KARAWANG, POSNEWS.CO.ID – Petugas Lapas Kelas IIA Karawang menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu yang pelaku sembunyikan di dalam alat kontrasepsi atau kondom.
Polisi kini memburu seluruh pihak yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba di dalam lapas tersebut.
Kasus ini mencuat ketika dua pembesuk berinisial IDR (18) dan NN (49) mendatangi Lapas Karawang untuk menemui warga binaan berinisial KHM (24), Sabtu (30/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Seksi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan mengatakan petugas lapas menggagalkan masuknya sabu ke lingkungan warga binaan berkat ketelitian saat melakukan pemeriksaan.
“Petugas lapas mencurigai gerak-gerik sejumlah pihak saat jam kunjungan. Berkat kejelian petugas, kami menggagalkan upaya penyelundupan tersebut,” kata Cep Wildan, Minggu (31/5/2026).
Pelaku Sembunyikan Sabu dalam Kondom
Pelaku menyembunyikan sabu di dalam kondom untuk mengelabui pemeriksaan petugas. Namun, petugas lapas menemukan sejumlah kejanggalan dan langsung memperketat pemeriksaan.
Petugas kemudian memeriksa warga binaan yang menerima titipan dari pembesuk. Dari pemeriksaan itu, petugas menemukan satu paket plastik bening berisi kristal putih yang diduga sabu.
Petugas juga menemukan paket tersebut tersembunyi di bagian pakaian dalam warga binaan.
Polisi Kejar Jaringan Pemasok
Setelah menemukan barang bukti, petugas lapas langsung berkoordinasi dengan Satres Narkoba Polres Karawang untuk mengembangkan kasus tersebut.
Polisi telah mengantongi identitas dua pembesuk dan kini mendalami peran warga binaan yang menerima barang tersebut.
Penyidik juga menelusuri asal-usul sabu sekaligus memburu jaringan pemasok yang diduga mengendalikan penyelundupan narkoba ke dalam lapas.
“Kami mengapresiasi respons cepat petugas lapas. Polres Karawang akan mengusut tuntas seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pembawa, penerima hingga pemasok barang haram tersebut,” tegas Cep.
Polisi Uji Barang Bukti di Laboratorium
Saat ini, Satres Narkoba Polres Karawang memeriksa sejumlah saksi dan menguji barang bukti di laboratorium untuk memastikan jenis serta kandungan narkotika tersebut.
Polisi menegaskan tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan karena kejahatan itu mengancam keamanan lapas dan masa depan generasi muda.
Selain itu, aparat terus memperketat pengawasan di area kunjungan untuk mencegah penyelundupan narkoba dengan berbagai modus baru. **
Editor : Hadwan












