Kasus Daycare Little Aresha: 53 Bayi Diduga Dianiaya, DP3AP2 DIY Beri Trauma Healing

Senin, 27 April 2026 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pendampingan psikologis anak korban kekerasan di daycare Yogyakarta. (Posnews/X)

Pendampingan psikologis anak korban kekerasan di daycare Yogyakarta. (Posnews/X)

YOGYAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha, Kota Yogyakarta, memicu perhatian serius.

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY langsung bergerak memberikan pendampingan psikologis kepada para korban.

Kepala DP3AP2 DIY, Erlina Sumardi, menegaskan pihaknya telah memberikan layanan psikososial terpadu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendampingan ini menyasar anak-anak korban sekaligus keluarga untuk mempercepat pemulihan trauma.

“Pendampingan terus kami lakukan bersama lintas lembaga untuk memastikan kondisi psikologis anak pulih,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).

Kolaborasi Lintas Lembaga dan Kawal Proses Hukum

Selanjutnya, DP3AP2 DIY menggandeng berbagai pihak, mulai dari DP3AP2KB Kota Yogyakarta, KPAI, hingga lembaga perlindungan korban.

Mereka juga berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban untuk mengawal proses hukum.

Baca Juga :  Buronan Narkoba 2 Wanita Diburu, Polisi Ungkap Peran Licin di Balik Layar

DP3AP2 DIY menegaskan akan terus mendorong penegakan hukum agar seluruh pihak yang terlibat diproses sesuai aturan.

Fakta Mengejutkan: 53 Anak Jadi Korban

Sementara itu, Polresta Yogyakarta mengungkap fakta mengejutkan. Sebanyak 53 anak terverifikasi menjadi korban kekerasan fisik dan verbal dari total 103 anak yang pernah dititipkan.

Kasat Reskrim, Rizky Adrian, menyebut korban didominasi bayi hingga balita usia 0–2 tahun. Ia menilai kekerasan diduga berlangsung lama karena pengasuh telah bekerja lebih dari setahun.

Polisi kini melakukan pemeriksaan intensif terhadap para terlapor.

Kondisi Daycare Memprihatinkan

Tak hanya kekerasan, kondisi daycare juga memicu keprihatinan. Tiga kamar berukuran 3×3 meter diisi hingga 20 anak per ruangan.

Baca Juga :  Cuaca Jakarta Hari Ini 8 Agustus 2025: BMKG Prakirakan Hujan Guyur Wilayah Jakarta pada Malam Hari

Akibatnya, anak-anak diduga mengalami penelantaran. Bahkan, ditemukan praktik pengikatan tangan dan kaki, serta anak muntah yang dibiarkan tanpa penanganan.

Hasil pemeriksaan medis mengungkap luka serius pada tubuh korban. Mulai dari kulit melepuh, bekas cubitan, cakaran, hingga luka di punggung dan bibir.

Lebih parah lagi, mayoritas anak terindikasi menderita pneumonia atau infeksi paru-paru, diduga akibat kondisi lingkungan yang tidak layak.

Oleh karena itu, DP3AP2 DIY langsung mengevaluasi sistem pengawasan dan perizinan daycare. Langkah ini diambil untuk mencegah kasus serupa terulang.

Selain itu, masyarakat diminta aktif melapor jika menemukan indikasi kekerasan terhadap anak di lingkungan sekitar. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Percobaan Penculikan Lansia di PIK, Pelaku Masih Diburu
Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib
Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 08:35 WIB

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Senin, 15 Juni 2026 - 07:22 WIB

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Percobaan Penculikan Lansia di PIK, Pelaku Masih Diburu

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:04 WIB

Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:46 WIB

Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Berita Terbaru

Tandukan dramatis Daichi Kamada pada menit-menit akhir menyelamatkan Jepang dari kekalahan saat menghadapi Belanda pada laga pembuka Piala Dunia. Dok: (AP Photo/Julio Cortez)

SPORT

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Senin, 15 Jun 2026 - 08:35 WIB