JPO Viral Rasuna Said Dibongkar, Pemprov DKI Tingkatkan Fasilitas Baru

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau JPO di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. (Posnews/Ist)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau JPO di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) lama di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, akan dibongkar karena tidak memenuhi standar akses bagi penyandang disabilitas.

Pemprov DKI memilih mempertahankan JPO yang lebih baru dan meningkatkan seluruh fasilitasnya agar lebih aman, nyaman, dan inklusif.

Keputusan tersebut diambil setelah Pramono meninjau langsung dua JPO yang berdiri berdekatan di kawasan Rasuna Said pada Minggu (9/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil pengecekan, JPO lama dinilai tidak lagi layak karena tidak memiliki lift dan memiliki perbedaan ketinggian akses yang cukup besar dengan area di sekitarnya.

Baca Juga :  Event Lari Terbesar di Sumatera, Riau Bhayangkara Run 2026 Siap Guncang Pekanbaru

“JPO yang akan kita bongkar benar-benar tidak ramah terhadap disabilitas,” ujar Pramono.

JPO Lama Sulit Diakses Penyandang Disabilitas

Menurut Pramono, ketiadaan lift membuat penyandang disabilitas, lansia, dan masyarakat dengan keterbatasan mobilitas kesulitan menggunakan JPO lama.

Selain itu, elevasi akses yang tidak sejajar semakin menyulitkan pengguna untuk mencapai jembatan tersebut.

Karena itu, Pemprov DKI memutuskan menghapus JPO lama dan memusatkan akses penyeberangan pada JPO yang lebih baru, yang terhubung dengan layanan LRT dan KAI.

Fasilitas Akan Ditingkatkan

Pemprov DKI akan meningkatkan perawatan JPO baru, termasuk memastikan lift berfungsi optimal.

Pramono menegaskan aksesibilitas menjadi prioritas agar warga lebih mudah menggunakan JPO.JPO “Love-Hate Relationship” Jadi Sorotan

Baca Juga :  Polisi Potong Tumpeng dan Bagikan Makanan Saat Hari Tani Nasional ke-65 di Jakarta Pusat

Keberadaan dua JPO di Jalan HR Rasuna Said sebelumnya viral di media sosial dan dikenal dengan julukan JPO “Love-Hate Relationship”.

Kedua jembatan berdiri sangat berdekatan dan memiliki fungsi serupa, yakni membantu pejalan kaki menyeberang sekaligus mengakses transportasi umum.

Pramono menyebut JPO lama dibangun pada era 1980-1990-an, sedangkan JPO baru dibangun oleh LRT dan KAI dengan desain lebih modern.

Menurutnya, keberadaan dua JPO dengan fungsi yang hampir sama di lokasi yang berdekatan juga menunjukkan pentingnya perencanaan infrastruktur yang terintegrasi.

Karena itu, Pemprov DKI akan menata ulang kawasan tersebut agar lebih efisien, inklusif, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Kebayoran Lama Diduga Korsleting, 180 Jiwa Terdampak
Cuaca Jabodetabek Rabu Cerah, Hujan Mengintai Bogor dan Bekasi
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Ini Imbauan Dinkes untuk Warga
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah
Pulang dari Perantauan Demi Memilih, Partisipasi Pilkades Bekasi Capai 95 Persen
Cuaca Jabodetabek Senin 21 September, Hujan Berpotensi Turun
Pilkades Bekasi 2026 Kondusif, 12.261 Personel Kawal hingga Penghitungan Suara
Pilkades Serentak Bekasi Digelar di 154 Desa, TPS Digital Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 06:21 WIB

Kebakaran Kebayoran Lama Diduga Korsleting, 180 Jiwa Terdampak

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

Cuaca Jabodetabek Rabu Cerah, Hujan Mengintai Bogor dan Bekasi

Selasa, 22 September 2026 - 16:28 WIB

Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Ini Imbauan Dinkes untuk Warga

Selasa, 22 September 2026 - 05:52 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

Senin, 21 September 2026 - 09:54 WIB

Pulang dari Perantauan Demi Memilih, Partisipasi Pilkades Bekasi Capai 95 Persen

Berita Terbaru