Tragedi Genset Masjid di Tanah Datar, 2 Remaja Meninggal Keracunan CO

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Pixabay)

Ilustrasi, Tewas. (Pixabay)

TANAH DATAR, POSNEWS.CO.ID – Tragedi keracunan gas karbon monoksida dari mesin genset di sebuah masjid di Kecamatan X Koto menewaskan dua remaja dan menyebabkan satu korban lainnya kritis.

Peristiwa ini terjadi saat pemadaman listrik yang melanda wilayah tersebut pada Jumat (22/5/2026) malam.

Kapolsek X Koto, Iptu Martheriko, mengatakan para korban awalnya berkumpul dan bermain saat listrik padam.

Karena baterai ponsel habis, mereka kemudian meminta bantuan untuk menyalakan genset di area masjid.

“Awalnya mereka bermain saat listrik mati. Lalu minta tolong hidupkan genset untuk isi daya HP,” kata Martheriko, Sabtu (23/5/2026).

Baca Juga :  Operasi Senyap Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba di THM Delona dan NCO Living Bali

Genset Dinyalakan di Ruang Tertutup

Setelah mendapat izin, mesin genset dinyalakan di ruang sekretariat masjid. Namun, ruangan tersebut tidak memiliki ventilasi yang cukup.

Selanjutnya, tiga korban yakni GA (15), HAK (15), dan H (16) memilih beristirahat di ruang belakang masjid dengan kondisi pintu tertutup rapat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karbon monoksida dari genset yang tidak berbau dan tidak berwarna kemudian terperangkap di dalam ruangan.

Pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB, korban ditemukan tidak sadarkan diri oleh ibu salah satu korban yang hendak membangunkan mereka.

Baca Juga :  Kapolda Metro Puji 6 Siswa SDN Setu 02 Cipayung, Teladan Kejujuran yang Bikin Haru

Warga yang panik langsung mengevakuasi para korban ke Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Yarsi Padang Panjang.

Dua Remaja Meninggal, Satu Kritis

Dua korban berinisial GA (15) dan HAK (15) dinyatakan meninggal dunia. Sementara H (16) masih menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis.

Ketiganya diketahui merupakan pelajar dari sekolah yang berbeda di wilayah setempat.

Polisi kini masih melakukan pendalaman terkait prosedur penggunaan genset di area masjid tersebut guna memastikan tidak ada unsur kelalaian yang memperparah insiden. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Framing Begal Tak Cukup Dibantah, Polda Metro Harus Jawab dengan Patroli dan Kinerja Nyata
Peluru Jatuh di Rumah Warga Ciracas Saat Nonton TV, Ini Penjelasan Polisi
BMKG Ungkap Super El Nino 2026 Picu Kemarau Panjang di Indonesia
Pemerintah Pastikan Guru Non-ASN Tetap Aktif hingga 2026
Viral Keributan di Jaklingko, Polisi Ungkap Pelaku Pernah Dirawat di RSJ
Polisi Tangkap Pelaku Perampokan Berkedok Kencan di Tangerang
Wanita Ditemukan Tewas di Jalan Sholeh Iskandar Bogor, Polisi Ungkap Dugaan Curas
Satgas Patroli Humanis di Puncak Jaya, Pedagang dan Tukang Ojek Merasa Lebih Aman

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:58 WIB

Framing Begal Tak Cukup Dibantah, Polda Metro Harus Jawab dengan Patroli dan Kinerja Nyata

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:47 WIB

Tragedi Genset Masjid di Tanah Datar, 2 Remaja Meninggal Keracunan CO

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:36 WIB

Peluru Jatuh di Rumah Warga Ciracas Saat Nonton TV, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:06 WIB

BMKG Ungkap Super El Nino 2026 Picu Kemarau Panjang di Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:54 WIB

Pemerintah Pastikan Guru Non-ASN Tetap Aktif hingga 2026

Berita Terbaru

Abdul Mu’ti Pastikan Guru Non-ASN Tidak Dilarang Mengajar. (Posnews/Ist)

NASIONAL

Pemerintah Pastikan Guru Non-ASN Tetap Aktif hingga 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:54 WIB