Peluru Jatuh di Rumah Warga Ciracas Saat Nonton TV, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi menyelidiki kasus peluru nyasar yang menembus rumah warga di Ciracas, Jakarta Timur. Aparat kini menelusuri asal tembakan dengan uji balistik di laboratorium forensik Polri.

Kapolsek Ciracas, Kompol Rohmad, menegaskan penyidik masih belum menemukan jenis senjata yang sesuai dengan peluru tersebut.

โ€œBelum diketahui senpi yang cocok dengan peluru. Masih dalam penyelidikan,โ€ ujarnya, Sabtu (23/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi telah mengirim barang bukti peluru ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Banjir Jakarta 20 Februari 2026: 168 RT Terendam, Kampung Melayu Capai 1,5 Meter

Kanit Reskrim Polsek Ciracas, AKP Hotman Capandi, mengatakan uji balistik dilakukan untuk memastikan jenis peluru dan senjata api yang digunakan.

โ€œMasih diuji balistik agar diketahui jenis peluru dan senjata apa,โ€ kata Hotman.

Polisi Kumpulkan Saksi di Lokasi

Selain uji laboratorium, polisi juga mengumpulkan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat penyelidikan dan menelusuri sumber tembakan yang mengenai rumah warga.

Peluru Jatuh Saat Warga Menonton TV

Peristiwa terjadi pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 09.50 WIB di rumah warga Jalan Nurul Hidayah, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.

Baca Juga :  Tragis, Mahasiswi Asal NTT Dibunuh Remaja 16 Tahun di Kos Ciracas

Saat itu, pemilik rumah sedang menonton televisi di ruang tamu sebelum tiba-tiba terdengar suara benda jatuh.

Setelah diperiksa, benda tersebut ternyata sebutir peluru yang menembus plafon rumah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, namun warga sempat panik dan meningkatkan kewaspadaan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Pati Demo di Jakarta 26โ€“27 Agustus, Pramono: Jangan Anarkis
Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono
Penggerebekan Gudang Uang Palsu BSD Berujung Perwira Polisi Terluka
Minggu Cerah di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Warga Hadapi Panas
Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi
Pelanggan Kecewa, Polemik Terios Turun Mesin Belum Berujung Penyelesaian
CCTV Bongkar Aksi Tetangga, 11 Emas Warga Sukmajaya Dicuri
Jabodetabek Cerah Sabtu Ini, Warga Perlu Waspadai Terik Matahari

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Penggerebekan Gudang Uang Palsu BSD Berujung Perwira Polisi Terluka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:12 WIB

Minggu Cerah di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Warga Hadapi Panas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Pelanggan Kecewa, Polemik Terios Turun Mesin Belum Berujung Penyelesaian

Berita Terbaru

Serangan drone Ukraina menewaskan sedikitnya 10 orang di Rusia dan wilayah pendudukan Rusia, termasuk gudang milik peritel daring Ozon dan fasilitas industri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Drone Ukraina Tewaskan 10 Orang di Rusia

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:30 WIB

Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengumumkan tarif balasan terhadap produk baja dan elektronik Amerika Serikat setelah negosiasi perdagangan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Balas Tarif AS dengan Pajak Impor Baja dan Elektronik

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:00 WIB

Iran mengecam rencana Amerika Serikat menjatuhkan sanksi ekonomi baru yang memicu kelumpuhan lalu lintas minyak di Selat Hormuz dan memperparah krisis kawasan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Kecam Rencana Sanksi Baru Amerika Serikat

Minggu, 23 Agu 2026 - 16:33 WIB

Israel menyampaikan kekhawatiran keamanan serius kepada Gedung Putih terkait draf kesepakatan pelucutan senjata Hamas, menolak penarikan pasukan dari Gaza sebelum proses demiliterisasi penuh terjadi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Israel Sampaikan Kekhawatiran Keamanan Terkait Hamas

Minggu, 23 Agu 2026 - 16:00 WIB

 Korea Utara mengecam keras rencana kenaikan anggaran pertahanan Jepang sebesar 8,9 triliun yen dan menganggapnya sebagai bentuk persiapan perang agresi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Korea Utara Kecam Rencana Peningkatan Anggaran Pertahanan

Minggu, 23 Agu 2026 - 15:25 WIB