Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menunjukkan barang bukti cairan THC, cartridge vape, ganja, dan narkotika lain hasil pengungkapan jaringan narkoba internasional yang beroperasi di Bali. (Posnews/Polres Bandara Sotta)

Polisi menunjukkan barang bukti cairan THC, cartridge vape, ganja, dan narkotika lain hasil pengungkapan jaringan narkoba internasional yang beroperasi di Bali. (Posnews/Polres Bandara Sotta)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aparat kepolisian membongkar jaringan narkoba internasional yang memproduksi sekaligus mengedarkan vape berisi tetrahydrocannabinol (THC), zat psikoaktif utama dalam ganja.

Pengungkapan ini mengungkap praktik home industry ilegal di Bali dengan potensi omzet mencapai Rp300 miliar sejak beroperasi pada 2023.

Dalam operasi tersebut, polisi menangkap tiga warga negara asing (WNA), yakni seorang warga negara Amerika Serikat berinisial BSM serta dua warga negara Tunisia, GNH dan AEP.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berawal dari Penangkapan di Bandara Soekarno-Hatta

Kasus ini bermula saat Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta menangkap BSM di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 13 April 2026.

Pengembangan penyidikan kemudian mengarah ke sebuah vila di Kabupaten Badung, Bali, yang dijadikan lokasi produksi vape THC.

Selanjutnya, polisi menangkap GNH dan AEP di Kediri, Kabupaten Tabanan, pada 20 April 2026.

Baca Juga :  Kronologis dan Detik-Detik Penangkapan HD, Penembak Pengacara WA di Jakarta Pusat

Penyidik menduga GNH berperan sebagai bandar, sedangkan AEP mengantarkan narkotika kepada pembeli di wilayah Bali.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol. Wisnu Wardana, menegaskan pengungkapan kasus ini merupakan hasil sinergi kepolisian dengan Bea Cukai dan instansi terkait.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama dan sinergi antara Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta dengan Bea dan Cukai serta instansi terkait. Kami akan terus melakukan penindakan tegas terhadap setiap bentuk kejahatan narkotika yang mengancam keselamatan masyarakat,” kata Wisnu, Minggu (5/7/2026).

Sita Ribuan Gram THC dan Narkoba Lain

Dari lokasi penggerebekan, polisi menyita 2.134 gram cairan THC, 18 cartridge vape THC siap edar, 322,99 gram ganja, 66,47 gram MDMA, 4,51 gram LSD, serta satu butir ekstasi.

Selain itu, penyidik mengamankan kompor portabel, teflon, gelas ukur, gliserin, cartridge kosong, alat pengemasan, dan telepon seluler yang diduga digunakan untuk memproduksi serta mengedarkan vape THC.

Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar

Penyelidikan mengungkap BSM telah memproduksi sekitar 2.000 cartridge vape THC setiap bulan sejak Agustus 2023.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek & Kota Besar Hari Ini: Hujan Ringan - Lebat, Waspada Angin Kencang

Produk tersebut dipasarkan melalui media sosial, kemudian dikirim menggunakan jasa ojek online dengan sistem tempel (mapping).

Adapun pembayaran dilakukan melalui transfer bank maupun cryptocurrency.

Polisi memperkirakan jaringan ini meraup omzet sekitar Rp10 miliar per bulan, atau mencapai Rp300 miliar selama beroperasi hingga akhirnya terbongkar pada 2026.

Sementara itu, penyidik masih memburu seorang tersangka berinisial SR yang diduga menjadi pemasok utama ganja dan MDMA bagi jaringan tersebut.

Terancam Hukuman Mati

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara, penjara seumur hidup, hingga pidana mati.

Wisnu juga mengajak masyarakat berperan aktif memutus mata rantai peredaran narkotika dengan segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat kepolisian.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan segala bentuk penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci dalam menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba,” tegasnya. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar 15 Hektare, BNPB: 40 Persen Api Sudah Padam
Satgas Ungkap KKB Bakusip Diduga Dalang Pembakaran Pesawat PT AMA
Aiptu Sumaryanto Gugur saat Operasi Narkoba di Katingan, Jenazah Ditemukan di Sungai
Grand Final Abang None Jakarta Pusat 2026 Digelar 23 Juli, Ini Misi 15 Pasang Finalis
Sabu 5 Kg Digagalkan di Bakauheni, Oknum Brimob dan TNI AL Ditangkap
MUI Minta Koruptor Dijatuhi Hukuman Mati, Ini Alasannya

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:09 WIB

Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:56 WIB

Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:31 WIB

Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:37 WIB

TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar 15 Hektare, BNPB: 40 Persen Api Sudah Padam

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:02 WIB

Aiptu Sumaryanto Gugur saat Operasi Narkoba di Katingan, Jenazah Ditemukan di Sungai

Berita Terbaru

Lautan duka di Teheran. Puluhan ribu warga memadati kompleks Mosalla Teheran guna memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Ayatollah Ali Khamenei. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tiga Putra Pimpin Doa di Samping Peti Jenazah Ali Khamenei

Minggu, 5 Jul 2026 - 20:52 WIB