Dendam Lama Meledak, Pria di Serang Tewas Ditusuk Adik Tiri Saat Mabuk

Selasa, 14 Oktober 2025 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mayat. (Posnews/Ist)

Ilustrasi Mayat. (Posnews/Ist)

SERANG, POSNEWS.CO.ID — Kasus pembunuhan dengan motif dendam lama berujung maut membuat heboh warga Serang, Banten.

Seorang pria berinisial EP (28) nekat menusuk kakak tirinya CC (35) hingga tewas di rumah mereka di Kampung Sepang Susukan, Kota Serang, Banten, Sabtu malam (11/10/2025).

Aksi sadis itu dilakukan pelaku karena sakit hati sering dipukul dan dihina oleh korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasatreskrim Polresta Serang Kota Kompol Alfano Ramadhan menegaskan, peristiwa berdarah ini merupakan pembunuhan berencana  “Pelaku menyiapkan pisau khusus sejak siang hari untuk menghabisi korban,” ujar Alfano, Selasa (14/10/2025).

Cekcok Berujung Pembunuhan

Pertengkaran antara kakak beradik tiri itu bermula pada Jumat malam (10/10/2025) sekitar pukul 20.00 WIB. Korban yang sedang mabuk memukul kepala pelaku dan menantangnya berkelahi.

Baca Juga :  Wanita di Karo Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Adik Kandung Demi Asuransi

“Korban sering memaki dan menghina pelaku. Saat itu juga dia menantang duel,” kata Alfano.

Tak tahan dengan perlakuan kasar kakaknya, EP menyimpan dendam. Keesokan harinya, sekitar pukul 13.00 WIB, pelaku membeli pisau untuk melancarkan aksinya. Malam harinya, ketika korban kembali mabuk dan duduk di kamar, pelaku datang membawa pisau.

“Pelaku langsung mencekik leher korban dan menusukkan pisau ke bagian leher,” jelas Alfano.

Korban sempat keluar kamar menuju ruang tamu. Namun pelaku yang dikuasai emosi mengejar dan kembali menusuk perut korban.

“Korban sempat berusaha melawan dengan mengambil pisau dapur, tapi tubuhnya sudah lemas dan akhirnya tersungkur bersimbah darah,” ujarnya.

Warga Panik, Korban Tewas di Rumah Sakit

Keributan itu membuat warga sekitar panik. Beberapa tetangga mendengar suara benturan keras dan teriakan dari dalam rumah. “Saat warga datang, korban sudah dalam posisi tengkurap dan berlumuran darah,” kata Alfano.

Baca Juga :  Wanita Tewas di Sawah Sragen, Dibunuh Kekasih Sendiri - Motif Hamil dan Minta Dinikahi

Warga bersama ketua RT segera membawa korban ke RSUD Serang, namun nyawa CC tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia karena luka parah di kepala, leher, dan punggung.

Polisi Amankan Pelaku

Tim Satreskrim Polresta Serang Kota bergerak cepat dan menangkap pelaku tak lama setelah kejadian. Polisi juga menyita pisau berdarah yang digunakan untuk membunuh korban.

“Pelaku kami amankan di sekitar lokasi kejadian tanpa perlawanan. Ia mengaku menyesal tapi mengakui perbuatannya dilakukan karena dendam,” tegas Alfano.

Kini, pelaku EP ditahan di Mapolresta Serang Kota dan dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Brazil Lula da Silva Peringatkan Donald Trump
Trump Tunda Sidang Konfirmasi Jay Clayton di Tengah Krisis
Trump Sebut Xi Jinping dan Vladimir Putin Bersikap Netral
Rusia Hantam Ibu Kota Ukraina dengan Rudal Balistik
Serangan Militer Israel Tewaskan Seribu Warga Gaza
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Amerika Serikat dan Iran Rilis Dokumen Damai Sementara
Trump Sebut Sanae Takaichi Pendukung Setianya

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:25 WIB

Presiden Brazil Lula da Silva Peringatkan Donald Trump

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:19 WIB

Trump Tunda Sidang Konfirmasi Jay Clayton di Tengah Krisis

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:13 WIB

Rusia Hantam Ibu Kota Ukraina dengan Rudal Balistik

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:07 WIB

Serangan Militer Israel Tewaskan Seribu Warga Gaza

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:30 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Berita Terbaru

Ketegangan diplomatik di Amerika Selatan. Presiden Brazil Lula da Silva memperingatkan mitranya Donald Trump agar tidak mencampuri urusan pemilihan umum mendatang di negaranya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Brazil Lula da Silva Peringatkan Donald Trump

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:25 WIB

Langkah taktis di tengah kebuntuan politik. Presiden Donald Trump menominasikan Jay Clayton sebagai Direktur Intelijen Nasional guna meloloskan perpanjangan undang-undang pengawasan intelijen asing. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Tunda Sidang Konfirmasi Jay Clayton di Tengah Krisis

Kamis, 18 Jun 2026 - 13:19 WIB