POSNEWS.CO.ID, COPENHAGEN – Pemerintah Denmark dan Greenland menegaskan kesepakatan baru tidak mengorbankan kedaulatan mereka pada Sabtu.
Klaim Kontrol Permanen Trump dan Respons Denmark
Pernyataan resmi ini muncul setelah Presiden Donald Trump mengklaim Amerika Serikat mendapat kontrol permanen.
Trump menyebut AS akan mengendalikan seluruh kebutuhan keamanan Greenland secara penuh.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen berharap perjanjian ini memperkuat keamanan Atlantik Utara.
Rasmussen menegaskan kesepakatan tetap menghormati batas kedaulatan Kerajaan Denmark.
Ketentuan Militer dan Penolakan Warga Greenland
Amerika Serikat, Denmark, dan Greenland menyepakati perluasan kehadiran militer Amerika di wilayah Arktik.
Perjanjian tersebut melarang negara rival membangun pangkalan militer atau investasi sensitif di sana.
Para pihak berencana menandatangani dokumen resmi pada Sidang Majelis Umum PBB pekan depan.
Meski begitu, sebagian warga di ibu kota Nuuk menyuarakan skeptisisme terhadap Amerika Serikat.
Warga setempat meminta pemerintah mengutamakan kerja sama keamanan melalui aliansi NATO.
Analisis Pengamat dan Sikap Resmi NATO
Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen menegaskan perjanjian tetap mengakui hak menentukan nasib sendiri.
Ancaman Trump sebelumnya memicu krisis diplomatik serta ketegangan antarnegara anggota NATO.
Pengamat politik Mikkel Vedby Rasmussen menilai kesepakatan ini memperlihatkan ambisi jangka panjang Amerika Serikat.
Sementara itu, juru bicara NATO menyambut baik langkah awal untuk menjaga stabilitas kawasan Arktik.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia












