Bulog Tarik Minyakita Bermasalah di Jateng, Dugaan Bau Solar Jadi Sorotan

Senin, 29 Juni 2026 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bulog Tarik Minyakita Produksi PT KMR usai Keluhan Warga, Uji Mutu Dilakukan. (Posnews/Ist)

Bulog Tarik Minyakita Produksi PT KMR usai Keluhan Warga, Uji Mutu Dilakukan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Dugaan aroma solar pada Minyakita yang diterima penerima bantuan pangan memicu langkah cepat pemerintah.

Perum Bulog menarik seluruh Minyakita produksi PT Kusuma Mukti Remaja (PT KMR) di sejumlah daerah dan menguji sampelnya di laboratorium untuk memastikan penyebabnya.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan Bulog tidak akan mentoleransi produk pangan yang tidak memenuhi standar mutu dan keamanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bulog tidak akan mentolerir produk yang tidak memenuhi standar mutu. Seluruh Minyakita produksi PT KMR yang telah terdistribusi kami perintahkan untuk segera ditarik,” ujar Rizal, Senin (29/6/2026).

Baca Juga :  Batalyon Olahraga TNI Dibentuk, Atlet Sipil Disiapkan Tembus Ajang Dunia

Produk yang ditarik merupakan bantuan pangan di Karanganyar, Klaten, dan Wonogiri, Jawa Tengah, setelah muncul keluhan aroma yang diduga menyerupai solar.

Sampel Diuji, Produk Diganti

Bulog bekerja sama dengan produsen dan instansi terkait untuk mempercepat penarikan produk.

Seluruh sampel akan diuji di laboratorium, sementara masyarakat akan menerima penggantian Minyakita yang memenuhi standar mutu.

Sebelumnya, Rizal juga melakukan sidak ke pabrik PT KMR pada 27 Juni 2026 untuk mengevaluasi proses produksi, pengemasan, higienitas, dan pengendalian mutu.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat di seluruh rantai pasok pangan, mulai dari produksi hingga distribusi.

Baca Juga :  Jaringan Narkoba Lintas Sumatera-Jawa Digulung, Pengendali Berinisial CA Diburu

Langkah tersebut diperlukan agar produk yang diterima masyarakat tetap aman, bermutu, dan layak konsumsi.

HET Minyakita Tetap Rp15.700

Di sisi lain, pemerintah memastikan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita tetap Rp15.700 per liter meski harga minyak sawit dunia meningkat.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari mengatakan Presiden Prabowo Subianto memprioritaskan ketersediaan minyak goreng dengan harga terjangkau.

Karena itu, pemerintah terus memperkuat pengawasan distribusi agar Minyakita tetap tersedia di pasar rakyat dengan kualitas yang terjamin.

Kasus ini menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan mutu pangan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program bantuan pemerintah. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo: Ada Ancaman, Jangan Gentar! Rp52 Triliun Kekayaan Negara Diselamatkan
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Jadi UU, Ini yang Diatur
Rp250 Juta Demi Bisa Pakai HP di Rutan Pondok Bambu, Ombudsman Buka Suara
Terungkap! PB Indra Kenz Dicabut, Proses Remisi Jadi Sorotan
Pegawai Rutan Depok Diduga Bantu Sediakan Narkoba untuk Pesta di Balik Jeruji
Pemerintah Tak Izinkan Konser Israel Houghton di Indonesia, Ini Alasannya
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Dipecat sebagai ASN, 17 Pegawai Kena Sanksi
Pesan Prabowo di HUT ke-81 TNI: Jangan Jauh dari Rakyat, Utamakan Prestasi!

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Prabowo: Ada Ancaman, Jangan Gentar! Rp52 Triliun Kekayaan Negara Diselamatkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:13 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Jadi UU, Ini yang Diatur

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Rp250 Juta Demi Bisa Pakai HP di Rutan Pondok Bambu, Ombudsman Buka Suara

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Terungkap! PB Indra Kenz Dicabut, Proses Remisi Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Pegawai Rutan Depok Diduga Bantu Sediakan Narkoba untuk Pesta di Balik Jeruji

Berita Terbaru

Bentrokan unjuk rasa pelajar di Prancis memanas setelah ledakan granat polisi melukai tangan remaja 15 tahun menjelang aksi nasional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Memanas Usai Ledakan Granat

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:10 WIB