bersama keterangan saksi untuk mengungkap benang merah kejadian.
Selanjutnya, aparat tidak menutup kemungkinan adanya pelaku dalam kasus ini. Proses identifikasi pihak yang bertanggung jawab masih terus dilakukan.
Polisi menegaskan akan mengusut tuntas kasus ini hingga pelaku berhasil ditangkap.
Untuk mempercepat pengungkapan, polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini agar segera melapor.
Partisipasi warga dinilai penting untuk membantu mengungkap fakta sebenarnya di balik kematian pelajar tersebut. (red)
Editor : Hadwan



















