Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sembilan relawan Indonesia korban penahanan Israel tiba di Bandara Soekarno-Hatta. (Posnews/Ist)

Sembilan relawan Indonesia korban penahanan Israel tiba di Bandara Soekarno-Hatta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Sembilan relawan Global Sumud Flotilla 2026 asal Indonesia yang sempat ditahan pasukan Israel akhirnya tiba di Tanah Air, Minggu (24/5/2026).

Kedatangan mereka di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, disambut langsung Menteri Luar Negeri Sugiono serta keluarga relawan.

Para relawan keluar dari terminal sekitar pukul 16.25 WIB dengan mengenakan keffiyeh, syal khas Palestina, sebagai simbol solidaritas terhadap rakyat Gaza.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana penyambutan berlangsung haru. Keluarga dan simpatisan Palestina tampak membawa spanduk serta mengibarkan bendera Palestina sambil meneriakkan dukungan saat para relawan berjalan keluar terminal.

Ditangkap Israel Saat Bawa Misi Kemanusiaan

Sebelumnya, sembilan WNI tersebut ikut dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) yang membawa bantuan untuk warga Gaza.

Baca Juga :  Rekrutmen Guru Sekolah Garuda 2026, Butuh 96 Guru dan 20 Kepala Sekolah, Ini Syaratnya

Namun, pasukan Israel mencegat sejumlah kapal bantuan di perairan internasional pada Senin (18/5/2026). Dalam operasi itu, beberapa relawan internasional, termasuk WNI, ditangkap secara bertahap.

Seluruh relawan akhirnya dibebaskan pada Kamis (21/5/2026) waktu setempat sebelum diterbangkan ke Turki menggunakan pesawat sewaan otoritas terkait.

Relawan Mengaku Dapat Kekerasan

Sejumlah relawan Indonesia mengaku mengalami perlakuan tidak manusiawi selama penahanan.

Beberapa di antaranya menyebut mendapat intimidasi hingga kekerasan fisik seperti pemukulan dan sengatan listrik saat berada dalam penguasaan aparat Israel.

Hingga kini, pemerintah Indonesia terus melakukan pendampingan terhadap para relawan setelah kepulangan mereka ke Tanah Air.

Daftar 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla

Berikut daftar sembilan WNI yang sempat ditahan pasukan Israel dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026:

  1. Herman Budianto Sudarson (GPCI – Dompet Dhuafa)
  2. Ronggo Wirasanu (GPCI – Dompet Dhuafa)
  3. Andi Angga Prasadewa (GPCI – Rumah Zakat)
  4. Asad Aras Muhammad (GPCI – Spirit of Aqsa)
  5. Hendro Prasetyo (GPCI – SMART 171)
  6. Bambang Noroyono (Republika)
  7. Thoudy Badai Rifan Billah (Republika)
  8. Andre Prasetyo Nugroho (Tempo)
  9. Rahendro Herubowo (Tim Media GPCI dan iNews)
Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jabodetabek 7–8 Januari 2026, Hujan Meningkat di Sejumlah Wilayah

Pemerintah Pastikan Perlindungan WNI

Kementerian Luar Negeri memastikan perlindungan terhadap WNI di luar negeri tetap menjadi prioritas, terutama dalam situasi konflik dan misi kemanusiaan internasional.

Kasus penahanan relawan Indonesia oleh Israel ini juga memicu perhatian publik luas dan gelombang solidaritas terhadap perjuangan kemanusiaan untuk Gaza. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak
Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan
Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar
Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi
Oknum Polisi Tegal Positif Sabu, Kasus Dugaan Siksa Istri Siri Makin Terkuak
Lulusan S2 Rampok Toko Emas di Depok, Gasak Rp20 Juta demi Bayar Utang Pinjol
Polri Tetapkan 32 Tersangka Haji Ilegal 2026, Kerugian Korban Rp116,7 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:41 WIB

Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:02 WIB

Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:42 WIB

Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:27 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB