Prada Arif Tewas dengan Luka Benda Tajam, 4 Terduga Pelaku Ditangkap

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, tersangka di borgol polisi. (Posnews/Net)

Ilustrasi, tersangka di borgol polisi. (Posnews/Net)

TANGERANG SELATAN, POSNEWS.CO.ID – Penemuan jasad seorang prajurit TNI AD di pinggir jalan menggemparkan kawasan Pondok Hijau Golf Summarecon, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten.

Korban bernama Prada Arif Budi Sampurna. Ia ditemukan tewas dengan sejumlah luka akibat benda tajam di pinggir Jalan Cluster Turquoise pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 05.45 WIB.

Polisi bergerak cepat. Kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan, empat orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut berhasil ditangkap.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo mengatakan penyidik berhasil mengungkap pembunuhan terhadap seorang pria yang diduga merupakan prajurit TNI AD.

Baca Juga :  Kapolres Jakut Ganjar Penghargaan Anggota Teladan, Tekankan Reward dan Punishment

“Kami mengungkap tindak pidana pembunuhan terhadap seorang laki-laki yang diduga merupakan personel TNI AD,” kata Boy kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).

Jasad Korban Tergeletak di Pinggir Jalan

Kasus ini terungkap setelah warga menemukan seorang pria tergeletak di pinggir jalan.

Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami sejumlah luka akibat benda tajam.

“Korban mengalami sejumlah luka akibat benda tajam dan dinyatakan meninggal dunia,” ujar Boy.

Polisi kemudian mengumpulkan bukti dan memeriksa sejumlah saksi. Hasil penyelidikan mengungkap sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Baca Juga :  Prediksi Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Jakarta Berawan dan Bogor Diguyur Hujan

Polisi Membekuk Empat Pelaku

Penyidik akhirnya menangkap empat orang di sejumlah lokasi yang tidak jauh dari tempat kejadian.

Keempatnya berinisial BR, RRGB, MKN, dan H.

“Keempat tersangka berinisial saudara BR, saudara RRGB, saudara MKN dan saudara H yang melakukan kekerasan terhadap korban,” kata Boy.

Polisi belum mengungkap motif pembunuhan meski telah mengamankan empat terduga pelaku.

Penyidik masih mendalami rangkaian kejadian yang menyebabkan Prada Arif Budi Sampurna kehilangan nyawa.

Polisi juga terus mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap peran masing-masing tersangka dalam kasus tersebut.

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya
Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput
1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor
Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme
Tawuran Maut Kebon Jeruk Demi Eksistensi di Medsos, 19 Orang Diamankan
Polisi Pantau Pergerakan Pelajar di Jakut, Antisipasi Ikut Demo di Pusat Kota
Mahasiswa Gagal Long March ke Bundaran HI, Demo di Sudirman Diadang Aparat
Polri dan Tiongkok Perkuat Aliansi Bongkar Clandestine Lab 1,2 Ton Sabu di Aceh

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:19 WIB

1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Tawuran Maut Kebon Jeruk Demi Eksistensi di Medsos, 19 Orang Diamankan

Berita Terbaru