Majelis Taklim di Ciawi Bogor Terbakar, Diduga Dipicu HP Meledak saat Dicas

Senin, 6 Juli 2026 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Damkar Kabupaten Bogor memadamkan kebakaran majelis taklim di kompleks pesantren Jambu Luwuk, Ciawi, yang diduga dipicu korsleting listrik saat ponsel diisi daya. (Posnews/Damkar Kabupaten Bogor)

Petugas Damkar Kabupaten Bogor memadamkan kebakaran majelis taklim di kompleks pesantren Jambu Luwuk, Ciawi, yang diduga dipicu korsleting listrik saat ponsel diisi daya. (Posnews/Damkar Kabupaten Bogor)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Kebakaran melanda sebuah majelis taklim (kobong) di kompleks pesantren, Kampung Jambu Luwuk, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Minggu (5/7/2026) malam.

Warga sempat panik setelah mendengar suara ledakan dari dalam bangunan sebelum api membesar dan melahap dua lantai majelis.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor Yudi Santosa mengatakan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik setelah sebuah telepon genggam yang sedang diisi daya meledak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Objek yang terbakar majelis taklim atau kobong. Penyebab kebakaran diduga korsleting listrik. Korban nihil, sedangkan nilai kerugian masih dalam pendataan,” kata Yudi, Senin (6/7/2026).

Baca Juga :  KPK Periksa Wabup Kolaka Timur Yosep Sahaka Terkait Korupsi RSUD Rp126 Miliar

Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 20.06 WIB. Sebelum api membesar, warga mengaku mendengar suara ledakan dari dalam bangunan.

Menurut Yudi, ledakan diduga berasal dari handphone yang sedang diisi daya dan ditinggal pemiliknya mengikuti pengajian.

Api kemudian cepat membesar dari lantai satu ke lantai dua dan menghanguskan bangunan seluas sekitar 100 meter persegi.

Khawatir api merembet ke rumah-rumah di sekitar pesantren, warga segera menghubungi Pos Damkar Sektor Ciawi untuk meminta bantuan.

Api Padam Setelah Dua Jam

Damkar Kabupaten Bogor mengerahkan dua unit mobil pemadam ke lokasi.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Gelar Pendampingan Psikososial untuk Keluarga dan Masyarakat Pasca Aksi Massa

Petugas sempat menghadapi kemacetan dan akses jalan yang sempit, namun berhasil mengendalikan kobaran api sekitar dua jam kemudian.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, petugas masih melakukan pendataan kerugian dan memastikan penyebab pasti kebakaran melalui penyelidikan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat mengisi daya perangkat elektronik.

Hindari meninggalkan ponsel yang sedang dicas tanpa pengawasan dan gunakan perangkat pengisi daya yang memenuhi standar keselamatan untuk mengurangi risiko korsleting maupun kebakaran. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Kekerasan OPM/KKB di Yahukimo Mengerikan, 3 Warga Sipil Tewas
Tragedi Ledakan Rumah Medan: Korban Terakhir Ditemukan, 3 Orang Tewas
Brigpol Fredi Lukas Awes Tewas Diserang OTK di Yahukimo, Pelaku Diburu
Emas Rp90 Juta Dicuri, Pasutri di Ubud Gunakan Uangnya Operasi Plastik
Detik-Detik Ledakan Gas Runtuhkan Bangunan di Medan, 1 Tewas 2 Tertimbun
Kronologi Pengusaha Jakarta Tembak Sekuriti dan WNA di Bar Canggu Bali
Kebakaran Kandang Ayam di Tulungagung, 3.100 Ekor Mati Terpanggang
Dua Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat, 18 Orang Masih Dicari Tim SAR

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:05 WIB

Aksi Kekerasan OPM/KKB di Yahukimo Mengerikan, 3 Warga Sipil Tewas

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:40 WIB

Tragedi Ledakan Rumah Medan: Korban Terakhir Ditemukan, 3 Orang Tewas

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:26 WIB

Brigpol Fredi Lukas Awes Tewas Diserang OTK di Yahukimo, Pelaku Diburu

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:27 WIB

Emas Rp90 Juta Dicuri, Pasutri di Ubud Gunakan Uangnya Operasi Plastik

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:20 WIB

Detik-Detik Ledakan Gas Runtuhkan Bangunan di Medan, 1 Tewas 2 Tertimbun

Berita Terbaru