Penembakan Massal di Afrika Selatan Menewaskan 27 Orang

Minggu, 27 September 2026 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penembakan massal di Afrika Selatan menewaskan sedikitnya 27 orang di Wedela dan Lwandle. Simak rincian kejadian dan tanggapan pemerintah. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Penembakan massal di Afrika Selatan menewaskan sedikitnya 27 orang di Wedela dan Lwandle. Simak rincian kejadian dan tanggapan pemerintah. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, JOHANNESBURG – Delapan pria bersenjata laras panjang menyerang para pengunjung kedai minuman di Afrika Selatan pada Sabtu malam.

Tragedi berdarah tersebut menewaskan sedikitnya 27 warga dalam dua lokasi penembakan massal terpisah.

Penembakan Maut di Wedela dan Lwandle

Para pelaku membawa senapan serbu AK-47 serta pistol saat memberondong pengunjung di kawasan Wedela.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penembak membantai 13 pria dan empat wanita di luar serta di dalam kedai tersebut.

Bahkan, para pelaku merampas telepon genggam milik korban sebelum melarikan diri menggunakan dua kendaraan.

Baca Juga :  Pengamat Oposisi Pingsan Saat Polisi Lakukan Penangkapan

Sementara itu, penembakan kedua melanda sebuah toko di pemukiman Lwandle dekat kota Cape Town.

Serangan dini hari tersebut menewaskan 10 orang serta melukai 11 warga lainnya.

Gelombang Kejahatan dan Rentetan Serangan

Sebelumnya, kelompok penembak misterius juga membantai 11 warga di kota Durban pada Selasa malam.

Serangan di Durban tersebut turut menewaskan seorang wanita hamil di dalam sebuah rumah.

Sebab, Afrika Selatan kini menghadapi lonjakan kejahatan geng kriminal serta peredaran senjata api ilegal.

Kepolisian mencatat 5.427 kasus pembunuhan dalam kurun waktu tiga bulan terakhir di seluruh negara.

Baca Juga :  Kanselir Jerman Friedrich Merz Hadapi Krisis Politik

Oleh karena itu, rentetan aksi penembakan massal ini sangat mengejutkan warga serta pemerintah setempat.

Pengerahan Tentara dan Penanganan Senjata Ilegal

Presiden Cyril Ramaphosa telah menerjunkan pasukan militer ke jalanan guna membantu tugas kepolisian nasional.

Pemerintah menganggap geng kriminal terorganisir sebagai ancaman terbesar bagi stabilitas ekonomi serta demokrasi negara.

Meskipun demikian, aparat keamanan belum berhasil menangkap para pelaku dari kedua lokasi penembakan tersebut.

Dengan demikian, pihak kepolisian terus menggiatkan razia senjata guna menghentikan aksi kekerasan berdarah ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Donald Trump Tolak Iran Terkait Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Paus Leo XIV Pimpin Misa Terbuka di Champs-Élysées Paris
Melania Trump dan Peng Liyuan Kunjungi Museum Seni Asia
Benjamin Netanyahu Sebut Tuduhan Genosida Kebohongan
PM Jepang Sanae Takaichi Hadapi Dilema Diplomasi
Board of Peace Ajukan Rencana Rekonstruksi Gaza
Senat Italia Sahkan Aturan Kerangka Hukum Energi Nuklir
Kremlin Kecam PM Inggris Andy Burnham Terkait Disinformasi

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:30 WIB

Donald Trump Tolak Iran Terkait Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Minggu, 27 September 2026 - 19:00 WIB

Paus Leo XIV Pimpin Misa Terbuka di Champs-Élysées Paris

Sabtu, 26 September 2026 - 16:15 WIB

Melania Trump dan Peng Liyuan Kunjungi Museum Seni Asia

Sabtu, 26 September 2026 - 14:13 WIB

Benjamin Netanyahu Sebut Tuduhan Genosida Kebohongan

Sabtu, 26 September 2026 - 13:03 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Hadapi Dilema Diplomasi

Berita Terbaru

Donald Trump menolak proposal Iran untuk membuka Selat Hormuz. Simak detail tanggapan AS, isu nuklir Iran, dan dampak ekonomi global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Tolak Iran Terkait Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Minggu, 27 Sep 2026 - 19:30 WIB

Paus Leo XIV memimpin misa terbuka di Champs-Élysées Paris yang menghimpun 800 ribu warga. Simak detail kunjungan dan pesan perdamaiannya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Pimpin Misa Terbuka di Champs-Élysées Paris

Minggu, 27 Sep 2026 - 19:00 WIB