Satgas Haji Polri Ungkap Penipuan Haji Non-Prosedural, 26 Tersangka Ditangkap

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kadivhumas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. (Posnews/Ist)

Kadivhumas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Satgas Haji dan Umrah Polri membongkar sejumlah kasus penipuan haji non-prosedural yang merugikan ratusan calon jemaah.

Hingga akhir Mei 2026, sebanyak 550 orang tercatat menjadi korban dengan total kerugian mencapai Rp21,7 miliar.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, mengatakan Subsatgas Gakkum Satgas Haji dan Umrah telah menangani 29 laporan polisi (LP) dan 30 laporan informasi (LI) per 29 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil penyelidikan tersebut, polisi menetapkan 26 orang sebagai tersangka.

“Dengan 26 tersangka, jumlah korban mencapai 550 orang dan total kerugian masyarakat sebesar Rp21.701.700.000,” kata Isir, Selasa (2/6/2026).

550 Jemaah Jadi Korban Penipuan Haji

Menurut Isir, pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama antara Dittipidter Bareskrim Polri dan jajaran Polda di berbagai daerah.

Baca Juga :  Rombongan Bantuan Pangan Diberondong Tembakan di Jayawijaya, 2 Tewas 1 Kritis

Selain menindak pelaku, Satgas Haji juga memperkuat langkah pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat serta pengawasan saat proses keberangkatan jemaah.

Karena itu, Polri mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap tawaran haji yang menjanjikan keberangkatan instan tanpa prosedur resmi.

Di sisi lain, maraknya praktik haji ilegal turut menjadi perhatian dalam pertemuan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dengan perwakilan Presidency of State Security (PSS) Arab Saudi.

Melalui pertemuan tersebut, Polri menegaskan komitmennya memperkuat koordinasi lintas instansi guna mencegah masyarakat menjadi korban penipuan berkedok ibadah haji.

Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2026

Isir menilai tingginya angka kasus penipuan haji tahun ini menjadi bahan evaluasi penting bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini memberikan banyak pembelajaran berharga bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Selanjutnya, hasil evaluasi akan digunakan untuk memperkuat sistem pelayanan, pengamanan, dan perlindungan jemaah Indonesia pada musim haji berikutnya.

Baca Juga :  Harga Minyak Tembus $100 Pasca-Pengumuman Blokade

“Melalui evaluasi yang komprehensif dan penguatan koordinasi antara Indonesia dan Arab Saudi, kualitas pelayanan, pengamanan, serta perlindungan jemaah diharapkan terus meningkat,” lanjutnya.

Literasi dan Teknologi Jadi Kunci Perlindungan Jemaah

Sebagai negara pengirim jemaah haji terbesar di dunia, Indonesia dinilai membutuhkan sistem perlindungan yang lebih kuat, adaptif, dan terintegrasi.

Karena itu, Polri mendorong penguatan koordinasi antarlembaga, pemanfaatan teknologi digital, serta peningkatan literasi masyarakat terkait prosedur haji resmi.

“Sinergi antara Satgas Haji, Kementerian Haji dan Umrah RI, perwakilan Pemerintah Indonesia di Arab Saudi, dan otoritas Kerajaan Arab Saudi menjadi kunci agar jemaah Indonesia dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan sesuai ketentuan,” tegas Isir. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

25.338 Titik Panas Terdeteksi di Enam Provinsi, Kalteng Terbanyak
Sengketa Lahan Summarecon Berujung Dugaan Suap, KPK Telusuri Uang Rp800 Juta
Modus Polisi Gadungan, Komplotan Curi 3 Motor di Kos Jakarta Barat
Aduan Warga Berujung Razia Kalibata City, 45 WNA Jalani Pemeriksaan Imigrasi
Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya
Badan Kapal Masih Panas, Polisi Belum Bisa Olah TKP KMP Batumandi
103 Siswa Diduga Keracunan MBG di Bogor, Dapur Penyedia Disetop 20 Hari
11 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Tiga Perusahaan Bermodal Asing

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:27 WIB

25.338 Titik Panas Terdeteksi di Enam Provinsi, Kalteng Terbanyak

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Modus Polisi Gadungan, Komplotan Curi 3 Motor di Kos Jakarta Barat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Aduan Warga Berujung Razia Kalibata City, 45 WNA Jalani Pemeriksaan Imigrasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Badan Kapal Masih Panas, Polisi Belum Bisa Olah TKP KMP Batumandi

Berita Terbaru

Menlu AS Marco Rubio sebut pembatasan akses Starlink di Ukraina merupakan wewenang SpaceX dan Elon Musk, bukan Gedung Putih. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Tegaskan Akses Starlink Ukraina Keputusan SpaceX

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:28 WIB

Elon Musk melayangkan ancaman terbuka kepada Partai Demokrat yang berencana menyelidiki peran pemerintahannya usai pemilu sela AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Elon Musk Ancam Politisi Demokrat Terkait Rencana Penyelidikan

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:23 WIB

Rusia membebaskan pensiunan guru asal AS Stephen Hubbard usai negosiasi Presiden Vladimir Putin dan utusan AS Steve Witkoff. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Rusia Bebaskan Guru Asal AS Stephen Hubbard

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:20 WIB