JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Cuaca di wilayah Jabodetabek pada Jumat (17/4/2026) diprediksi berubah cepat.
BMKG memperkirakan langit akan didominasi awan tebal hingga hujan dengan intensitas ringan sampai sedang di sejumlah daerah.
Pada pagi hingga menjelang siang, kondisi cuaca relatif bersahabat. Sebagian besar wilayah seperti Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi diperkirakan cerah berawan hingga berawan tebal.
Namun, situasi mulai berubah drastis memasuki siang hingga sore hari.
Hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Kota dan Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, Depok, Bogor, serta Kabupaten Bekasi.
Bahkan, wilayah Kabupaten Bogor diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Selain itu, BMKG juga mengingatkan potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang, terutama pada sore hingga malam hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi ini membuat masyarakat diminta lebih waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang bisa terjadi secara tiba-tiba.
Untuk suhu udara, kawasan Bogor berada di kisaran 20–28 derajat Celsius. Sementara itu, wilayah lain di Jabodetabek berkisar antara 24–30 derajat Celsius.
Tingkat kelembapan udara tergolong tinggi, mencapai 68 hingga 94 persen.
Di sisi lain, angin permukaan bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 5–20 km per jam, yang turut memengaruhi pembentukan awan hujan di wilayah tersebut.
Cuaca Kota Besar di Indonesia
Tak hanya Jabodetabek, sejumlah kota besar di Indonesia juga berpotensi mengalami cuaca serupa.
Wilayah seperti Bandung, Semarang, Yogyakarta, hingga Surabaya diprediksi diguyur hujan ringan hingga sedang pada siang hingga sore hari.
Sementara itu, di wilayah timur Indonesia seperti Makassar dan Jayapura, hujan juga berpotensi terjadi dengan intensitas bervariasi.
Dengan kondisi ini, masyarakat diimbau menyiapkan perlengkapan hujan sebelum beraktivitas.
Payung atau jas hujan menjadi perlengkapan wajib agar tetap aman dan nyaman sepanjang hari. (red)
Editor : Hadwan



















