POSNEWS.CO.ID, SANTA CLARA — Intel menetapkan strategi baru untuk peluncuran arsitektur CPU Nova Lake. Perusahaan teknologi ini memprioritaskan prosesor desktop konsumen sebelum membawa arsitektur tersebut ke ranah server. Langkah ini menegaskan komitmen Intel dalam merebut kembali takhta performa gaming.
Vice President Intel Robert Hallock mengonfirmasi keputusan strategis tersebut dalam wawancara media. Arsitektur Nova Lake akan meluncur sebagai lini prosesor Core Ultra 400. Produk ini akan menggantikan generasi Core Ultra 200 di pasar komputer meja.
Sementara itu, Intel merencanakan peluncuran resmi Nova Lake pada tahun 2026. Model tertinggi Nova Lake membawa konfigurasi hingga 52 core dan 288MB L3 cache. Peningkatan kapasitas cache ini bertujuan menandingi teknologi 3D V-Cache milik pesaing utama.
Selain itu, Intel mengadopsi soket baru LGA-1954 untuk lini prosesor Nova Lake. Pengguna komputer harus memicu pembaruan papan induk untuk menikmati performa arsitektur baru ini. Oleh karena itu, konsumsi daya dan biaya platform menjadi fokus perhatian para perakit PC.
Di sisi lain, langkah Intel ini berlawanan langsung dengan strategi bisnis AMD. Pesaing utama tersebut justru mendahulukan arsitektur Zen 6 untuk produk server data center. Setelah itu, AMD baru membawa teknologi tersebut ke pasar konsumen retail.
Peningkatan jumlah core dan cache menunjukkan ambisi besar Intel di ranah gim. Perusahaan tersebut ingin menyajikan performa terbaik untuk para pemain gim berat. Oleh sebab itu, persaingan CPU desktop akan berlangsung semakin sengit pada tahun depan.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia















