Buronan KKB TJ Dibekuk, Sempat Dilumpuhkan Saat Melawan Petugas

Minggu, 26 April 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satgas Damai Cartenz mengamankan anggota KKB yang ditembak di kaki setelah mencoba kabur saat penangkapan di Mimika Papua. (Posnews/Ist)

Petugas Satgas Damai Cartenz mengamankan anggota KKB yang ditembak di kaki setelah mencoba kabur saat penangkapan di Mimika Papua. (Posnews/Ist)

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 akhirnya membekuk anggota KKB buronan, TJ alias K alias AW, di wilayah SP 2, Kabupaten Mimika, Minggu (26/4/2026) pagi.

Pelaku yang masuk daftar DPO ini terlibat kasus penembakan warga sipil hingga tewas.

Penangkapan berlangsung tegang. Saat tim hendak menyergap, TJ justru melawan dan kabur ke arah hutan. Aparat tak tinggal diam, pengejaran langsung dilakukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena terus melawan, petugas terpaksa melumpuhkan pelaku dengan tembakan terukur yang mengenai kaki kiri.

“Pelaku mencoba kabur dan melawan, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur,” ujar Kasatgas Humas Kombes Pol Yusuf Sutejo.

Baca Juga :  Komandan KKB Lipet Sobolim Tewas Ditembak di Yahukimo, Satgas Tegaskan Aksi Terukur

Setelah roboh, pelaku langsung digiring dan dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan medis sebelum diperiksa lebih lanjut.

Terlibat Pembunuhan Warga

Diketahui, TJ merupakan buronan kasus penembakan terhadap warga sipil Ahmad Gunawan di Kabupaten Puncak Jaya pada 12 Februari 2026. Aksi brutal itu menewaskan korban di lokasi.

Lebih jauh, polisi mengungkap TJ adalah bagian dari KKB Mewoluk pimpinan Ternus Enumbi.

Kelompok ini dikenal licin, sering berpindah-pindah dari Puncak Jaya, Beoga, Intan Jaya hingga Mimika untuk menghindari kejaran aparat.

Baca Juga :  Aparat Tangkap Otak Perampasan Senjata di Tembagapura, 2 Tewas Serangan Brutal KKB

Aparat Tegas, KKB Diburu Habis

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani menegaskan, aparat tidak akan memberi ruang bagi pelaku kekerasan bersenjata.

“Ini bukti keseriusan kami. Pelaku kejahatan bersenjata pasti kami kejar dan proses hukum,” tegasnya.

Sementara itu, polisi juga meminta warga tetap tenang dan tidak terprovokasi informasi liar. Aparat terus menggencarkan operasi untuk mempersempit pergerakan KKB di Papua.

Singkatnya, satu buronan tumbang. Perburuan belum berhenti. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Maut Kebon Jeruk Demi Eksistensi di Medsos, 19 Orang Diamankan
Polisi Pantau Pergerakan Pelajar di Jakut, Antisipasi Ikut Demo di Pusat Kota
Mahasiswa Gagal Long March ke Bundaran HI, Demo di Sudirman Diadang Aparat
Dapur Nelayan Terancam Cuaca Buruk, Kapolda Bengkulu Sigap Turun ke Lapangan
Polri dan Tiongkok Perkuat Aliansi Bongkar Clandestine Lab 1,2 Ton Sabu di Aceh
Viral Warga Ambil Besi Proyek Jembatan Rusun, Begini Penjelasan Polsek Cilincing
Sopir Maxim Dibacok Penumpang hingga 22 Jahitan, Begini Kronologinya
14.324 Personel Siaga Amankan Demo 28 Oktober, Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Tawuran Maut Kebon Jeruk Demi Eksistensi di Medsos, 19 Orang Diamankan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Polisi Pantau Pergerakan Pelajar di Jakut, Antisipasi Ikut Demo di Pusat Kota

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Mahasiswa Gagal Long March ke Bundaran HI, Demo di Sudirman Diadang Aparat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Dapur Nelayan Terancam Cuaca Buruk, Kapolda Bengkulu Sigap Turun ke Lapangan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Viral Warga Ambil Besi Proyek Jembatan Rusun, Begini Penjelasan Polsek Cilincing

Berita Terbaru