DPRD DKI Usul CCTV dan Patroli Rutin untuk Redam Kriminalitas

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menghadiri pertemuan Forkopimko terkait keamanan Jakarta Barat. (Posnews/ist)

Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menghadiri pertemuan Forkopimko terkait keamanan Jakarta Barat. (Posnews/ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, mendorong pemasangan kamera pengawas atau CCTV di titik rawan kriminalitas di Jakarta Barat.

Langkah itu diusulkan setelah maraknya aksi begal dan kejahatan jalanan yang memicu keresahan warga hingga membuat Jakarta Barat dijuluki “Gotham City” di media sosial.

Julukan tersebut merujuk pada kota fiktif dalam kisah Batman yang identik dengan tingginya angka kriminalitas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merespons kondisi tersebut, Kenneth menginisiasi kegiatan Ngobrol Bareng Forkopimko (NGOPI) di Kantor Wali Kota Jakarta Barat.

Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota Jakarta Barat bersama aparat kepolisian dan TNI dalam mencari solusi untuk menekan angka kriminalitas.

“Saya mengapresiasi respons cepat semua pihak untuk mencari solusi agar fenomena begal di Jakarta Barat bisa dimitigasi dengan baik dan masyarakat kembali merasa aman,” ujar Kenneth, Sabtu (23/5/2026).

Baca Juga :  Krisis Nuklir di Bushehr: Satu Staf Tewas Akibat Serangan Proyektil di Dekat PLTN Iran

Keamanan Harus Jadi Tanggung Jawab Bersama

Kenneth menegaskan penanganan kriminalitas tidak bisa hanya dibebankan kepada polisi.

Menurutnya, pengamanan wilayah membutuhkan kolaborasi pemerintah daerah, aparat keamanan, dunia usaha, hingga masyarakat.

Ia menilai meningkatnya aksi kriminalitas harus menjadi momentum memperkuat sistem keamanan terpadu di Jakarta Barat.

“Kalau masyarakat sampai menyebut Jakarta Barat sebagai Gotham City, berarti ada rasa takut yang benar-benar dirasakan warga. Jangan sampai masyarakat kehilangan rasa aman saat beraktivitas,” katanya.

Politikus yang akrab disapa Kent itu meminta aparat melakukan pemetaan detail terhadap lokasi rawan kriminalitas, terutama jalan minim penerangan dan pengawasan.

Menurutnya, hasil pemetaan dapat membantu polisi memperkuat patroli rutin dan penjagaan pada jam rawan kejahatan.

Baca Juga :  Misteri Mayat Berselimut di Kos Pondok Gede Terbongkar, Dua Pelaku Diciduk

Selain itu, Kenneth mendorong pemasangan CCTV di lokasi strategis untuk membantu pengawasan dan mempercepat pengungkapan kasus kriminal.

Usul CCTV Dibiayai CSR dan BUMD

Kenneth menyebut pengadaan CCTV dapat dilakukan melalui kerja sama dengan perusahaan swasta maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) lewat dana Corporate Social Responsibility (CSR).

“CCTV bisa dipasang melalui skema sewa agar lebih murah dan efisien. Lokasinya diprioritaskan di titik rawan begal dan tawuran,” tegasnya.

Data Polda Metro Jaya menunjukkan Satgas Pemburu Begal telah menangkap ratusan pelaku kejahatan jalanan sepanjang Mei 2026.

Meski demikian, masyarakat masih berharap patroli dan pengawasan wilayah diperkuat agar rasa aman benar-benar dirasakan warga Jakarta Barat. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ledakan Gas Tewaskan 90 Pekerja, Bencana Terburuk dalam 17 Tahun
Ini Tampang Kecot Rampok Wanita Bogor, Mobil Dijual Murah buat Judol dan Foya-foya
Lebih 202 Ribu Jemaah Indonesia Siap Jalani Puncak Haji Armuzna
Marinir AS Uji HIMARS untuk Tangkal Agresi China
Sopir Diduga Mengantuk, Innova Rombongan DPR RI Hantam Dump Truk
BMKG: Hujan Meluas di Jabodetabek dan Sejumlah Kota Besar Indonesia
Wakapolri Temui Otoritas Keamanan Arab Saudi, Polri Perkuat Pengawasan Haji 2026
Framing Begal Tak Cukup Dibantah, Polda Metro Harus Jawab dengan Patroli dan Kinerja Nyata

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:33 WIB

Ledakan Gas Tewaskan 90 Pekerja, Bencana Terburuk dalam 17 Tahun

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:55 WIB

Ini Tampang Kecot Rampok Wanita Bogor, Mobil Dijual Murah buat Judol dan Foya-foya

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:37 WIB

Lebih 202 Ribu Jemaah Indonesia Siap Jalani Puncak Haji Armuzna

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:27 WIB

Marinir AS Uji HIMARS untuk Tangkal Agresi China

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:25 WIB

Sopir Diduga Mengantuk, Innova Rombongan DPR RI Hantam Dump Truk

Berita Terbaru

Tragedi di kedalaman bumi. Ledakan gas dahsyat di tambang batu bara Liushenyu, China, merenggut setidaknya 90 nyawa, memicu seruan Presiden Xi Jinping untuk memperketat standar keselamatan kerja nasional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ledakan Gas Tewaskan 90 Pekerja, Bencana Terburuk dalam 17 Tahun

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:33 WIB

Ilustrasi, Jamaah haji Indonesia di Makkah.  (Posnews/Ist)

NASIONAL

Lebih 202 Ribu Jemaah Indonesia Siap Jalani Puncak Haji Armuzna

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:37 WIB

Latihan tempur lintas negara. Korps Marinir Amerika Serikat dan pasukan Jepang menguji sistem peluncur roket HIMARS di kaki Gunung Fuji guna memperkuat pertahanan maritim terhadap potensi agresi di Pasifik. Dok: (AP Photo/Hiro Komae)

INTERNASIONAL

Marinir AS Uji HIMARS untuk Tangkal Agresi China

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:27 WIB