Bareskrim Sikat Kurir 12 Kg Sabu di Bakauheni Jaringan Malaysia, Terendus dari X-Ray

Minggu, 19 April 2026 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka dan barang bukti sabu belasan kilogram hasil pengungkapan Bareskrim di Pelabuhan Bakauheni. (Posnews/Ist)

Tersangka dan barang bukti sabu belasan kilogram hasil pengungkapan Bareskrim di Pelabuhan Bakauheni. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri kembali menunjukkan taringnya.

Petugas berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu dalam jumlah besar di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Pengungkapan ini terjadi pada Sabtu, 18 April 2026, sekitar pukul 18.35 WIB. Aksi mencurigakan seorang penumpang langsung terbongkar saat melewati pemeriksaan X-ray di jalur pejalan kaki.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasilnya mengejutkan. Dalam sebuah tas hitam, petugas menemukan sabu seberat lebih dari 12 kilogram.

Barang Bukti Fantastis, Sabu Dikemas Rapi

Dari hasil penggeledahan, polisi mengamankan narkotika jenis sabu dengan berat bruto mencapai 12.263 gram.

Barang haram tersebut dikemas dalam plastik putih dan disamarkan dengan busa agar tidak terdeteksi.

Tak hanya itu, petugas juga menyita lima butir pil inex, satu unit handphone, KTP milik pelaku, serta uang tunai Rp2.096.000 dan 605 ringgit Malaysia.

Baca Juga :  Polri Resmi Bentuk Tim Transformasi, Dorong Reformasi dan Akuntabilitas Institusi

Pelaku yang diamankan diketahui bernama Rasad, warga Sampang, Jawa Timur. Ia tak berkutik saat petugas menemukan barang bukti di dalam tasnya.

Petugas langsung membawa tersangka ke pos pemeriksaan untuk menjalani interogasi awal.

Kronologi Terbongkar, Jejak dari Malaysia ke Lampung

Kasus ini terungkap saat tim Subdit 5 Dittipidnarkoba melakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan pelabuhan.

Awalnya, petugas mencurigai hasil pemindaian X-ray yang menunjukkan benda berbentuk kristal dalam tas pelaku. Setelah diperiksa manual, sabu dan inex langsung ditemukan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, terungkap bahwa sabu tersebut rencananya akan dibawa ke Surabaya.

Barang haram itu diduga diambil dari sebuah rumah kosong di wilayah Klang, Selangor, Malaysia. Pelaku mengaku diarahkan oleh seseorang bernama Rizki melalui nomor ponsel Malaysia.

Modus Berlapis, Jalur Panjang Antarnegara

Perjalanan pelaku terbilang berliku. Ia berangkat dari Malaysia menuju Indonesia melalui Tanjung Balai menggunakan speedboat.

Baca Juga :  Lima Jasad Satu Keluarga Ditemukan Terkubur di Gudang Rumah H. Sahroni

Selanjutnya, pelaku melanjutkan perjalanan menggunakan travel ke Pekanbaru, lalu naik bus menuju Bandar Lampung, hingga akhirnya naik ojek ke Pelabuhan Bakauheni.

Namun, upaya tersebut gagal total setelah petugas mencium gelagat mencurigakan saat pemeriksaan X-ray.

Pelaku diketahui hanya berperan sebagai kurir. Ia dijanjikan bayaran Rp3 juta sebagai ongkos jalan dan tambahan Rp20 juta jika barang berhasil sampai tujuan.

Bareskrim Kembangkan Jaringan

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, menegaskan pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini.

Langkah selanjutnya, penyidik akan menelusuri jaringan hingga ke Jawa Timur, melakukan koordinasi dengan laboratorium forensik, serta menggelar perkara untuk pengembangan lebih lanjut.

Kasus ini menjadi bukti bahwa jalur laut masih menjadi incaran sindikat narkoba internasional.

Namun, aparat memastikan pengawasan akan terus diperketat untuk menutup celah penyelundupan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mutasi Besar Polri Juli 2026: Kapolri Rotasi 146 Perwira, Banyak Kapolres dan Pati Berganti
Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari, Jakarta Barat hingga Bekasi Berganti Pimpinan
Putusan MK Soal MBG: Anggaran Pendidikan Tidak Boleh Dikurangi Meski APBN Terbatas
Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah
Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga
Pegawai KPK Jadi Tersangka, Diduga Bocorkan Kasus Bupati Pemalang
Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 81,5 Persen, Penegakan Hukum Jadi Faktor Terkuat
Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:09 WIB

Mutasi Besar Polri Juli 2026: Kapolri Rotasi 146 Perwira, Banyak Kapolres dan Pati Berganti

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:00 WIB

Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari, Jakarta Barat hingga Bekasi Berganti Pimpinan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:38 WIB

Putusan MK Soal MBG: Anggaran Pendidikan Tidak Boleh Dikurangi Meski APBN Terbatas

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WIB

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:44 WIB

Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga

Berita Terbaru

Tragedi kematian massal satwa liar. Otoritas Kenya mencurigai racun sianida pada buah tomat di perbatasan Taman Nasional Amboseli sebagai pemicu kematian 15 gajah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Racun Sianida pada Tomat Diduga Tewaskan 15 Gajah di Kenya

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:14 WIB

Langkah taktis raksasa semikonduktor. Intel mengonfirmasi kembalinya fitur Hyper-Threading mulai prosesor server Xeon 8 Coral Rapids. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Intel Resmi Menghidupkan Kembali Teknologi Hyper-Threading

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:00 WIB

Kartu grafis termahal buatan ASUS. ROG Astral GeForce RTX 5090 Edition 20 mengusung layar AMOLED melengkung, pendingin quad-fan, dan sentuhan warna emas. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS Resmi Meluncurkan ROG Astral RTX 5090 Edition 20

Jumat, 31 Jul 2026 - 14:00 WIB