Bareskrim Buka Fakta Mengejutkan, Jaringan Narkoba Kirim Paket Selama 10 Bulan

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sabu dan Ganja Dikirim Tersangka Lewat Ekspedisi, Bareskrim Ungkap Modus Sindikat. (Posnews/Ist)

Sabu dan Ganja Dikirim Tersangka Lewat Ekspedisi, Bareskrim Ungkap Modus Sindikat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri mengungkap fakta mengejutkan dalam kasus peredaran narkoba yang melibatkan tersangka Sugiono.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku telah menerima dan mendistribusikan narkotika sebanyak 20 kali sejak September 2025 hingga Juni 2026.

Direktur Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, mengungkapkan jaringan tersebut memanfaatkan jasa ekspedisi untuk mengirim sabu, ganja, dan ekstasi dari sejumlah daerah menuju Kabupaten Malang, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengakuan tersangka menunjukkan aktivitas peredaran narkotika berlangsung secara berulang dan terorganisir selama berbulan-bulan,” ujar Eko.

Sabu, Ganja, dan Ekstasi Dikirim dari Berbagai Kota

Penyidik mencatat narkotika yang dikirim berasal dari sejumlah daerah, antara lain Bengkulu, Jambi, Medan, Pekanbaru, dan Padang.

Baca Juga :  BNN Waspadai Whip Pink, Gas Tertawa Disalahgunakan Anak Muda Picu Risiko Kematian

Para pelaku menyamarkan barang haram tersebut menggunakan kardus berisi produk makanan agar lolos dari pemeriksaan.

Setelah menerima paket, tersangka bertugas mendistribusikan narkotika ke sejumlah titik sesuai arahan pengendali jaringan.

Dari 20 pengiriman yang terungkap, mayoritas barang yang diedarkan berupa ganja dalam jumlah kilogram. Namun, jaringan ini juga mengedarkan sabu dan ekstasi yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Kurir Terima Upah dan Bonus Jutaan Rupiah

Dalam setiap pengiriman, tersangka menerima bayaran tetap sebagai kurir. Selain itu, pengendali jaringan juga memberikan bonus apabila distribusi berhasil dilakukan sesuai instruksi.

Besaran upah yang diterima tersangka bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah untuk setiap pengiriman.

Penyidik menduga skema tersebut sengaja dibuat untuk menjaga loyalitas kurir sekaligus memperluas jaringan distribusi narkoba di wilayah Jawa Timur.

Bareskrim mengungkap pengiriman ke-20 menjadi akhir dari aktivitas jaringan tersebut.

Pada 14 Juni 2026, jaringan kembali mengirim paket berisi ganja seberat 5 kilogram menuju Malang. Namun, tim gabungan lebih dulu mendeteksi dan mengamankan paket tersebut sebelum tersangka menjalankan instruksi distribusi.

Baca Juga :  Bareskrim Kejar DPO Narkoba Boy dan Awan, Tim Gabungan Sisir Jabodetabek - Kalimantan

Keberhasilan pengungkapan itu membuka rangkaian aktivitas jaringan narkoba yang selama ini beroperasi secara tersembunyi.

Bareskrim Kejar Pengendali dan Bandar Besar

Saat ini, penyidik terus mengembangkan kasus untuk mengungkap pihak yang berperan sebagai pengendali dan pemasok utama narkotika.

Selain memburu pelaku lain yang terlibat, penyidik juga menelusuri aliran dana jaringan guna mengungkap keuntungan yang diperoleh dari bisnis haram tersebut.

Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menegaskan Bareskrim Polri tidak akan berhenti pada penangkapan kurir semata.

“Kami akan terus mengembangkan perkara ini hingga seluruh jaringan, termasuk pemasok dan pengendali utama, berhasil diungkap,” tegasnya.

Polri juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur menjadi kurir narkoba karena pelaku dapat dijerat dengan ancaman pidana berat sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keributan di Sentraland Cengkareng Berujung Penganiayaan, Pelaku Diamankan
Bareskrim Sita 715 Gram Sabu dan 11.443 Butir Ekstasi, Pengendali Beraksi dari Penjara
Jaringan Narkoba Lintas Sumatera-Jawa Digulung, Pengendali Berinisial CA Diburu
Motif Percobaan Penculikan Lansia di PIK Terungkap, Dipicu Asmara Tak Direstui
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Percobaan Penculikan Lansia di PIK, Pelaku Masih Diburu
Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib
Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi
Empat Terduga Penyalahguna Narkoba Diamankan Saat Patroli Malam di Papanggo

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:31 WIB

Bareskrim Buka Fakta Mengejutkan, Jaringan Narkoba Kirim Paket Selama 10 Bulan

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:33 WIB

Keributan di Sentraland Cengkareng Berujung Penganiayaan, Pelaku Diamankan

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:17 WIB

Bareskrim Sita 715 Gram Sabu dan 11.443 Butir Ekstasi, Pengendali Beraksi dari Penjara

Senin, 15 Juni 2026 - 18:36 WIB

Jaringan Narkoba Lintas Sumatera-Jawa Digulung, Pengendali Berinisial CA Diburu

Senin, 15 Juni 2026 - 18:11 WIB

Motif Percobaan Penculikan Lansia di PIK Terungkap, Dipicu Asmara Tak Direstui

Berita Terbaru

Bara protes di Swiss. Pengunjuk rasa bentrok dengan polisi di Jenewa guna menolak pelaksanaan KTT G7 Evian di tengah eskalasi konflik energi global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengunjuk Rasa Gempur Polisi Jelang Pembukaan KTT G7

Selasa, 16 Jun 2026 - 10:37 WIB

Panggung tidak biasa di Washington. Presiden Donald Trump merayakan hari ulang tahunnya yang ke-80 dengan menggelar ajang tarung bebas UFC langsung di halaman belakang Gedung Putih. Dok: (AP Photo/Rahmat Gul)

INTERNASIONAL

Ulang Tahun ke-80: Donald Trump Gelar Pertarungan UFC

Selasa, 16 Jun 2026 - 09:10 WIB

Terobosan besar diplomasi dunia. Presiden Donald Trump mengumumkan pencapaian kesepakatan damai dengan Iran guna membuka kembali Selat Hormuz dan memulihkan energi global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Umumkan Kesepakatan Damai Akhir Perang

Selasa, 16 Jun 2026 - 08:42 WIB