BMKG Ungkap Super El Nino 2026 Picu Kemarau Panjang di Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Indonesia Masuk Ancaman El Nino, BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem.
(Posnews/Ist)

Ilustrasi, Indonesia Masuk Ancaman El Nino, BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan Indonesia akan menghadapi fenomena super El Nino yang diperkirakan aktif pada pertengahan 2026 dan berpotensi memicu musim kemarau panjang.

Kepala BMKG, BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyebut pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi melalui penguatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di seluruh wilayah Indonesia.

Teuku mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi langsung agar BMKG memperkuat operasi modifikasi cuaca.

Langkah ini dilakukan untuk mengurangi dampak kekeringan yang diperkirakan terjadi bersamaan dengan puncak musim kemarau.

“OMC akan dilakukan bertahap di seluruh Indonesia untuk mengantisipasi kemarau panjang yang berbarengan dengan El Nino,” ujar Teuku di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (23/5/2026).

Baca Juga :  Jakarta Siap Pesta HUT RI ke-80! 1.800 Petugas DLH Dikerahkan Demi Bebas Sampah

El Nino Diprediksi Aktif Mulai Juni 2026

BMKG memperkirakan fenomena El Nino mulai aktif pada Juni 2026 dengan intensitas kategori moderat hingga kuat.

Kondisi ini diprediksi akan memengaruhi puncak musim kemarau pada Agustus hingga September 2026, sehingga durasi kemarau menjadi lebih panjang dibandingkan rata-rata 30 tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Situasi ini perlu diwaspadai karena bisa membuat musim kemarau lebih kering dan lebih panjang,” jelas Teuku.

Baca Juga :  BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Kota Besar Hari Ini, Hujan Lebat Mengguyur Seharian

OMC Digelar untuk Cegah Kekeringan

Selain mitigasi, BMKG bersama pemerintah juga akan mempercepat pelaksanaan OMC untuk menjaga ketersediaan air di sejumlah wilayah rawan kekeringan.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengisi tampungan air dan mendukung kebutuhan masyarakat selama musim kemarau ekstrem.

El Nino Diprediksi Berlangsung Hingga 2027

BMKG memperkirakan fenomena El Nino dapat berlangsung selama 9 hingga 12 bulan.

Jika mulai aktif pada 2026, maka dampaknya diperkirakan baru mereda pada Maret hingga Mei 2027.

“Harapannya pada 2027 Indonesia tidak lagi mengalami kemarau yang bersamaan dengan El Nino,” pungkas Teuku. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Framing Begal Tak Cukup Dibantah, Polda Metro Harus Jawab dengan Patroli dan Kinerja Nyata
Tragedi Genset Masjid di Tanah Datar, 2 Remaja Meninggal Keracunan CO
Peluru Jatuh di Rumah Warga Ciracas Saat Nonton TV, Ini Penjelasan Polisi
Pemerintah Pastikan Guru Non-ASN Tetap Aktif hingga 2026
Viral Keributan di Jaklingko, Polisi Ungkap Pelaku Pernah Dirawat di RSJ
Polisi Tangkap Pelaku Perampokan Berkedok Kencan di Tangerang
Wanita Ditemukan Tewas di Jalan Sholeh Iskandar Bogor, Polisi Ungkap Dugaan Curas
Satgas Patroli Humanis di Puncak Jaya, Pedagang dan Tukang Ojek Merasa Lebih Aman

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:58 WIB

Framing Begal Tak Cukup Dibantah, Polda Metro Harus Jawab dengan Patroli dan Kinerja Nyata

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:47 WIB

Tragedi Genset Masjid di Tanah Datar, 2 Remaja Meninggal Keracunan CO

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:36 WIB

Peluru Jatuh di Rumah Warga Ciracas Saat Nonton TV, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:06 WIB

BMKG Ungkap Super El Nino 2026 Picu Kemarau Panjang di Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:54 WIB

Pemerintah Pastikan Guru Non-ASN Tetap Aktif hingga 2026

Berita Terbaru

Abdul Mu’ti Pastikan Guru Non-ASN Tidak Dilarang Mengajar. (Posnews/Ist)

NASIONAL

Pemerintah Pastikan Guru Non-ASN Tetap Aktif hingga 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:54 WIB