Ricuh Kantor Leasing Cakung, Warga Mengamuk Usai Aksi Matel

Rabu, 22 April 2026 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Debt Collector menarik paksa sepeda motor. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Debt Collector menarik paksa sepeda motor. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ketegangan sempat terjadi di Cakung, Jakarta Timur. Aksi penarikan motor oleh debt collector berujung bentrokan panas antara warga dan kelompok mata elang (matel), Selasa (21/4/2026) sore.

Situasi sempat memanas, namun polisi memastikan tidak ada korban jiwa.

Insiden bermula ketika seorang warga—yang bukan berdomisili di Cakung—kehilangan motornya setelah ditarik paksa oleh matel.

Tak terima, korban langsung menghubungi rekan-rekannya.

Tak butuh waktu lama, sekelompok orang mendatangi kantor leasing di kawasan tersebut. Emosi meledak. Adu mulut berubah jadi bentrokan fisik.

“Diduga karena kesal, mereka mendatangi kantor matel. Kebetulan lokasinya ada di wilayah kami,” tegas Kapolsek Cakung AKP Andre Tri Putra.

Baca Juga :  Pemerintah Atur Takbiran Berbarengan Nyepi, Sound System Dibatasi di Bali

Bentrokan Singkat, Situasi Nyaris Tak Terkendali

Keributan pecah sekitar pukul 16.25 WIB. Massa dan pihak matel sempat saling serang. Suasana mencekam, warga sekitar panik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, bentrokan berlangsung singkat—sekitar 5 hingga 10 menit. Polisi bergerak cepat sebelum situasi berubah jadi chaos.

“Tidak ada korban. Kejadian cepat, langsung kami kendalikan,” ujar Andre.

Begitu menerima laporan, polisi langsung mengerahkan seluruh personel melalui skema Panggilan Luar Biasa (PLB).

Petugas menyisir lokasi, membubarkan massa, dan mencegah eskalasi.

Aparat juga mengumpulkan pihak-pihak yang terlibat untuk meredam konflik. Setelah intervensi cepat, situasi berangsur kondusif.

“Anggota kami langsung halau massa dan amankan lokasi agar tidak meluas,” jelasnya.

Baca Juga :  Kronologis dan Detik-Detik Penangkapan HD, Penembak Pengacara WA di Jakarta Pusat

Kantor Matel Siap Tempuh Jalur Hukum

Meski kondisi sudah terkendali, aparat masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi bentrokan susulan.

Sementara itu, pihak leasing dikabarkan akan melaporkan kejadian ini ke polisi.

Menariknya, polisi belum memastikan lokasi awal penarikan kendaraan yang memicu kericuhan. Namun fokus pengamanan tetap di kantor matel yang jadi titik ledakan konflik.

Polisi mengingatkan masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan segera melapor jika terjadi sengketa penarikan kendaraan.

Situasi kini dinyatakan aman. Namun, bara konflik sosial akibat praktik penarikan kendaraan paksa kembali jadi sorotan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Panitia SNPMB Ungkap Joki dan Alat Curang di UTBK, Peserta Diimbau Jujur
Trump Ulur Gencatan Senjata Iran atas Permintaan Pakistan
Tahanan WNA Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Imigrasi Depok, Diduga Depresi
UU PPRT Disahkan, Eksploitasi Pekerja Rumah Tangga Terancam Sanksi
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Jakarta dan Sekitarnya Diguyur Hujan
Akhir Era Pasifisme: Jepang Resmikan Ekspor Senjata Mematikan guna Perkuat Industri Pertahanan
Bangunan Ambruk di Tugu Selatan Koja, Wanita 50 Tahun Tewas Tertimbun Reruntuhan
Pelaku Copet iPhone Dikalungi Tulisan “Saya Copet” di Arak Keliling Tanah Abang

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 09:45 WIB

Ricuh Kantor Leasing Cakung, Warga Mengamuk Usai Aksi Matel

Rabu, 22 April 2026 - 09:17 WIB

Panitia SNPMB Ungkap Joki dan Alat Curang di UTBK, Peserta Diimbau Jujur

Rabu, 22 April 2026 - 08:53 WIB

Trump Ulur Gencatan Senjata Iran atas Permintaan Pakistan

Rabu, 22 April 2026 - 08:30 WIB

Tahanan WNA Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Imigrasi Depok, Diduga Depresi

Rabu, 22 April 2026 - 08:10 WIB

UU PPRT Disahkan, Eksploitasi Pekerja Rumah Tangga Terancam Sanksi

Berita Terbaru

Diplomasi di bawah bayang-bayang blokade. Presiden Donald Trump menyetujui perpanjangan gencatan senjata dengan Iran guna menunggu proposal perdamaian tunggal, namun militer AS tetap menutup rapat akses pelabuhan Teheran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Ulur Gencatan Senjata Iran atas Permintaan Pakistan

Rabu, 22 Apr 2026 - 08:53 WIB