Begal Sadis Serang Pria di Koja, Korban Dibacok dan Motornya Dibawa Kabur

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Begal. (Posnews/@foto Int)

Ilustrasi, Begal. (Posnews/@foto Int)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID โ€“ Malam pulang bermain futsal berubah menjadi mimpi buruk bagi SM (26).

Pria itu dibacok komplotan begal hingga mengalami luka parah di Jalan Mandiri VII, Rawabadak Selatan, Koja, Jakarta Utara, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Korban kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Koja. Sementara itu, polisi memburu pelaku yang tega menyerang korban demi merampas sepeda motornya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara AKP Bima Sakti mengatakan penyidik masih mengidentifikasi pelaku.

Baca Juga :  Lisa Mariana Diperiksa Bareskrim Polri Hari Ini Terkait Kasus Fitnah Ridwan Kamil

โ€œUntuk pelaku masih kami lakukan penyelidikan dan identifikasi,โ€ kata Bima, Sabtu (18/7/2026)

Diadang Dua Begal, Korban Diserang Celurit

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, korban baru saja pulang bermain futsal saat dua pelaku menghadangnya di Jalan Mandiri VII.

Salah satu pelaku diduga menodongkan senjata yang disebut airgun. Pelaku lainnya membawa celurit.

Situasi berubah brutal ketika pelaku bersenjata celurit langsung membacok korban.

SM sempat berusaha menyelamatkan diri dengan melompati pagar. Namun, tas yang dikenakannya tersangkut hingga membuat korban terjatuh.

Pelaku kemudian kembali menyerang korban yang sudah tak berdaya. Dalam kondisi bersimbah darah, SM akhirnya berhasil melarikan diri ke dalam gang untuk mencari pertolongan.

Baca Juga :  Jakarta Utara Luncurkan Digital Trans RT/RW, Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan RT/RW

Motor Korban Dibawa Kabur

Setelah melukai korban, para pelaku diduga membawa kabur sepeda motor milik SM.

Peristiwa tersebut kemudian menyebar di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Instagram @sekitaran.jakut, korban terlihat tergeletak dalam kondisi terluka parah setelah diserang komplotan begal.

Polisi kini masih mendalami kronologi lengkap kejadian, mengidentifikasi para pelaku, serta memburu komplotan yang diduga terlibat.

Penyidik juga akan menelusuri rekaman kamera pengawas dan keterangan saksi untuk mengungkap identitas pelaku serta memastikan seluruh rangkaian aksi pembegalan tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gagal Bobol ATM, Ibu dan Anak Malah Gondol Rokok di Minimarket
Polda Metro Tetapkan 49 Tersangka Kerusuhan DPR, 5 Masih Anak
Dokumen Hilang, WNA Aljazair Ceburkan Diri ke Waduk Sunter
Kena PTDH, Dua Perwira Polresta Banda Aceh Kini Ditahan Bareskrim
Konten Bom Molotov Viral, Admin Pemukiman Setan Ditangkap
Pemotor Terobos Lampu Merah di Depok, Tewas Tabrak Innova di Jalan Raya Bogor
Tiga Kapolres Polda Metro Jaya Diganti, Ini Daftar Pejabat Barunya
Kabur 2 Tahun, Napi Narkoba Encek Diduga Kendalikan Sabu Lintas Negara

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:08 WIB

Gagal Bobol ATM, Ibu dan Anak Malah Gondol Rokok di Minimarket

Selasa, 1 September 2026 - 09:42 WIB

Polda Metro Tetapkan 49 Tersangka Kerusuhan DPR, 5 Masih Anak

Selasa, 1 September 2026 - 05:57 WIB

Dokumen Hilang, WNA Aljazair Ceburkan Diri ke Waduk Sunter

Selasa, 1 September 2026 - 05:41 WIB

Kena PTDH, Dua Perwira Polresta Banda Aceh Kini Ditahan Bareskrim

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Konten Bom Molotov Viral, Admin Pemukiman Setan Ditangkap

Berita Terbaru

Petugas BNN menunjukkan barang bukti sekitar 800 kilogram ketamin hasil pengungkapan di perairan Natuna Utara. (Posnews/BNN)

NASIONAL

Laut Natuna Jadi Jalur Maut, 800 Kg Ketamin Disergap BNN

Selasa, 1 Sep 2026 - 16:38 WIB

Korban hilang banjir bandang Himalaya capai 3.044 orang dengan 750 tewas, sementara bantuan internasional terus mengalir ke Nepal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Nepal Peringatkan Potensi Banjir Susulan

Selasa, 1 Sep 2026 - 15:30 WIB