KSP Dudung Beberkan Faktor Pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala BGN

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala KSP Dudung Abdurachman.
(Posnews/Staf Kepresidenan)

Kepala KSP Dudung Abdurachman. (Posnews/Staf Kepresidenan)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengungkap dugaan praktik jual-beli titik dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu pertimbangan Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Dudung menyebut Presiden Prabowo mengambil keputusan tersebut setelah menerima berbagai laporan dan mengevaluasi pelaksanaan program MBG secara menyeluruh.

“Ya, salah satu faktornya itu (dugaan jual-beli titik dapur MBG),” kata Dudung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo Evaluasi Pelaksanaan MBG

Dudung meyakini Prabowo tidak mengambil keputusan secara mendadak. Presiden, kata dia, telah lama mengumpulkan informasi, menganalisis laporan, dan mengevaluasi berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program MBG.

“Saya yakin Presiden sudah lama menerima informasi, mencermati, menganalisis, dan mengevaluasi berbagai laporan yang masuk,” ujarnya.

Baca Juga :  Prabowo Desak Perang Gaza Segera Dihentikan, Ribuan Warga Palestina Jadi Korban

Karena itu, Prabowo memutuskan melakukan pergantian pimpinan BGN untuk memperbaiki tata kelola program MBG agar berjalan sesuai tujuan pemerintah.

Prabowo Kawal Transparansi Anggaran

Dudung menegaskan Prabowo menginginkan pengelolaan anggaran MBG berlangsung transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan.

Menurutnya, Presiden tidak akan membiarkan siapa pun menyalahgunakan anggaran negara atau memanfaatkan program MBG untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

“Presiden ingin mengawasi setiap rupiah uang rakyat. Presiden tidak menginginkan korupsi, penyimpangan, atau praktik yang menguntungkan individu maupun kelompok tertentu,” tegasnya.

Presiden Fokuskan MBG untuk Kepentingan Rakyat

Dudung menjelaskan Prabowo menjadikan Program Makan Bergizi Gratis sebagai instrumen penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Karena itu, pemerintah harus memastikan program tersebut benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat dan terbebas dari kepentingan pribadi.

Baca Juga :  Solusi Kemacetan TB Simatupang: Pemanfaatan Trotoar hingga Flyover Baru

Dudung juga menduga berbagai laporan yang diterima Presiden, termasuk dugaan jual-beli titik dapur MBG, ikut memengaruhi keputusan evaluasi terhadap pimpinan BGN sebelumnya.

“Kemungkinan besar seperti itu. Banyak pihak menyampaikan informasi kepada Presiden, bukan hanya dari satu sumber,” kata Dudung.

Prabowo Tunjuk Pimpinan Baru BGN

Sebelumnya, Prabowo merombak jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional. Presiden mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN bersama dua wakil kepala, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya.

Selanjutnya, Prabowo menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN. Presiden juga menunjuk Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.

Prabowo mengambil langkah tersebut di tengah evaluasi pemerintah terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas nasional. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Data Pusiknas Bareskrim: Penganiayaan Geser Pencurian, Kriminalitas Naik 8,3 Persen
KPK Temukan Uang Rp4 Miliar di Rumah Kadis PUPR Bengkulu
BNPP Bahas 6 Usulan Strategis Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pembangunan
MK Lindungi Hak Konsumen, Sisa Kuota Internet Wajib Tetap Aktif
Hasil Lab Bareskrim Ungkap Fakta Mengejutkan Isi Tabung Whip Pink
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK, Sebut Dirinya Dikriminalisasi
Polda Metro Jaya Periksa 10 Saksi, Hotman Paris Belum Dipanggil
Masuk Jalur Rel hingga Bergelantungan di Luar KRL, Pria Ini Di-blacklist

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:24 WIB

Data Pusiknas Bareskrim: Penganiayaan Geser Pencurian, Kriminalitas Naik 8,3 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:19 WIB

KPK Temukan Uang Rp4 Miliar di Rumah Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:24 WIB

BNPP Bahas 6 Usulan Strategis Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pembangunan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:49 WIB

MK Lindungi Hak Konsumen, Sisa Kuota Internet Wajib Tetap Aktif

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:02 WIB

Hasil Lab Bareskrim Ungkap Fakta Mengejutkan Isi Tabung Whip Pink

Berita Terbaru