Tawuran Maut di Kalibaru Tewaskan Remaja, Polisi Bentuk Pos Pantau

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tawuran pelajar. Dok: Istimewa

Ilustrasi, Tawuran pelajar. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tawuran yang menewaskan remaja berinisial RM (19) di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, mendorong Polsek Cilincing bersama pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga memperkuat pengamanan untuk mencegah bentrokan kembali.

Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri menegaskan pencegahan tawuran membutuhkan peran aktif orang tua, tokoh masyarakat, pengurus RW, dan seluruh warga.

“Menjaga kamtibmas bukan hanya tanggung jawab kepolisian. Kami membutuhkan peran aktif orang tua, keluarga, ketua RW, tokoh masyarakat, dan seluruh warga untuk bersama-sama mencegah tawuran,” kata Bobi, Selasa (28/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi Siapkan Pos Pantau

Kesepakatan itu tercapai dalam musyawarah di Aula Kecamatan Cilincing, Senin (27/7/2026) malam, beberapa jam setelah tawuran maut terjadi.

Baca Juga :  Bayi Perempuan Ditemukan di Kardus Depan Rumah Warga Cipayung, Depok

Polsek Cilincing akan mendirikan Pos Pantau di kawasan Tanggul WIKA Pangkalan Pasir, Kalibaru, serta menggandeng LMK, FKDM, Satpol PP, dan warga untuk memperkuat patroli di titik rawan.

Warga juga mengusulkan masjid dan musala menjadi pusat pembinaan remaja, sementara pengurus RW memperkuat ronda malam dan pengawasan lingkungan.

Kapolsek mengingatkan warga agar tidak melakukan aksi balas dendam.

Polisi juga akan menindak siapa pun yang membawa senjata tajam tanpa hak serta meminta masyarakat segera melapor ke 110 jika menemukan penyalahgunaan atau peredaran narkoba.

“Harapan kami Kalibaru tetap aman, tertib, dan kondusif. Polisi, pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga harus menjadi bagian dari solusi,” ujarnya.

Baca Juga :  PETIR Hadir sebagai Rumah Bersama, DPW DKI Jakarta Siap Jaga Persatuan dan Perdamaian

Dua Kelompok Remaja Berdamai

Musyawarah itu juga menghasilkan kesepakatan damai antara kelompok remaja RW 03 dan RW 014. Keduanya berjanji tidak mengulangi tawuran demi menjaga keamanan lingkungan.

Sebelumnya, RM (19) meninggal dunia akibat luka berat dalam tawuran pada Senin (27/7/2026) dini hari.

“Korbannya sudah meninggal dunia. Luka ada di kepala dan pergelangan tangan putus,” kata Bobi.

Polisi menduga korban bergabung dengan kelompok lain setelah mengonsumsi minuman keras sebelum menyerang kelompok lawan di RW 13 Kalibaru.

Hingga kini, penyidik masih memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam tawuran tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang
Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos
Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September
Video Diduga Hina Nabi Viral, Majelis Dzikir Abah Setu di Bekasi Digeruduk Warga
Jabodetabek Kamis Diprediksi Panas, Bogor dan Depok Waspada Hujan
Jakarta hingga Bogor Berpotensi Hujan, Ini Prakiraan Cuaca 9 September 2026
Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Cerah, Hujan Ringan Mengintai
Abu Anak Krakatau Menyebar, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20 Ribu Masker untuk Ojol

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang

Jumat, 11 September 2026 - 15:35 WIB

Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September

Kamis, 10 September 2026 - 08:19 WIB

Video Diduga Hina Nabi Viral, Majelis Dzikir Abah Setu di Bekasi Digeruduk Warga

Kamis, 10 September 2026 - 06:19 WIB

Jabodetabek Kamis Diprediksi Panas, Bogor dan Depok Waspada Hujan

Berita Terbaru