Polisi Bongkar Gudang Bawang Ilegal, Perputaran Uang Tembus Rp24,96 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat gabungan memusnahkan ribuan kilogram bawang impor ilegal asal Malaysia hasil sitaan penyelundupan di Kalimantan Barat. (Posnews/Ist)

Aparat gabungan memusnahkan ribuan kilogram bawang impor ilegal asal Malaysia hasil sitaan penyelundupan di Kalimantan Barat. (Posnews/Ist)

PONTIANAK, POSNEWS.CO.ID – Aparat gabungan memusnahkan belasan ton bawang impor ilegal yang diduga diselundupkan dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur tikus di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.

Pemusnahan dilakukan sebagai langkah tegas memberantas perdagangan ilegal yang merugikan negara sekaligus membahayakan masyarakat, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan itu melibatkan sejumlah instansi, mulai dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Bareskrim Polri, Bea Cukai Kalbar, Barantin, hingga Polda Kalimantan Barat.

Turut hadir Sesjampidum Kejagung Agus Sahat Lumban Gaol, Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri, Kombes Pol Derry Agung Wijaya, serta Kajati Kalbar Emilwan Ridwan.

Gudang Bawang Ilegal Digerebek

Kasus ini terbongkar setelah Satgas Gakkum Lundup menerima laporan soal peredaran bawang impor ilegal asal Malaysia.

Petugas kemudian bergerak melakukan penyelidikan dan menggerebek dua gudang penyimpanan bawang ilegal di Kalimantan Barat.

Baca Juga :  Proteksionisme Baru: Mengapa Negara Maju Mulai Meninggalkan Narasi Perdagangan Bebas?

Dari hasil pemeriksaan, bawang tersebut diduga masuk tanpa dokumen resmi, baik dokumen karantina, izin impor, maupun dokumen perdagangan yang sah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seluruh barang bukti langsung disita untuk kepentingan penyidikan.

Hasil penyelidikan sementara mengungkap praktik penyelundupan itu diduga sudah berjalan sekitar satu tahun.

Setiap pekan, pelaku diduga memasok sekitar delapan ton bawang impor ilegal dari Malaysia ke Indonesia.

Dari bisnis haram tersebut, nilai perputaran uang diperkirakan mencapai Rp24,96 miliar per tahun.

Belasan Ton Bawang Dimusnahkan

Dalam pemusnahan itu, aparat menghancurkan ribuan kilogram bawang ilegal yang terdiri dari:

  • 9.680 kilogram bawang putih
  • 7.340 kilogram bawang bombai
  • 2.193 kilogram bawang merah
  • 1.719 kilogram bawang beri
Baca Juga :  Pusat Studi HAM Unika Santu Paulus Ruteng Diresmikan, Perkuat Pengabdian dan Kesadaran HAM

Kombes Pol Derry Agung Wijaya, menegaskan Polri akan terus memburu pelaku penyelundupan dan perdagangan ilegal.

“Penindakan ini merupakan bentuk komitmen Polri menjaga tata niaga yang sehat dan melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal,” tegas Derry.

Polisi Perketat Jalur Tikus Perbatasan

Menurut Derry, pemusnahan dilakukan karena bawang impor ilegal tersebut mudah rusak dan berisiko membahayakan kesehatan jika kembali beredar di pasaran.

Para pelaku juga dijerat sejumlah pasal terkait hortikultura, perdagangan, karantina, perlindungan konsumen, hingga KUHP.

Selain itu, Polri memastikan pengawasan jalur tikus di wilayah perbatasan akan diperketat untuk menutup masuknya barang impor ilegal ke Indonesia. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menteri HAM Dorong Penghapusan Jejak Digital bagi Terdakwa Tak Bersalah
Solidaritas di Beijing: China dan Rusia Kecam Kebijakan Rudal Trump
Senator Republik Ragu Dukung Dana Keamanan $1 Miliar
Dugaan Cabul Pelatih Sepatu Roda di Tangsel Terungkap dari Chat Korban
AS Dakwa Mantan Presiden Kuba Raul Castro Atas Penembakan Pesawat Sipil
Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi
Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan
Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:10 WIB

Menteri HAM Dorong Penghapusan Jejak Digital bagi Terdakwa Tak Bersalah

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:30 WIB

Solidaritas di Beijing: China dan Rusia Kecam Kebijakan Rudal Trump

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:57 WIB

Senator Republik Ragu Dukung Dana Keamanan $1 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:23 WIB

Polisi Bongkar Gudang Bawang Ilegal, Perputaran Uang Tembus Rp24,96 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:06 WIB

Dugaan Cabul Pelatih Sepatu Roda di Tangsel Terungkap dari Chat Korban

Berita Terbaru

Penyelarasan kekuatan baru. Presiden Vladimir Putin dan Presiden Xi Jinping bertemu di Beijing untuk mengecam rencana perisai rudal

INTERNASIONAL

Solidaritas di Beijing: China dan Rusia Kecam Kebijakan Rudal Trump

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:30 WIB

Ketegangan di Senat. Anggota parlemen dari Partai Republik menunda proposal dana keamanan $1 miliar untuk Gedung Putih, sementara faksi Demokrat berupaya menjegal rencana kompensasi bagi sekutu politik Presiden Donald Trump. Dok: Reuters/Jonathan Ernst.

INTERNASIONAL

Senator Republik Ragu Dukung Dana Keamanan $1 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:57 WIB