Tiga Terduga Penyerang Polisi di Katingan Dibekuk, Penyidik Dalami Peran Pelaku

Senin, 6 Juli 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, tersangka di borgol polisi. (Posnews/Net)

Ilustrasi, tersangka di borgol polisi. (Posnews/Net)

KATINGAN, POSNEWS.CO.ID – Kepolisian terus memburu pelaku penyerangan yang menewaskan tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan saat menggerebek jaringan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Terbaru, polisi menangkap tiga pria yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono mengatakan ketiga terduga pelaku berinisial R, S, dan N ditangkap di wilayah Katingan Tengah setelah melalui serangkaian penyelidikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“(Ditangkap) S, N, R sekitar Katingan Tengah,” kata Dodik, Senin (6/7/2026).

Baca Juga :  Polisi Gagalkan Penyelundupan 82 Ribu KL Solar di Banyuasin, Dua Kapal Disita

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ketiganya diduga menyerang petugas menggunakan senjata tajam jenis parang saat operasi pemberantasan narkoba berlangsung.

“Menyerang dengan parang dan turut serta,” ujar Dodik.

Meski demikian, penyidik masih mendalami peran masing-masing terduga pelaku. Polisi juga memastikan proses hukum akan terus berjalan hingga seluruh pihak yang terlibat berhasil diungkap.

“Ada yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, ada yang masih dalam pendalaman,” tegas Dodik.

Tiga Anggota Polri Gugur Saat Operasi Narkoba

Peristiwa berdarah itu terjadi saat personel Satresnarkoba Polres Katingan menggerebek jaringan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei.

Baca Juga :  Longsor Bandung Barat: 30 Rumah Tertimbun, 6 Warga Tewas

Dalam operasi tersebut, petugas diduga mendapat perlawanan hingga tiga anggota Polri gugur saat menjalankan tugas.

Ketiga personel yang gugur ialah Aiptu Sumaryanto, Aipda Yudhie Perdana Putra, dan Bripda Nopandri Ramadhana.

Polisi menduga penyerangan dilakukan oleh jaringan bandar narkoba yang berupaya menggagalkan operasi penegakan hukum.

Hingga kini, penyidik masih memburu pelaku lain dan menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain untuk mengungkap kasus ini secara menyeluruh. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Bocah di Dairi Diduga Disiksa Pengasuh, Kepala Luka Parah, Pelaku Diciduk
Datang Membawa Bantuan, Ahmad Zaki Pergi untuk Selamanya di Tanah Flores
Karhutla Menggila, ISPA Melonjak 78 Persen, 314 Nakes Diterjunkan
Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman
2,6 Ton Sabu Cair Nyaris Jadi 2,8 Juta Vape! Sindikat Narkoba Dibungkam di Kepri
Lima Tersangka Pembunuhan Bripka Fredy Awes, 2 Tewas Ditembak Polisi Saat Kabur
Ditembaki dari Ketinggian di Tolikara, Bripda Jhon Galu Terluka
Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 83 Orang, Stok Makanan Pengungsi Menipis

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Dua Bocah di Dairi Diduga Disiksa Pengasuh, Kepala Luka Parah, Pelaku Diciduk

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Datang Membawa Bantuan, Ahmad Zaki Pergi untuk Selamanya di Tanah Flores

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Karhutla Menggila, ISPA Melonjak 78 Persen, 314 Nakes Diterjunkan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:32 WIB

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:09 WIB

2,6 Ton Sabu Cair Nyaris Jadi 2,8 Juta Vape! Sindikat Narkoba Dibungkam di Kepri

Berita Terbaru

Serangan drone Ukraina menewaskan sedikitnya 10 orang di Rusia dan wilayah pendudukan Rusia, termasuk gudang milik peritel daring Ozon dan fasilitas industri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Drone Ukraina Tewaskan 10 Orang di Rusia

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:30 WIB

Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengumumkan tarif balasan terhadap produk baja dan elektronik Amerika Serikat setelah negosiasi perdagangan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Balas Tarif AS dengan Pajak Impor Baja dan Elektronik

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:00 WIB

Iran mengecam rencana Amerika Serikat menjatuhkan sanksi ekonomi baru yang memicu kelumpuhan lalu lintas minyak di Selat Hormuz dan memperparah krisis kawasan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Kecam Rencana Sanksi Baru Amerika Serikat

Minggu, 23 Agu 2026 - 16:33 WIB

Israel menyampaikan kekhawatiran keamanan serius kepada Gedung Putih terkait draf kesepakatan pelucutan senjata Hamas, menolak penarikan pasukan dari Gaza sebelum proses demiliterisasi penuh terjadi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Israel Sampaikan Kekhawatiran Keamanan Terkait Hamas

Minggu, 23 Agu 2026 - 16:00 WIB

 Korea Utara mengecam keras rencana kenaikan anggaran pertahanan Jepang sebesar 8,9 triliun yen dan menganggapnya sebagai bentuk persiapan perang agresi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Korea Utara Kecam Rencana Peningkatan Anggaran Pertahanan

Minggu, 23 Agu 2026 - 15:25 WIB