POSNEWS.CO.ID, TOKYO – Korea Utara meluncurkan proyektil dugaan rudal balistik ke arah laut sebelah timur Semenanjung Korea pada Minggu.
Peluncuran Proyektil dan Reaksi Negara Tetangga
Kementerian Pertahanan Jepang mengonfirmasi peluncuran senjata tersebut secara langsung.
Stasiun penyiaran NHK menyebut proyektil mendarat di luar zona ekonomi eksklusif Jepang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengidentifikasi objek tersebut sebagai proyektil misterius.
Militer kedua negara tetangga terus memantau pergerakan militer Korea Utara.
Kecaman Terhadap Latihan Militer dan PBB
Sehari sebelumnya, Pyongyang menolak resolusi badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Pemerintah Korea Utara menyampaikan penolakan resmi tersebut melalui media pemerintah.
Pekan lalu, Pyongyang juga mengecam latihan militer gabungan di sekitar Guam.
Latihan angkatan laut pimpinan Amerika Serikat tersebut berlangsung sejak akhir Agustus hingga awal September.
Ketegangan Kawasan dan Sikap Kim Yo Jong
Adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong, menyalahkan latihan militer Amerika Serikat atas ketegangan kawasan.
Kim Yo Jong menilai manuver sekutu memperburuk stabilitas di Semenanjung Korea.
Oleh karena itu, ia berjanji tidak akan mengubah arah kebijakan militer negara.
Korea Utara akan terus memperkuat kapasitas dan persenjataan nuklirnya secara agresif.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia












