Banjir Jakarta Tak Bisa Sporadis, Pramono Anung Kerahkan 1.200 Pompa Air

Senin, 12 Januari 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
(Posnews/Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan penanganan banjir Jakarta tidak bisa dilakukan setengah-setengah.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memilih langkah terencana dan berlapis, mulai dari jangka pendek hingga menengah, untuk menekan dampak banjir yang kerap melanda Ibu Kota.

Pramono menyampaikan hal itu saat meninjau wilayah Jakarta Timur, Senin (12/1/2026), di tengah hujan deras yang memicu genangan di sejumlah titik Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penanganan banjir di Jakarta tidak bisa sporadis. Harus ada langkah jangka pendek dan menengah. Kalau jangka panjang, itu butuh waktu sangat lama,” tegas Pramono.

1.200 Pompa Disiagakan, Genangan Dikejar Cepat Surut

Sebagai langkah cepat, Pemprov DKI Jakarta mengerahkan total 1.200 pompa air untuk mempercepat penyedotan genangan.

Baca Juga :  Banjir Jakarta, Kali Ciliwung Meluap - 20 RT Terendam Hingga 1,2 Meter

Ribuan pompa itu tersebar di titik-titik rawan banjir.

Menurut Pramono, armada tersebut terdiri dari 600 pompa portabel dan 600 pompa mobile yang siap bergerak begitu laporan genangan masuk dari warga maupun petugas lapangan.

“Sekarang semuanya kami siagakan. Begitu ada laporan genangan, pompa langsung bekerja,” ujarnya.

Curah Hujan Tinggi, Pemprov Klaim Respons Lebih Cepat

Pramono mengakui curah hujan belakangan ini cukup tinggi dan berpotensi menimbulkan genangan luas.

Namun, ia menilai kesiapsiagaan pompa membuat kondisi jauh lebih terkendali dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau hujan seperti sekarang ini terjadi dulu, genangan pasti ada di mana-mana. Sekarang lebih cepat surut karena pompa langsung kita maksimalkan,” katanya.

Baca Juga :  Naik Transjakarta Saat Ramadan? Siap-Siap Dapat Takjil Gratis di 14 Koridor

Ia mencontohkan kawasan Ancol, yang sempat mengalami kenaikan muka air. Menurutnya, petugas langsung mengaktifkan pompa sehingga genangan tidak meluas.

Fokus Jangka Pendek, Banjir Tak Dibiarkan Berlarut

Pemprov DKI Jakarta, lanjut Pramono, saat ini memprioritaskan penanganan jangka pendek dan menengah agar banjir tidak berlarut-larut dan mengganggu aktivitas warga.

Langkah ini sekaligus menjadi respons cepat menghadapi musim hujan ekstrem yang diprediksi masih akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan.

Dengan kesiapsiagaan pompa dan personel, Pramono memastikan Pemprov DKI tidak tinggal diam menghadapi banjir, sembari terus menyiapkan solusi lanjutan agar dampak banjir di Jakarta bisa ditekan secara signifikan.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB