Nexon Dikabarkan Dekati Kesepakatan Lisensi Game Baru

Selasa, 8 September 2026 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Nexon dikabarkan hampir mendapatkan lisensi pengembangan game baru StarCraft dari Blizzard, membuka peluang kebangkitan franchise legendaris ini. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Nexon dikabarkan hampir mendapatkan lisensi pengembangan game baru StarCraft dari Blizzard, membuka peluang kebangkitan franchise legendaris ini. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, JAKARTA — Nexon dikabarkan hampir mendapatkan lisensi pengembangan game baru StarCraft dari Blizzard. Kabar ini membuka peluang kembalinya franchise legendaris tersebut setelah bertahun-tahun vakum.

Posisi Istimewa StarCraft bagi Gamer RTS

Bagi gamer RTS, nama StarCraft 2 memiliki posisi begitu dekat di hati. Game legendaris ini hingga sekarang masih dipertandingkan di ranah esports, meski telah 15 tahun berlalu sejak perilisannya.

Ironisnya, Blizzard selaku developer seakan enggan menyentuh kembali franchise tersebut. Tidak ada game baru yang selalu dinantikan para penggemar setianya selama bertahun-tahun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, kondisi kemarau panjang ini mungkin akan berubah dengan masuknya nama Nexon dalam pembicaraan terbaru.

Laporan Chosun soal Negosiasi Kedua Perusahaan

Menurut laporan surat kabar Korea Selatan, Chosun, Nexon dan Blizzard sedang membahas pemberian hak pembuatan game StarCraft baru. Kontrak kesepakatan ini dikabarkan sudah mendekati tahap final.

Baca Juga :  Qualcomm Bekali Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro

Sayangnya, belum ada konfirmasi resmi dari kedua perusahaan mengenai kesepakatan tersebut. Informasi ini juga berkaitan dengan laporan sebelumnya soal divisi shooter Nexon yang tengah mengerjakan proyek baru.

Proyek tersebut berlatar semesta StarCraft dan kabarnya dapat diperkenalkan di BlizzCon 2026.

Perubahan Detail Bentuk Kesepakatan

Detail paling penting justru terletak pada perubahan informasi soal bentuk kesepakatannya. Versi awal laporan Chosun menyebut Nexon ingin membeli seluruh IP StarCraft secara utuh.

Namun, publikasi tersebut kemudian memperbarui artikelnya. Laporan terbaru menyatakan pembicaraan kemungkinan hanya mencakup lisensi pengembangan game baru, sementara kepemilikan IP tetap berada di tangan Blizzard.

Sejarah Kevakuman dan Warisan Esports Korea

Jika benar terealisasi, langkah ini akan menjadi angin segar besar bagi franchise yang lama vakum. StarCraft 2 terakhir mendapat konten baru lewat Legacy of the Void pada 2015.

Sementara itu, StarCraft: Remastered hadir pada 2017 sebagai versi terbaru terakhir dari franchise ini. Bagi gamer Korea Selatan, franchise ini memiliki posisi jauh lebih besar dibanding sekadar game PC biasa.

StarCraft sejak 1998 telah menjadi bagian penting sejarah esports Korea. Franchise ini melahirkan liga profesional dan pemain yang kemudian menjadi figur terkenal di industri gaming, bahkan mendorong dukungan pemerintah terhadap industri gaming negara tersebut.

Baca Juga :  Vonis Sejarah: Mantan Presiden Yoon Suk Yeol Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup

Alasan Strategis di Balik Minat Nexon

Bagi Nexon, kesempatan mengembangkan StarCraft juga masuk akal secara strategis. Perusahaan tersebut memiliki pengalaman panjang dalam game online, serta kini semakin agresif memperluas sayapnya di pasar global.

Bahkan pada 2025, Nexon sempat menjadi kandidat pilihan Blizzard dalam pembicaraan hak pengembangan StarCraft bersama sejumlah publisher Korea lainnya. Hubungan kedua perusahaan semakin erat setelah Nexon mengambil alih layanan Overwatch PC di Korea Selatan pada Agustus 2026.

Namun, belum ada kepastian apakah proyek StarCraft baru ini akan tetap bergenre RTS seperti dua game sebelumnya. Pasalnya, laporan yang beredar justru mengarah pada proyek bergenre shooter.

Ekspektasi yang Perlu Diluruskan

Pada akhirnya, kabar ini bukan berarti StarCraft 3 telah resmi diumumkan. Blizzard juga tidak sedang menjual salah satu IP terbesarnya kepada Nexon.

Kemungkinan lebih realistis adalah Blizzard memberikan Nexon hak membawa StarCraft ke bentuk baru. Langkah ini terjadi setelah lebih dari satu dekade franchise tersebut absen tanpa game baru.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OPPO Find X10 Series Dikabarkan Bawa Sensor Danxia Color
FF7 Revelation Hadir dalam Versi Fisik, Namun Wajib Unduh Data
WhatsApp Naikkan Spesifikasi Minimal Android 6
Microsoft Perkenalkan Project Zenith, Versi Windows 11 Khusus
NVIDIA Resmi Luncurkan DLSS 5, NBA 2K27 Jadi Game Pertama
Steam Deck Kini Didukung Lebih dari 30.000 Game Verified
Fossil Rilis Dua Jam Tangan Kolaborasi Fantastic Four
Acer Luncurkan Swift Blade 14, Laptop Ultra Ringan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:31 WIB

OPPO Find X10 Series Dikabarkan Bawa Sensor Danxia Color

Selasa, 8 September 2026 - 13:22 WIB

Nexon Dikabarkan Dekati Kesepakatan Lisensi Game Baru

Selasa, 8 September 2026 - 07:30 WIB

WhatsApp Naikkan Spesifikasi Minimal Android 6

Selasa, 8 September 2026 - 06:00 WIB

Microsoft Perkenalkan Project Zenith, Versi Windows 11 Khusus

Minggu, 6 September 2026 - 16:36 WIB

NVIDIA Resmi Luncurkan DLSS 5, NBA 2K27 Jadi Game Pertama

Berita Terbaru

OPPO Find X10 Series dikabarkan membawa sensor khusus Danxia Color untuk menjaga konsistensi warna kulit pada foto portrait. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

OPPO Find X10 Series Dikabarkan Bawa Sensor Danxia Color

Selasa, 8 Sep 2026 - 14:31 WIB

Ilustrasi, Nexon dikabarkan hampir mendapatkan lisensi pengembangan game baru StarCraft dari Blizzard, membuka peluang kebangkitan franchise legendaris ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nexon Dikabarkan Dekati Kesepakatan Lisensi Game Baru

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:22 WIB