Kim Yo Jong Kecam Latihan Militer AS dan Tegaskan Posisi

Sabtu, 19 September 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kim Yo Jong kecam latihan militer pimpinan AS Pacific Vanguard 2026 dan tegaskan Korea Utara tidak akan menghentikan pengembangan senjata nuklir. Dok: Istimewa.

Kim Yo Jong kecam latihan militer pimpinan AS Pacific Vanguard 2026 dan tegaskan Korea Utara tidak akan menghentikan pengembangan senjata nuklir. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, PYONGYANG — Adik pemimpin Korea Utara Kim Yo Jong mengecam keras latihan militer gabungan pimpinan Amerika Serikat. Kim menilai latihan perang tersebut menjadi pemicu utama memburuknya ketegangan di kawasan Semenanjung Korea.

Kecaman Latihan Pacific Vanguard 2026 dan Mobilisasi Militer

Kim Yo Jong menyampaikan pernyataan tegas tersebut melalui media pemerintah KCNA pada Jumat. Ia menyoroti pelaksanaan latihan tempur laut bertajuk Pacific Vanguard 2026 di wilayah Guam.

Amerika Serikat memimpin latihan tersebut bersama sekutu strategis seperti Korea Selatan dan Jepang. Selain itu, angkatan laut Australia, Kanada, dan Selandia Baru turut terlibat dalam latihan tersebut.

Kim menyebut latihan tersebut sebagai upaya Washington memperluas dominasi militer di Asia-Pasifik. Oleh karena itu, Korea Utara bersiap mengambil langkah balasan yang lebih ofensif. Ia menegaskan militer Korut siap mengerahkan seluruh kemampuan demi menjaga kepentingan nasional.

Penolakan Denuklirisasi IAEA dan Status Senjata Nuklir

Pernyataan ini menjadi teguran kedua Kim Yo Jong dalam dua hari berturut-turut. Sehari sebelumnya, ia menolak keras seruan denuklirisasi pada konferensi IAEA.

Kim menegaskan posisi Korea Utara sebagai negara pemilik senjata nuklir tidak dapat diganggu gugat. Sementara itu, Pyongyang bertekad memperkuat armada persenjataan nuklirnya secara berkelanjutan. Langkah penguatan senjata ini bertujuan membalas gertakan militer dari pihak lawan.

Baca Juga :  Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Rekam Latihan Pacific Vanguard dan Respons Sekutu

Angkatan Laut Jepang mengonfirmasi pelaksanaan latihan Pasifik tersebut telah selesai pekan lalu. Latihan multinasional tersebut berlangsung sejak 29 Agustus hingga 10 September di perairan Guam.

Namun, retorika keras Korea Utara menandakan eskalasi konflik perbatasan masih terus mengancam. Dengan demikian, persaingan kekuatan militer di kawasan Asia-Pasifik diprediksi akan semakin memanas.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Kanada Mark Carney Sambut Usulan Asosiasi Uni Eropa
Uni Eropa Wacanakan Kanada Jadi Anggota Asosiasi Pertama
AS Resmi Konfirmasi Pengoperasian Senjata Luar Angkasa
Runtuhnya Tambang Emas di Sudan Tewaskan 82 Orang
Arab Saudi Kehabisan Stok Rudal Pencegat dan Minta Bantuan
Uni Eropa Wacanakan Larangan Media Sosial bagi Anak
AS Persiapkan Pasukan Tempur Luar Angkasa
DPR AS Sahkan RUU Sanksi dan Tarif Rusia

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 07:00 WIB

PM Kanada Mark Carney Sambut Usulan Asosiasi Uni Eropa

Sabtu, 19 September 2026 - 06:00 WIB

Kim Yo Jong Kecam Latihan Militer AS dan Tegaskan Posisi

Jumat, 18 September 2026 - 14:59 WIB

Uni Eropa Wacanakan Kanada Jadi Anggota Asosiasi Pertama

Jumat, 18 September 2026 - 13:30 WIB

AS Resmi Konfirmasi Pengoperasian Senjata Luar Angkasa

Jumat, 18 September 2026 - 12:23 WIB

Runtuhnya Tambang Emas di Sudan Tewaskan 82 Orang

Berita Terbaru

PM Kanada Mark Carney sambut usulan anggota asosiasi Uni Eropa di Strasbourg. Simak rincian pidato Carney dan ancaman tarif Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Kanada Mark Carney Sambut Usulan Asosiasi Uni Eropa

Sabtu, 19 Sep 2026 - 07:00 WIB

Kim Yo Jong kecam latihan militer pimpinan AS Pacific Vanguard 2026 dan tegaskan Korea Utara tidak akan menghentikan pengembangan senjata nuklir. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kim Yo Jong Kecam Latihan Militer AS dan Tegaskan Posisi

Sabtu, 19 Sep 2026 - 06:00 WIB

Ilustrasi  Hujan mengguyur kawasan Jabodetabek pada Sabtu 19 September 2026.
(Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Jangan Lupa Payung, Hujan Berpotensi Guyur Jabodetabek Sabtu Ini

Sabtu, 19 Sep 2026 - 05:34 WIB