Hakim AS Larang Pembongkaran Gedung Kennedy Center

Sabtu, 19 September 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hakim AS perintahkan pemberitahuan 30 hari sebelum pembongkaran Kennedy Center. Simak kontroversi nama Donald Trump. Dok: Istimewa.

Hakim AS perintahkan pemberitahuan 30 hari sebelum pembongkaran Kennedy Center. Simak kontroversi nama Donald Trump. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON D.C. – Hakim Distrik AS Christopher Cooper memblokir langkah pembongkaran gedung seni Kennedy Center secara sepihak. Hakim memerintahkan pihak pengelola memberikan pemberitahuan resmi 30 hari sebelum melakukan perubahan fisik mendasar.

Perintah Hakim dan Penutupan Mendadak Gedung

Langkah hukum ini merespons keputusan mendadak pengelola yang menutup gedung seni legendaris tersebut secara sementara. Direktur Eksekutif Kennedy Center, Matt Floca, mengklaim penutupan dilakukan akibat kerusakan struktur atap yang membahayakan keselamatan publik.

Oleh karena itu, pengelola menghentikan seluruh aktivitas operasional selama sedikitnya tujuh hari untuk inspeksi keselamatan. Penutupan mendadak tersebut terjadi setelah dewan pengurus menyetujui penghentian operasional tanpa batas waktu.

Perselisihan Penamaan dan Ancaman Pembongkaran Trump

Presiden Donald Trump menegaskan bahwa gedung tersebut berisiko dirobohkan jika tidak segera mengalami perbaikan menyeluruh. Trump menuntut agar namanya diabadikan pada fasad gedung sebagai syarat penggunaan dana perbaikan dari Kongres.

Namun, Anggota DPR AS Joyce Beatty memimpin upaya hukum untuk memblokir penambahan nama Trump pada gedung tersebut. Beatty menilai penutupan sementara gedung hanyalah dalih pengelola untuk menutup operasional secara permanen. Selain itu, Hakim Cooper menegaskan perubahan nama gedung tidak dapat dilakukan tanpa persetujuan resmi Kongres AS.

Baca Juga :  Donald Trump Membatalkan Rencana Siaran Eksekusi Mati

Kecaman Tokoh Seni dan Kontroversi Papan Nama

Penyanyi legendaris Barbra Streisand melontarkan kritik keras terhadap sikap Trump terkait kontroversi gedung seni ini. Streisand menilai ambisi ego pribadi telah mencoreng nilai luhur lembaga seni bersejarah tersebut.

Sementara itu, pihak pengelola sempat menutupi area bekas papan nama Trump menggunakan kain terpal dan perancah besi. Pengamat politik menilai keputusan hakim memberikan kepastian hukum di tengah pusaran konflik internal dewan pengurus. Dengan demikian, nasib pemugaran gedung Kennedy Center kini sepenuhnya berada di bawah pengawasan ketat pengadilan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demokrat Berjanji Batasi Kebijakan Trump Pasca Kemenangan
Partai Demokrat Kuasai Majelis Kongres dan Kalahkan Republik
Jepang Pertimbangkan Bantuan Untuk Mahkamah Internasional
Donald Trump Puji Kemenangan Demokrat dan Salahkan Perang
Partai Demokrat Kuasai Kongres Amerika Serikat, Hentikan Agenda
Pasukan Rusia Bom Sekolah Di Zaporizhzhia, 24 Tewas
Pemerintah Inggris Gandakan Waktu Tunggu Izin Tinggal
Donald Trump Fokus Renovasi Kolam Menjelang Pemilu

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12 WIB

Demokrat Berjanji Batasi Kebijakan Trump Pasca Kemenangan

Jumat, 6 November 2026 - 09:40 WIB

Partai Demokrat Kuasai Majelis Kongres dan Kalahkan Republik

Jumat, 6 November 2026 - 09:05 WIB

Jepang Pertimbangkan Bantuan Untuk Mahkamah Internasional

Jumat, 6 November 2026 - 08:30 WIB

Donald Trump Puji Kemenangan Demokrat dan Salahkan Perang

Jumat, 6 November 2026 - 07:26 WIB

Partai Demokrat Kuasai Kongres Amerika Serikat, Hentikan Agenda

Berita Terbaru