Hilang Sepekan, Siswa SMK Lampung Tewas di Kebun Sawit – Polisi Duga Pembunuhan Sadis

Minggu, 14 Desember 2025 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian melakukan olah TKP kasus kematian pelajar SMK Lampung. (Posnews/Polres Tulang Bawang)

Petugas kepolisian melakukan olah TKP kasus kematian pelajar SMK Lampung. (Posnews/Polres Tulang Bawang)

LAMPUNG, POSNEWS.CO.ID – Kasus kematian sadis siswa SMK di Lampung yang sempat menggegerkan publik terus didalami pihak kepolisian.

Polisi kini mengusut dugaan pembunuhan terhadap RD, pelajar yang hilang sepekan dan akhirnya ditemukan tewas di kebun sawit wilayah Tulang Bawang.

Jasad RD ditemukan Kamis (11/12/2025) dalam kondisi mengenaskan. Polisi menilai ada upaya menghilangkan jejak kejahatan di lokasi penemuan.

Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Noviarif Kurniawan menegaskan, sejumlah temuan di TKP mengarah pada tindak pidana pembunuhan.

Baca Juga :  Percobaan Pembunuhan Donald Trump: Cole Tomas Allen Terancam Penjara Seumur Hidup

“Kami menduga ini pembunuhan. Di TKP terdapat hal mencurigakan, salah satunya jasad korban sengaja ditutupi pelepah sawit,” kata AKP Noviarif, Minggu (14/12/2025).

Namun demikian, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian. Pasalnya, saat ditemukan, kondisi jasad RD tinggal tulang belulang, sehingga tanda kekerasan tidak terlihat jelas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada atau tidaknya luka belum bisa kami pastikan karena kondisinya sudah tersisa tulang. Kami menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian,” tegas Noviarif.

Baca Juga :  Polres Tanggamus Grebek Balap Liar, 27 Motor Disita dan 50 Pemuda Diamankan

Sebelumnya, RD dilaporkan hilang selama satu pekan. Pencarian akhirnya berujung duka setelah korban ditemukan tak bernyawa di area perkebunan sawit.

Penyelidikan intensif terus berjalan. Polisi saat ini mengumpulkan keterangan saksi, mengamankan barang bukti, dan menelusuri jejak terakhir korban sebelum hilang.

Polisi mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan memberikan informasi jika mengetahui hal mencurigakan terkait kasus ini.

Perkembangan terbaru akan disampaikan setelah hasil autopsi resmi keluar. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB